Aigoo… are these my babies? / Part 1

Gambar

Cast          : Min Sae, Min Yoo (OC). KyuMin. Super Junior. Shinee

Genre       : Family, Drama

Length      : Chaptered

Warning    : BL. Yaoi. M-preg

A/N             : Sekuel dari “Say it’s just dream, please!”

Disclaimer : Story & Min twins belong to me, all characters name belong to their self

Summary    : Ternyata Kyuhyun dan Sungmin mendapatkan bayi kembar! Si kembar yang nakal. Aigoo…apa bayi-bayi ini benar-benar nyata?

 

No bash. No copas/plagiarism. Don’t like, don’t read. Don’t be silent reader.

 

 

~Presented by@Min kecil~

 

 

Part 1

 

“Chukae, anak anda perempuan” kata suster itu tersenyum.

 

Kyuhyun terpaku memandang bayi kecil yang masih berlumuran darah di tangan suster. Bayi itu terus menangis. Kyuhyun beralih memandang Sungmin yang tersenyum lemah diatas ranjang. Dia selamat. Kyuhyun membuka maskernya seraya memandang suster yang masih berdiri didepannya.

 

“Chukae Kyuhyun ssi” kata suster itu tersenyum.

 

Kyuhyun memandang bayi di tangan suster itu dengan takjub dan bingung. Kebingungannya bertambah saat dokter memberikannya seorang bayi lagi. Kyuhyun memandang bingung bayi yang sedang menangis di tangan dokter kemudian memandang sang dokter yang sedang tersenyum kepadanya.

 

“Anda mendapatkan bayi kembar. Yang ini laki–laki. Chukae Kyuhyun ssi” kata dokter.

 

“MWO?? Kembar??” kata Kyuhyun terkejut.

 

“Apa Sungmin ssi tidak memberitahu anda bahwa ia mengandung bayi kembar?” tanya dokter.

 

Kyuhyun beralih memandang Sungmin yang tidak bisa menyembunyikan rasa senangnya. “Kembar” kata Kyuhyun dengan nada tidak percaya. Sungmin hanya tersenyum.

 

****

 

Dengan hati–hati Leeteuk dan Donghae menggendong 2 keponakan kembar baru mereka. Para personil lainnya mengelilingi bayi kembar itu dengan antusias. “Omo. Mereka mungil sekali. Neomu kiyopta” kata Donghae senang.

 

“Hyung. Kau berhasil. Chukae” kata Ryeowook memeluk Sungmin dengan senang. Sungmin hanya tersenyum senang.

 

“Aku memiliki keponakan kembar. Mereka lahir dengan sehat dan lucu. Ini keberuntungan” kata Leeteuk senang seraya memandang bayi laki–laki yang sedang digendongnya.

 

“Aku tidak percaya” kata Eunhyuk.

“Mworago hyung?” tanya Ryeowook.

 

“Bayi–bayi ini, mereka terlihat sama” kata Eunhyuk takjub.

“Tentu saja pabo. Mereka kembar, tentu saja terlihat sama” kata Donghae.

 

Eunhyuk menganggukkan kepalanya polos dengan huruf ‘O’ yang membentuk bibirnya.

“Annyeong keponakan baru” kata Eunhyuk tersenyum seraya melambaikan tangannya kepada kedua keponakan barunya.

 

Sementara seluruh personil berkumpul disekitar keponakan kembar baru mereka, Heechul memilih untuk duduk diam di sudut jendela. Leeteuk menawarkan Heechul untuk menggendong bayi–bayi kembar itu, namun Heechul menolak dan memilih untuk tetap diam. Bukannya dia tidak senang dengan bayi–bayi kembar itu yang kini menjadi keponakannya, tapi Heechul selalu merasa canggung jika berada dekat dengan anak kecil, terlebih lagi dengan bayi yang masih sangat kecil.

 

“Aku ingin menggendongnya hyung” pinta Ryeowook.

 

Dengan hati–hati Leeteuk memberikan bayi ditangannya pada Ryeowook. Sungmin tersenyum memperhatikan seluruh personil yang terlihat antusias dengan kehadiran bayi kembarnya. Terutama Leeteuk, Donghae dan Ryeowook. Sungmin menoleh memandang Kyuhyun yang duduk disampingnya tanpa suara sejak tadi.

 

“Mereka sangat lucu yah. Bayi laki–lakinya mirip denganmu. Ia memiliki matamu, sedangkan yang perempuan mirip denganku” kata Sungmin tersenyum.

 

“Kenapa kau tidak pernah mengatakannya padaku?” tanya Kyuhyun bersuara menoleh pada Sungmin.

 

“Mwo?” Sungmin balik bertanya.

 

“Kau tidak pernah mengatakan kalau kau mengandung bayi kembar” kata Kyuhyun seraya memandang Sungmin dengan pandangan tidak percaya.

 

“Oh. Kau selalu asyik dengan starcraft dan PSPmu sampai kau tidak bisa menemaniku saat jadwal pemeriksaan. Lalu bagaimana aku bisa mengatakannya padamu?” kata Sungmin dengan santai.

 

“Tidak. Terkadang aku mengantarmu” kata Kyuhyun menolak.

“Ne. Tapi lebih sering Teuki hyung dan Wookie yang mengantarku” kata Sungmin mendengus.

 

Sungmin tersenyum senang saat Kyuhyun tidak bisa membalas perkataannya lagi. Kangin memandang jam tangannya dan mengatakan sudah saatnya mereka pergi. Jadwal sudah menunggu mereka. Ryeowook beranjak memberikan bayi kecil ditangannya pada Sungmin sementara Donghae memberikan bayi kecil ditangannya pada Kyuhyun.

 

“Nanti kau menyusul saja Kyu. Temani dulu Sungmin disini” kata Leeteuk.

“Araseo hyung” kata Kyuhyun.

 

“Apa kalian sudah menyiapkan nama untuk mereka?” tanya Donghae.

“Aku sudah memikirkan beberapa nama yang cocok, tapi…” kata Sungmin.

 

“Aku sudah menyiapkannya” kata Kyuhyun memotong perkataan Sungmin

“Siapa nama mereka Kyu?” tanya Leeteuk. Sungmin dan seluruh personil memandang Kyuhyun dengan penasaran.

 

Kyuhyun diam sesaat.

“Cho Min Sae untuk yang perempuan, yang artinya kebahagian baru di keluarga cho. Sedangkan yang laki–laki…Cho Min Yoo yang artinya kejujuran cinta keluarga cho. Bagaimana?” kata Kyuhyun.

 

Sungmin memandang bayi di tangan kyuhyun kemudian beralih pada bayi mungil ditangannya. Ia tersenyum seraya menyentuh wajah bayi mungilnya yang sedang terlelap.

“Cho Min Sae, Cho Min Yoo. Nama yang sangat bagus” kata Sungmin.

“Selamat datang di keluarga Cho” kata Kyuhyun tersenyum.

 

****

 

8 bulan kemudian.

Dorm suju, 17.00 PM

 

Sore itu seluruh personil Super Junior sedang berkumpul di ruang tengah, mengelilingi si kembar yang kini sudah berusia 8 bulan. Eunhyuk, Leeteuk dan Ryeowook asyik bermain dengan Min Sae sedangkan Yesung dan Hangeng asyik bermain dengan Min Yoo yang sedang digendong oleh Donghae. Ryeowook tersenyum gemas melihat Min Sae yang tidak bisa diam, terus menggerakkan kaki dan tangannya seraya berbicara yang tidak jelas. Min Sae tertawa setiap kali ahjussi-ahjussinya menggodanya.

 

“Ya, panggil aku ahjussi. Donghae ahjussi” kata Donghae seraya mengangkat tinggi Min Yoo ke udara.

 

Min Yoo tertawa senang dan menggoyangkan kedua tangannya membuat Donghae tertawa melihatnya. Yesung memandang Min Yoo yang sedang berbicara tidak jelas padanya.

“Ya, kau ini sedang bicara apa?” tanya Yesung mengernyit bingung.

 

Donghae tertawa melihatnya. Kemudian ia memutar tubuhnya dan menunjuk Kyuhyun yang sedang asyik bermain PSP disamping Sungmin dengan serius. “Lihat appamu. Kerjanya hanya bermain game saja dan tidak mengurus kalian. Appa macam apa itu?” kata Donghae.

 

“Aku mendengarnya hyung” kata Kyuhyun tanpa berpaling dari PSPnya.

 

Donghae menggelengkan kepalanya melihat Kyuhyun.

“Ahh lupakan saja appamu yang autis itu Min Yoo. Kita bermain saja, arachi?” kata Donghae kemudian kembali bermain dengan Min Yoo.

 

Sejak bertambah 2 anggota baru di asrama SuJu, si kembar selalu menjadi pusat perhatian anak–anak SuJu. Kyuhyun dan Sungmin tidak perlu repot dalam mengurus bayi kembar mereka, karena mereka memiliki banyak tenaga bantuan yang membantu dengan sukarela dalam mengurus si kembar. Leeteuk menoleh memandang Heechul yang sedang asyik bermain twitter dilaptopnya.

 

“Ya Chulie! Matikan twittermu dan bermainlah dengan keponakanmu ini. Apa kau tidak lihat mereka begitu menggemaskan?” tanya Leeteuk.

 

“Nanti saja hyung” jawab Heechul.

“Hyung kau belum pernah menggendong mereka. Menyapa saja belum” kata Eunhyuk.

 

Heechul menghentikan jari–jarinya yang sedang menari diatas keyboard laptop dan menoleh memandang Min Sae yang sedang dipangku oleh Leeteuk. “Annyeong hasimnika Min Sae ah” katanya dengan sopan.

 

“Aissh. Bukan seperti itu maksudku hyung” kata Eunhyuk.

 

“Tidak perlu bicara dengan bahasa formal pada mereka seperti itu Chulie. Mereka ‘kan keponakanmu dan masih berumur 8 bulan. Mereka tidak akan mengerti” kata Leeteuk.

 

Eunhyuk mengambil Min Sae dari pangkuan Leeteuk dan beranjak mendekati Heechul. Heechul menoleh memandang Eunhyuk yang berdiri disampingnya seraya menyodorkan Min Sae padanya.

 

“Mwo?” tanya Heechul.

“Cobalah untuk menggendongnya hyung. Dia hanya bayi” kata Eunhyuk.

 

Heechul hanya diam memandang Min Sae yang juga sedang memandangnya. Eunhyuk memandang gemas Heechul yang tidak kunjung mengulurkan tangannya untuk menggendong Min Sae kemudian ia meletakkan bayi itu dipangkuan Heechul.

 

“Ya…ya…apa – apaan ini? Cepat ambil dia” kata Heechul terkejut.

“Dia hanya bayi hyung. Kenapa hyung masih takut dengan bayi dan anak–anak? Dia ‘kan keponakanmu juga. Sekarang hyung ‘kan punya keponakan kembar. Cobalah terbiasa” kata Eunyuk.

 

“Aissh. Kubilang cepat ambil dia sebelum air liurnya mengotori bajuku!!” kata Heechul panik.

 

Eunhyuk tersenyum menggeleng dan berjalan menjauhi Heechul. Heechul memandang bingung bayi yang sedang dipangkuannya. Min Sae diam memandang Heechul yang sedang kebingungan dan itu terlihat menyeramkan baginya. Kemudian ia pun mulai menangis dengan gelisah.

 

“Aissh. Ya berhenti menangis” kata Heechul bingung membuat Min Sae semakin menangis.

 

Sungmin beranjak mengambil Min Sae dari Heechul dan menenangkannya dengan lembut. Heechul segera menghela nafas dengan lega.

 

“Kau sudah membuat anakku takut hyung” kata Kyuhyun tanpa berpaling dari PSPnya.

“Aissh. Aku tidak melakukan apa pun” kata Heechul kemudian kembali bermain dengan twitternya seraya menggerutu.

 

“Tidak apa–apa” kata Sungmin lembut pada Min Sae.

 

Namun Min Sae tidak kunjung berhenti menangis.

“Sepertinya Min Sae lapar” kata Ryeowook.

 

Ryeowook beranjak ke dapur dan tidak lama ia kembali dengan sebotol susu hangat ditangannya. “Min Sae ah berhenti menangis. Llihat apa yang kubawa untukmu” kata Ryeowook menggoyang–goyangkan botol susu di tangannya.

 

Segera tangisan Min Sae berhenti.

“Gomawo Wookie” kata Sungmin.

“Cheonmanneyo hyung” kata Ryeowook seraya memangku Min Sae.

 

Sungmin tersenyum kemudian memandang Min Yoo yang tidak bersuara di dalam gendongan Donghae. Donghae membelai kepala Min Yoo yang ternyata sudah tertidur dibahunya.

 

“Min Yoo sudah tertidur hyung” kata Donghae.

“Min Sae juga sudah tidur” kata Ryeowook.

 

“Lihat wajah tidur mereka. Mereka terlihat seperti malaikat kecil yang sedang tidur. Menggemaskan sekali” kata Leeteuk.

 

“Mereka malaikat kecilku” kata Sungmin tersenyum memandang kedua bayi kembarnya yang tertidur dengan lelap ditangan Donghae dan Ryeowook.

 

“AISSH!!” tiba–tiba Kyuhyun berteriak keras membuat seluruh personil terkejut.

 

Karena teriakan tiba–tiba dari Kyuhyun membuat Min Sae dan Min Yoo yang sudah tidur terbangun dan menangis. Segera Ryeowook dan Donghae berusaha menenangkan si kembar. Sungmin menoleh memandang Kyuhyun yang kembali serius bermain kemudian memukul lengannya.

 

“Pelankan suaramu pabo. Kau membuat mereka terbangun” omel Sungmin.

“Mianhae” kata Kyuhyun singkat.

 

Sungmin menggeleng melihat Kyuhyun kembali asyik bermain dengan gamenya.

“Donghae ah, Wookie ah tolong bawa Min Sae dan Min Yoo ke kamar dan biarkan mereka tidur” kata Sungmin.

 

“Araseo hyung” kata Donghae dan Ryeowook kemudian segera beranjak ke kamar Sungmin.

 

Tidak lama Ryeowook dan Donghae kembali berkumpul bersama personil lainnya diruang tengah. Segera asrama berubah sepi setelah si kembar tidur dengan lelap. Sungmin meletakkan kepalanya dibahu Kyuhyun yang masih asyik bermain dengan PSPnya kemudian menguap dengan bosan.

 

“Ah rasanya aku ingin pergi berlibur ke tempat yang jauh” kata Sungmin.

“Berlibur. Kedengarannya menyenangkan” kata Donghae.

 

“Sungmin hyung. Kenapa hyung tidak menyewa babysitter saja untuk mengurus mereka? Pasti merepotkan mengurus bayi kembar” tanya Eunhyuk.

 

“Andwae. Aku tidak mau orang lain mengurus anak–anakku. Aku bisa mengurus mereka” jawab Sungmin seraya mengangkat kepalanya.

 

“Haha…kau takut nanti anak–anakmu lebih dekat dengan babysitter sementara kau tidak bisa mengurus mereka karena kesibukan diatas panggung kan?” kata Heechul tertawa dibalik layar laptopnya.

 

“Aku tidak percaya dengan babysitter. Mereka anak–anakku dan aku bisa mengurus mereka,” kata Sungmin “Kalian tentu mau membantuku kan?” tanya Sungmin memandang seluruh personil.

 

“Tentu saja hyung. Hyung tidak perlu khawatir” jawab Ryeowook tersenyum.

“Kurasa itu ide yang bagus” kata Leeteuk bersuara.

 

“Mwo? Ide tentang babysitter itu? Andwae!” kata Sungmin tegas.

“Anni. Maksudku ide tentang liburan ke tempat yang jauh itu. Kalian masih memiliki sisa liburan kenapa tidak digunakan saja?” kata Leeteuk.

 

“Liburan kita hanya tinggal 2 minggu lagi. Aku tidak puas” kata Sungmin.

“Aku bisa mengaturnya. Tapi kurasa aku hanya bisa memberikan kalian libur tambahan selama 1 bulan. Tidak lebih” kata Leeteuk.

 

“Hyung serius?” tanya Sungmin tidak percaya.

“Ne. Serahkan saja padaku,” jawab Leeteuk. “Tapi ini liburan khusus untuk Kyuhyun dan Sungmin saja.”

 

“Mwo?? Kenapa hanya mereka?” tanya Heechul menoleh.

“Yahh hitung–hitung sebagai hadiah atas kelahiran Min Sae dan Min Yoo. Aku ‘kan belum memberi mereka hadiah” jawab Leeteuk.

 

“Mereka sudah lahir 8 bulan, kenapa baru diberi hadiah sekarang? Ahh hyung tidak adil. Aku juga ingin liburan tambahan” kata Eunhyuk.

 

“Kau sudah liburan ke Perancis dan Italia sendirian Hyukie. Liburanmu bahkan lebih lama dari kami semua” kata Donghae membuat Eunhyuk merengut.

 

“Kita tidak bisa pergi berlibur semua. Jadwal yang padat sudah menunggu kita bulan depan” kata Yesung.

 

“Hyung serius? Lalu bagaimana dengan posisi kami selama kami tidak ada?” tanya Sungmin.

 

“Donghae dan Yesung yang akan menggantikan posisi kalian selama kalian liburan nanti. Aku bisa mengaturnya” jawab Leeteuk.

“Yeey! Gomawo hyung” kata Sungmin senang.

 

Kemudian ia menoleh pada Kyuhyun.

“Kyu kita berempat akan pergi berlibur” kata Sungmin seraya memeluk Kyuhyun.

“Hn” kata Kyuhyun tanpa berpaling dari PSPnya.

 

Sungmin merengut memandang Kyuhyun yang terus bermain dengan PSPnya.

“Kau sudah bermain dengan benda itu selama 3 jam Kyu” kata Sungmin.

“Hn” Kyuhyun masih tidak berpaling membuat Sungmin semakin merengut.

 

“Cho Kyuhyun dengarkan aku!!!” teriak Sungmin ditelinga Kyuhyun.

“Aissh. Jangan berteriak ditelingaku sayang. Aku belum mau tuli” kata Kyuhyun menoleh kesal sambil menutup telinganya.

 

Kyuhyun memandang Sungmin yang sedang merengut dengan kesal.

“Sebaiknya kau segera simpan benda itu, atau kau tidur diluar” kata Sungmin serius.

“A..araseo” Kyuhyun pun segera menyimpan PSPnya.

 

“Sungmin hyung. Memangnya kau mau pergi berlibur kemana?” tanya Ryeowook.

“Ehh? Kemana yah?” kata Sungmin berpikir.

 

Beberapa menit kemudian Sungmin menggelengkan kepalanya.

“Perancis? Italia? Jepang? Cina? Thailand? Filipina? Vietnam? Singapore? Bali?” tanya para personil.

 

Sungmin kembali menggeleng.

“Bagaimana kalau ke Kanada?” tanya Kyuhyun sambil meletakkan tangannya di bahu Sungmin.

“Kanada?” kata Sungmin menoleh.

 

Kyuhyun menganggukkan kepalanya.

“Torronto, Kanada” kata Kyuhyun.

“Itu ‘kan tempat Henry” kata Donghae.

 

Kyuhyun menganggukkan kepalanya lagi.

“Maksudmu kita akan mengunjungi Henry?” tanya Sungmin.

“Ne. Aktivitas SuJu–M sedang libur dan keluarga Henry lebih sering berada diluar negeri. Kurasa Henry tidak akan keberatan jika kita berlibur dirumahnya” jawab Kyuhyun.

 

“Kedengarannya menyenangkan. Aku yang akan mengatur semuanya” kata Leeteuk.

“Tapi hyung, Henry ‘kan belum tahu tentang Min Sae dan Min Yoo. Dia pasti akan terkejut. Bagaimana kami harus menjelaskannya nanti?” tanya Sungmin.

 

“Itu bukan masalah. Aku yang akan menjelaskannya” jawab Kyuhyun.

 

****

 

2 hari kemudian

Incheon airport, 14.00 AM

 

Kyuhyun memutar kedua matanya dengan bosan melihat adegan perpisahan yang sedang berlangsung dengan penuh haru di depannya. 15 menit lagi pesawatnya akan segera berangkat, tapi ia masih berdiri diantara personil yang tidak rela berpisah dengan keponakan kembar mereka. Terutama Donghae dan Ryeowook. Secara bergantian si kembar Min Sae dan Min Yoo dipeluk dan dicium dengan gemas oleh para ahjussi mereka, kecuali Heechul yang masih menolak untuk menggendong mereka.

 

“Disana kalian jangan nakal yah” kata Donghae seraya menggendong Min Sae dan mengecup pipi chubby bayi cantik itu. Sementara Min Sae hanya memandang ahjussinya itu.

 

Kyuhyun mendesah dengan bosan.

“Aigoo, hentikan. Kami hanya akan pergi berlibur selama 1 bulan saja. Bukan untuk pergi wamil atau semacamnya” kata Kyuhyun tidak tahan.

 

“Biarkan saja” kata Sungmin tersenyum.

 

Kyuhyun menoleh memandang Sungmin.

“Sayang!! 15 menit lagi pesawat kita akan berangkat. Sebaiknya selesaikan adegan tidak perlu ini sebelum seluruh bandara memperhatikan kita” kata Kyuhyun menunjuk Ryeowook yang kelihatannya akan segera menangis.

 

“Kami pasti akan merindukan kalian” kata Ryeowook seraya membelai kepala Min Sae.

“Aigoo…” desah Kyuhyun seraya menggelengkan kepalanya.

 

Leeteuk hanya tersenyum melihat semua adegan penuh haru itu.

“Kau sudah memberitahu Henry kalian berangkat hari ini?” tanya Leeteuk pada Kyuhyun.

“Ne. Kedengarannya Henry senang sekali” jawab Kyuhyun.

 

“Ini akan jadi liburan yang menyenangkan” kata Sungmin tersenyum tidak sabar.

 

“Ya, ini akan jadi liburan yang menyenangkan jika kita tidak terus berada disini. Sudah saatnya kita pergi” kata Kyuhyun memandang jam tangannya.

 

Ryeowook segera memberikan Min Yoo pada Sungmin.

“Hati–hati disana. Sampaikan salam kami untuk Henry” kata Leeteuk.

“Ne hyung” kata Sungmin.

 

Kyuhyun memandang Donghae yang sedang memeluk Min Sae dan tidak kunjung memberikan bayi itu padanya. Kelihatannya ia tidak rela berpisah dari keponakan kesayangannya.

“Hyung kami sudah harus berangkat” kata Kyuhyun gemas.

 

Donghae diam sesaat kemudian memberikan Min Sae pada Kyuhyun dengan tidak rela.

“Araseo kami pergi hyung. Annyeonghi kyesipsio” pamit Kyuhyun dan Sungmin.

“Annyyeonghi kasipsio” kata Leeteuk.

 

Sungmin mengangkat satu tangan mungil Min Yoo dan melambaikannya pada seluruh personil. “Daa daa..” kata Min Yoo.

 

Leeteuk dan yang lain memandang pesawat yang lepas landas melalui jendela.

“Asrama pasti akan terasa sepi. Khajja” kata Leeteuk kemudian berjalan pergi diikuti oleh para personil lainnya.

 

Leeteuk menghentikan kakinya. Ia menoleh menyadari Donghae dan Ryeowook masih tidak beranjak dari tempatnya. Leeteuk terdiam menerima pandangan penuh harap dari kedua dongsaengnya kemudian menghela nafasnya mengerti.

 

“Teuki hyung…” kata Donghae memandang sang leader dengan puppy eyes-nya.

 

tbc

9 thoughts on “Aigoo… are these my babies? / Part 1

  1. Aigoo… Itu para oppa lucu bgd…
    Aish … Kyu cuek amat jadi appa… Kerjaannya main psp mulu :3
    udah ikut jha HaeWook, bantu Kyumin jagain twin baby

  2. haha lucunyny kyumin puny aegy kembar..
    mnikahkah mrka? ini sequel ya? solny qu g bca crta sblum sequel ini jdi g tau..
    donghae ma ryewook klo g mau pish ma min sae ato min yoo palli buat aegy sndri sna hehe
    oohhh ya knpa aegy mrka bukan sunghyun/minhyun/sandeul gtu?

  3. hahaha
    enak banget ya sungmin punya babysitter gratis brp orang tuh?
    lumayan hemat biaya terus kepercayaan juga, paling utama sih tenaga hahaha
    dan kyuhyun…. ya ampun appa macam apa dia itu taunya main game aja ckckck…
    happy holiday kyumin! yoosae!!
    brb next chap

  4. Annyeong chingu…. Aku readers baru… Ijin baca ya……

    Kyumin so sweet….
    Kyu enak2’kan main game….. Yg lain ngurusin si kembar🙂

    ——1315—–

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s