Aigoo… are these my babies? / part 11

Cast           : Min Sae, Min Yoo (OC). KyuMin. Super Junior. Shinee

Genre        : Family, Drama

Length       : Chaptered

Warning     : BL. Yaoi. M-preg

A/N              : Sekuel dari “Say it’s just dream, please!”

Disclaimer : Story & Min twins belong to me, all characters name belong to their self

Summary    : Ternyata Kyuhyun dan Sungmin mendapatkan bayi kembar! Si kembar yang nakal. Aigoo…apa bayi-bayi ini benar-benar nyata?

 

No bash. No copas/plagiarism. Don’t like, don’t read. Don’t be silent reader.

 

 

~Presented by@Min kecil~

 

Previously in part 10

“Apa yang terjadi?” tanya Eunhyuk.

 

Donghae menoleh dan menghapus air matanya.

“Kita kehilangan dia Hyukie” kata Donghae terisak.

“Kehilangan siapa?” tanya Eunhyuk.

 

“Min Yoo” jawab Donghae menangis.

“Mwo?!” Eunhyuk, Onew dan Taemin terkejut.

 

Kyuhyun sangat terkejut dan berdiri terpaku. Ia beranjak masuk ke dalam kamar dan memandang Sungmin yang sedang menangis disisi ranjang. Cho Min Yoo, bayi mungilnya kini telah pergi. Kyuhyun berjalan perlahan dan berdiri terpaku disamping Sungmin.

 

“Aku hanya butuh sedikit keajaiban untuk Min Yoo. Aku hanya meminta sedikit keajaiban. Tapi keajaiban itu tidak datang” kata Sungmin menangis.

 

Kyuhyun tidak bersuara. Ia merangkul tubuh Sungmin yang berguncang dipelukannya karena menangis. Membiarkannya membasahi pakaiannya dengan air matanya. Perlahan Kyuhyun menangis tanpa suara. Ia masih berharap hari ini tidak pernah terjadi.

 

Part 11

 

Kyuhyun mengancingkan kancing terakhir dan memandang pantulan dirinya dicermin. Kemeja hitam membalut tubuhnya. Biasanya ia akan tersenyum puas melihat penampilannya. Warna hitam juga termasuk warna favoritnya. Namun tidak hari ini. Hari ini hari pemakaman Min Yoo.

 

Kyuhyun beranjak keluar kamar dan memandang seluruh personil yang sudah siap. Kemeja dan jas hitam membalut tubuh mereka. Tidak ada senyum hari ini. Yesung sedang berusaha menenangkan Ryeowook yang masih menangis. Donghae memeluk lututnya dan menangis. Eunhyuk berusaha menghiburnya, namun ia pun juga ikut menangis. Siwon sedang berdoa dengan khidmat. Kyuhyun dapat melihat sudut matanya yang basah. Heechul meninggalkan twitternya dan menangis. Meski ia tidak menyukai anak kecil, Min Yoo tetap keponakannya. Leeteuk, Kangin, Hangeng, Shindong. Bahkan Kibum pun juga datang dengan wajah merah. Kyuhyun tahu Kibum juga menangis. Onew dan Personilnya menangis disudut ruangan.

 

Proses pemakaman terasa berjalan dengan singkat. Semuanya menangis, termasuk Kyuhyun. Namun Sungmin hanya berdiri terpaku memandang nisan yang bertuliskan nama CHO MIN YOO. Ia tidak bisa menangis lagi. Tidak hari ini. Ia menyimpan air mata terakhirnya untuk berita buruk lainnya.

 

Proses pemakaman telah selesai. Satu persatu orang–orang beranjak pergi. Sungmin masih berdiri memandang nisan didepannya. Kyuhyun mengenggam tangan Sungmin dengan erat.

“Ayo kita pergi” kata Kyuhyun.

 

Sungmin menganggguk lemah dan membiarkan Kyuhyun menariknya pergi. Meninggalkan Min Yoo yang tidak bisa ia peluk lagi. Tidak ada yang bersuara selama perjalanan pulang. Kyuhyun mengendarai mobilnya tanpa suara. Sungmin memandang keluar jendela juga tanpa suara. Hanya suara radio yang terdengar memenuhi mobil dengan lagu–lagu yang terdengar tidak menarik saat ini. Kyuhyun mematikan radionya dan kembali memandang jalan.

 

“Bisakah kita berhenti sebentar ditoko kue? Aku lupa membeli kue tart” kata Sungmin tanpa menoleh.

 

“Eh? Kau ingin membeli kue?” tanya Kyuhyun.

“Aku sudah menyiapkan semuanya. Hadiah-hadiah, tapi aku lupa membeli kue tart” kata Sungmin masih tanpa menoleh.

 

“Siapa yang berulang tahun?” tanya Kyuhyun seraya menghentikan mobilnya di depan sebuah toko kue.

 

Sungmin menoleh. Ia terdiam sesaat memandang Kyuhyun.

“Min sae dan Min Yoo. Hari ini mereka berusia 1 tahun” jawabnya kemudian sambil tersenyum tanpa semangat.

 

“Mwo?” kata Kyuhyun.

 

Sungmin beranjak turun dari mobil dan masuk ke dalam toko. Sementara Kyuhyun tetap di dalam mobil. Kyuhyun mengernyit dan mencoba menghitung dengan otak matematikanya. Seketika ia teringat. Hari ini hari ulang tahun bayi kembarnya. Hari ini bayi kembarnya berusia 1 tahun. Tapi bagaimana bisa membuat pesta ulang tahun saat yang berulang tahun tidak mungkin bisa hadir?

 

Beberapa menit kemudian Sungmin datang dengan membawa sekotak kue tart ditangannya. Sungmin meletakkan kotak kue dipangkuannya dan menjaganya dengan baik agar kue tersebut tidak jatuh dan hancur. Kyuhyun mendesah dan menjalankan mobilnya.

 

Di asrama seluruh personil telah kembali. Ryeowook dan Donghae masih menangis. Leeteuk menghapus air matanya dan berusaha terlihat kuat. Bagaimanapun ia adalah seorang leader. Onew menangis disudut ruangan dan mengutuk dirinya sendiri. Minho berusaha untuk tidak menangis. Taemin sudah membasahi pakaian Key dengan air matanya. Jonghyun memandang keluar jendela dan menangis tanpa suara.

 

Sungmin dan Kyuhyun melangkah masuk. Sungmin meletakkan kue yang dibelinya diatas meja dan beranjak ke kamar.

 

“Untuk apa kue ini?” tanya Kangin.

“Hari ini ulang tahun Min Sae dan Min Yoo” jawab Kyuhyun.

 

Semuanya terdiam dan memperhatikan Sungmin yang keluar dari kamarnya dengan membawa 2 kotak hadiah berwarna pink dan biru. Ia meletakkannya disamping kue. Sungmin membuka kotak kue dan menyalakan 2 batang lilin. Sungmin memandang api yang membakar sumbu lilin dengan sedih.

 

“Sungmin hyung…” panggil Onew.

 

Onew beranjak mendekati sungmin dan membuka mulutnya. Berniat meminta maaf atas semua kebodohannya. Namun Kyuhyun menahannya dan menggelengkan kepalanya. “Cukup Jinki ah. Kau tidak perlu meminta maaf lagi. Semua sudah tidak perlu lagi” kata Kyuhyun.

 

“Tapi hyung aku…” kata Onew.

 

Kyuhyun menggelengkan kepalanya kembali. Onew menundukkan kepalanya dan menghempaskan tubuhnya di sofa dengan sedih. Ia mengerti. Permintaan maafnya sudah tidak berarti lagi.

 

Sungmin masih memandang api lilin yang bergoyang pelan karena tertiup angin.

“Saengil chukka hamnida. Saengil chukka hamnida. Saranghaneun uri Min Sae, saranghaenun uri Min Yoo. Saengil chukka hamnida……”

 

Sungmin mulai bernyanyi pelan dan meniup lilinnya hingga padam.

“Selamat ulang tahun Min kecilku” kata Sungmin tersenyum sedih.

 

Semua orang diruangan ini terdiam memandang Sungmin. Menundukkan kepala mereka dengan sedih. Kyuhyun memandang dengan sedih tingkah laku Sungmin. Ia mengerti, Sungminlah yang paling terluka dengan kejadian ini.

 

Sungmin tersentak merasakan sudut matanya yang basah.

“Tidak. tidak. Aku tidak boleh menangis. Min sae akan pulang hari ini” kata Sungmin seraya mengusap matanya.

 

Namun air matanya terus mengalir. Sungmin mengusap air matanya dengan kesal. Kyuhyun menghela nafasnya dan menghentikan tangan Sungmin. Sungmin diam sesaat memandang kyuhyun. Kyuhyun tersenyum dan mengusap dengan lembut air mata Sungmin dengan menggunakan tangannya. Sungmin menggelengkan kepalanya.

 

“Tidak. Aku tidak menangis. Aku tidak menangis” kata Sungmin.

 

Sungmin berusaha menyembunyikan air matanya. Namun semua orang tahu Sungmin sedang menangis. Perhatian mereka teralih saat terdengar suara bel. Leeteuk beranjak membuka pintu dan terkejut. Segera ia memanggil Kyuhyun dan Kangin. Kyuhyun memandang tamunya yang ternyata 2 orang polisi.

 

Sungmin mengernyit memandang kyuhyun, Leeteuk dan Kangin yang sedang berbicara serius dengan 2 orang polisi. “Kyu apa Min Sae sudah pulang?” tanya Sungmin seraya berjalan mendekat.

 

Kyuhyun, Leeteuk dan Kangin menghentikan pembicaraan mereka. Mereka menoleh memandang Sungmin dengan ragu. Sungmin menghentikan kakinya. Ia tahu pandangan itu. Ia tahu perasaan tegang yang seketika melandanya. Ia tahu ini bukan kabar yang baik. Ia tahu keajaiban tidak pernah datang dua kali padanya. Dan ia tahu ia bisa menangis sekarang.

 

 

!! & !!

 

“Hiks…hiks…hikss”

 

“Sudahlah sayang. Berhentilah menangis” kata Kyuhyun.

 

“Hikss…hwuaaa!!!” Sungmin menangis semakin kencang.

 

Kyuhyun memutar kedua matanya dengan bosan.

“Aku mohon berhenti menangis. Suara tangisanmu menganggu konsentrasiku” kata Kyuhyun yang sedang serius bermain starcraft.

 

“Ini terlalu menyedihkan. Hiks…” kata Sungmin terisak.

 

“Sudahlah. Itu hanya fanfic. Kau tidak perlu sampai menangis begitu,” kata Kyuhyun tanpa berpaling dari layar komputer. “Lagipula sayang, sejak kapan kau suka membaca fanfic tentang kita?” tanya Kyuhyun mengernyit melirik kekasihnya itu.

 

Sungmin menghapus air matanya.

“Aku sedang bosan dan iseng membuka fanfic, tidak sengaja kutemukan fanfic ini. Ceritanya sangat bagus dan menyedihkan,” jawab Sungmin. “K.H 13 siapa dia ya?”

 

“Molla dan aissh…tangisanmu membuatku kalah, sayang!!” kata Kyuhyun seraya menggeram karena kekalahannya.

 

“Kau harus berhenti bermain game sesekali Kyu. Coba kau baca fanfic ini. Ceritanya menarik sekali. Aku membayangkan Min Sae dan Min Yoo benar–benar anakku”  kata Sungmin seraya menyodorkan laptopnya pada Kyuhyun.

 

“Tidak mau. Lebih baik main game daripada membaca fanfic bodoh itu seharian. Kau hamil dan melahirkan. Bayi genit dan bayi jahil. Fanfic macam apa itu” kata Kyuhyun menolak.

 

“Kau tahu isi cerita fanfic ini. Kau bahkan hafal pada bagian–bagian tertentu dalam fanfic ini” kata Sungmin.

“Erm, tentu saja. Kau selalu membacakan dengan keras bagian favoritmu lalu menangis terisak, membuat konsentrasiku buyar” kata Kyuhyun sedikit tersentak.

 

“Tapi fanfic ini sangat menarik. Aku jadi berpikir untuk segera memiliki anak” kata Sungmin.

“kalau begitu cepatlah menikah” kata Kyuhyun.

 

“Sayang sekali aku bukan wanita yah?” kata Sungmin berpikir.

“Hahh?” Kyuhyun menoleh.

“Mwo?” tanya Sungmin.

 

“Kau benar–benar berpikir bayi bernama Min Sae dan Min Yoo itu benar–benar ada?” tanya Kyuhyun mengernyit.

 

“Selalu ada kemungkinan bukan?” kata Sungmin.

 

Kyuhyun tertawa dan beranjak pergi. Ia berhenti sesaat diambang pintu dan menoleh.

“Apa kau percaya dengan keajaiban, sayang?” tanya Kyuhyun.

 

Sungmin diam sesaat.

“Aku percaya” kata Sungmin tersenyum.

 

Kyuhyun menarik satu sudut bibirnya.

“Kalau begitu mungkin Min Sae dan Min Yoo sungguh–sungguh ada. Kau berharap saja keajaiban datang padamu. Tapi sayang, keajaiban tidak pernah datang dua kali. Dan kau, kau tidak mungkin pernah bisa hamil. Kau itu pria” kata Kyuhyun kemudian beranjak pergi.

 

“Araseo. Aku sangat tahu itu” kata Sungmin merengut.

 

Sungmin memandang layar laptopnya yang menampilkan fanfic tentang dirinya dan Kyuhyun. Fanfic yang telah menyita perhatiannya belakangan ini dan tanpa sadar ia telah jatuh cinta dengan tokoh Min Sae dan Min Yoo. Ia tidak berharap benar–benar hamil. Ia tahu itu sangat tidak mungkin. Tapi berharap pada keajaiban kelihatannya tidak buruk juga. Sungmin menutup matanya dan berharap sedikit keajaiban untuk bertemu dengan Min Sae dan Min Yoo. Namun saat Sungmin membuka matanya tidak terjadi apa pun. Sungmin mendesah kecewa.

 

“Mungkin keajaiban itu tidak ada” kata Sungmin.

 

Sungmin menutup laptopnya dan beranjak ke dapur untuk mengambil minum. Namun langkahnya terhenti. Ia memandang seorang bayi laki–laki yang sedang bermain dengan PSP milik Kyuhyun.

 

“Nyaa kyaa kyaa…” celoteh bayi itu senang.

 

Sungmin memandang dengan heran dan berpikir sejak kapan di asrama ada bayi? Kyuhyun muncul dengan menggendong seorang bayi perempuan. Ia terkejut melihat nasib PSPnya yang rusak.

 

“YA!!” teriak kyuhyun.

 

Kyuhyun segera berusaha merebut PSP miliknya. Sungmin diam memperhatikan dan segera menyadari kedua bayi ini kembar. “Aissh kau merusaknya Min Yoo!!” omel Kyuhyun pada bayi laki-laki itu.

 

“Min Yoo?” kata Sungmin mengernyit.

 

Kyuhyun tersentak saat menyadari pakaiannya yang basah.

“Aissh. Min Sae, kau pikir aku toilet?!” kata Kyuhyun kesal pada bayi perempuan yang sedang digendongnya itu.

 

“Min Sae?” kata Sungmin kembali mengernyit.

 

Kyuhyun menoleh memandang Sungmin.

“Ah sayang, bisa kau urus dua setan kecil ini sebentar?” tanya Kyuhyun memberikan Min Sae pada Sungmin.

 

“Ehh? Tapi Kyu…bayi siapa mereka? Kenapa ada disini?” tanya Sungmin.

 

“Mereka Cho Min Sae dan Cho Min Yoo. Keponakanku. Kakakku menitipkannya karena ia sedang ada urusan di Italia selama 3 bulan. Teuki hyung bilang tidak masalah” jawab Kyuhyun.

 

Sungmin bengong memandang Kyuhyun.

“Mereka baru datang tadi. Kau bebas mengurus mereka hyung. Bukankah kau ingin bertemu dengan Min Sae dan Min Yoo yang asli?” tanya Kyuhyun.

 

“A…aahh ne. Tapi Kyu, aku tidak menyangka Min Sae dan Min Yoo benar–benar ada. Jangan–jangan kau yang membuat fanfic itu?” kata Sungmin memandang Kyuhyun.

 

“Yang benar saja” kata Kyuhyun tersenyum mendengus kemudian beranjak ke kamar.

 

Tidak lama Kyuhyun kembali.

“Oh ya, pastikan Min Yoo menjauhi PSPku” kata Kyuhyun kemudian kembali beranjak ke kamar.

 

Sungmin tersenyum memandang Min Sae yang berada digendongannya dan Min Yoo yang sedang bermain dengan tenang didekatnya. Tidak perduli nyata atau fanfic. Tidak perduli siapa pengarangnya. Tapi bayi kembar didepannya ini adalah nyata. Dan dengan senang hati ia akan mengurusnya.

 

“Baiklah Min kecil saatnya kita ganti celanamu” kata Sungmin.

 

Sementara itu dikamar…

Kyuhyun membuka kaosnya yang basah dan mendengus dengan kesal.

“Aissh, padahal ini kaos kesayanganku” gerutu Kyuhyun seraya melemparnya ke sudut ruangan.

 

Kyuhyun mengambil kaos yang baru dan memakainya. Ia menoleh memandang laptop miliknya yang belum dimatikan. Kyuhyun memandang sesaat layar laptopnya dan tersenyum puas.

 

Sungmin menghentikan kakinya. Ia tahu pandangan itu. Ia tahu perasaan tegang yang seketika melandanya. Ia tahu ini bukan kabar yang baik. Ia tahu keajaiban tidak pernah datang dua kali padanya. Dan ia tahu ia bisa menangis sekarang.

 

K.H 13

 

“Tidak kusangka fanfic ini akan mempengaruhi sungmin hyung, padahal saat itu aku sedang bosan” kata Kyuhyun menyeringai. Ia mematikan laptopnya kemudian beranjak keluar untuk menemui Sungmin dan dua bayi kembar itu. Min Sae dan Min Yoo yang nyata.

 

— fin —

9 thoughts on “Aigoo… are these my babies? / part 11

  1. Fanfic? Oh, aku tertipu, Min-kecil eonni -__-

    Tapi…
    Ending yang brilian

    Nggak ada yang kepikir deh kalau ini cuma fanfic semata😄

    Kemisteriusan itu tetapi ada .___.

  2. Tertipu egenh.. -_-
    Chukkae minsae eonni sudah menipu saya -_-
    Tapi keren… Haha.. Kyu jadi author :v id nya mirip -_- K.H 13 | Minchan13

  3. buseet deeh
    saya ngerasa bodoh banget!
    udah nangis eeh ternyata sungmin baca fanfic!
    aaaaaah sialan! hahaha
    kayak orang tolol gini jadinya uhuhuhu
    hahahah
    btw thanks for the fic! ^^

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s