Aigoo… are these my babies? / Part 3

Cast          : Min Sae, Min Yoo (OC). KyuMin. Super Junior. Shinee

Genre       : Family, Drama

Length      : Chaptered

Warning    : BL. Yaoi. M-preg

A/N             : Sekuel dari “Say it’s just dream, please!”

Disclaimer : Story & Min twins belong to me, all characters name belong to their self

Summary   : Ternyata Kyuhyun dan Sungmin mendapatkan bayi kembar! Si kembar yang nakal. Aigoo…apa bayi-bayi ini benar-benar nyata?

 

No bash. No copas/plagiarism. Don’t like, don’t read. Don’t be silent reader.

 

 

~Presented by@Min kecil~

 

Previously in part 2

“Kami semua datang Kyu” kata Heecul menyeringai seraya menunjuk ke arah pintu.

 

Kyuhyun beranjak keluar dan terkejut dengan keramaian yang menyambutnya. Terlihat Donghae, Ryeowook dan Leeteuk asyik bermain dengan keponakan kembar mereka seraya mengobrol dengan Sungmin dan Henry. Eunhyuk dan Hangeng asyik menjelajahi isi rumah Henry. Shindong sibuk mencari makanan didapur Henry. Kibum dan Yesung asyik melihat–lihat koleksi buku–buku Henry. Siwon asyik mengarahkan kamera kesayangannya ke berbagai arah.

 

Kyuhyun berdiri dengan bingung memperhatikan semuanya. Kangin menepuk pelan bahu Kyuhyun kemudian beranjak bergabung dengan Leeteuk dan yang lain. Heechul mengangkat kedua bahunya seraya menarik satu sudut bibirnya kemudian beranjak bergabung dengan Eunhyuk dan Hangeng yang masih asyik menjelajahi rumah Henry. Sungmin menoleh menyadari kehadiran Kyuhyun.

 

“Kau sudah bangun Kyu? Kemarilah” kata Sungmin tersenyum.

 

Kyuhyun masih berdiri dengan bingung.

“Apa–apaan ini??” tanya Kyuhyun.

 

Part 3

 

Kyuhyun duduk disamping sungmin dan memandang seluruh hyungnya yang telah berkumpul dirumah Henry pagi ini. Ia memandang Donghae dan Ryeowook yang tidak bisa lepas dari keponakan kembar mereka. Kyuhyun beralih memandang sang leader yang duduk didepannya, meminta penjelasan.

 

“Ehh…kita memiliki sisa libur 2 minggu dan kupikir kita bisa berlibur bersama dirumah Henry selama 2 minggu ini. Aku sudah mengatur semuanya” kata Leeteuk.

 

“Hyung bilang ini liburan kami. Kemarin kalian baru saja mengantar kami dibandara, dan tiba–tiba pagi ini kalian sudah ada disini?” tanya Kyuhyun mengernyit kesal.

 

Sepertinya pemuda tampan itu merasa kesal karena liburan bersama keluarga kecilnya terganggu dengan kehadiran para personilnya yang kelewat sayang dan tidak bisa jauh-jauh dengan keponakan kembar mereka. Seriously!

 

“Donghae dan Wookie terus memintaku untuk menyusul kalian. Kau tahu ‘kan bagaimana aku tidak bisa menolak permintaan dongsaeng–dongsaengku” jawab Leeteuk.

 

“Kami menggunakan penerbangan selanjutnya untuk menyusul kalian. Kelas VIP” kata Eunhyuk tersenyum bangga.

 

 “Kelas VIP? Itu mahal sekali” kata Sungmin.

“Bukan masalah. Siwon membelikan semua tiket itu untuk kami” kata Kangin tersenyum santai.

 

“Siwon?” kata Sungmin sedikit terkejut.

“Tentu saja. Kau tidak berpikir leader kita ini yang membayarkan semua tiket VIP itu ‘kan?” kata Heechul terkekeh membuat Leeteuk sedikit merengut.

 

“Kau baik sekali Siwonie” kata Sungmin memandang Siwon.

“itu Bukan masalah hyung” kata Siwon tersenyum.

 

Kyuhyun mengernyit memandang Siwon.

“Pasti Heechul hyung yang memaksamu untuk membelikan mereka tiket pesawat kelas VIP ‘kan?” tebak Kyuhyun.

 

“Ya! Aku tidak melakukan apapun. Aku hanya membiarkannya memilih kelas VIP untuk kami” kata Heechul tidak terima. Kangin mengangguk setuju.

 

Kyuhyun mendengus tidak percaya.

“Sudahlah Kyu. Biarkan mereka berlibur bersama kita disini. Hanya 2 minggu” bujuk Sungmin.

 

Kyuhyun memandang Donghae dan Ryeowook yang masih asyik dengan keponakan kembar mereka. Kelihatannya akan sulit memisahkan mereka. Kyuhyun beralih memandang seluruh hyungnya yang sedang menantikan keputusannya.

 

“Araseo. Terserah kalian saja,” kata Kyuhyun akhirnya membuat Leeteuk tersenyum lega. “Bagaimana denganmu Henry? Ini rumahmu” tanya Kyuhyun memandang Henry.

 

“Tidak masalah. Rumah ini memiliki banyak kamar” jawab Henry tersenyum senang. Ia berpikir, liburan kali ini benar-benar akan ramai.

 

Malamnya mereka membuat pesta barbeque. Sungmin, Ryeowook dan Hangeng sedang sibuk memanggang daging sementara Min Sae dan Min Yoo sedang asyik bermain dengan para ahjussinya. Henry mengeluarkan beberapa bungkus kembang api miliknya yang segera disambut baik oleh para personil lainnya.

 

Donghae menyalakan sebatang kembang api dan menunjukkannya pada Min Sae yang sedang dipangkunya. Min Sae menatap takjub benda yang berpijar ditangan ahjussinya.  

“Kyaa kyaa kyaa” celoteh Min Sae senang.

 

Min Sae penasaran dengan benda yang berpijar dengan indah ditangan Donghae kemudian mengulurkan tangannya untuk menyentuhnya. Namun Donghae segera menjauhkannya.

“Tidak boleh” kata Donghae menggelengkan kepalanya.

 

Min Sae memandang Donghae dengan kecewa. Ia ingin menyentuhnya. Tidak lama kembang api ditangan Donghae padam. “Nya?” Min Sae heran. Kenapa tiba-tiba benda berpijar itu padam?

 

Min Sae mengangkat kepalanya memandang Donghae.

“Nyaa? Nyaa nyoo nyoo” Min Sae meminta ahjussinya untuk menyalakannya lagi.

 

“Ini yang terakhir Min Sae. Sudah habis” kata Donghae seraya membuang sisa kembang api yang telah padam ditangannya.

 

“Nyaa nyaa nyaa!! Hwuaa…” Min Sae mulai menangis. Ia masih ingin bermain kembang api.

 

Sementara itu didekat mereka, Leeteuk sedang bermain kembang api dengan Min Yoo. Min Yoo terpana memandang benda yang berpijar ditangan Leeteuk. Benda itu terlihat indah. Min Yoo menoleh mendengar kakak kembarnya sedang menangis dipangkuan Donghae kemudian ia mengangkat kepalanya memandang Leeteuk.

 

“Nyaa nyaa…” celoteh Min Yoo seraya menunjuk kakak kembarnya.

 

Leeteuk memandang kembang api ditangannya kemudian menoleh memandang Min Sae yang sedang menangis. “Kau mau bermain bersama dengan kakakmu?” tanya Leeteuk

 

“Nya” kata Min Yoo tersenyum.

“Araseo” kata Leeteuk tersenyum.

 

Leeteuk menggendong Min Yoo dan beranjak mendekati Min Sae yang masih menangis. Kemudian ia memberikan kembang api yang masih berpijar ditangannya pada Min Sae. “Min Sae berhenti menangis yah. kita bermain bersama saja” kata Leeteuk dengan tersenyum.

 

Min Sae menghentikan tangisannya. Min Yoo mendekati kakak kembarnya.

“Nyaa nyaa” celoteh Min Yoo seraya menyentuh kepala kakak kembarnya, seolah ia ingin menghiburnya.

 

“Nyaa” celoteh Min Sae tersenyum.

 

Leeteuk dan Donghae menyaksikan interaksi keponakan kembar mereka dengan takjub “Kurasa Min Yoo baru saja menghibur Min Sae” kata Donghae tertawa.

“Aigoo, mereka rukun sekali” kata Leeteuk tersenyum.

 

Pesta kembang api sudah selesai dan berganti dengan pesta petasan. Kangin menyalakan beberapa petasan berukuran besar. Ia terkekeh seraya menutup kedua telinganya saat petasan–petasan itu meledak dan mengeluarkan suara yang mengejutkan. Min Sae dan Min Yoo yang terkejut mendengar suara ledakan petasan itu mulai menangis ketakutan. Min Sae dan Min Yoo mengulurkan tangannya pada Sungmin dan Kyuhyun seraya menangis. Sungmin dan Kyuhyun segera menenangkan bayi kembar mereka, sementara Leeteuk segera menyuruh Kangin untuk menghentikan pesta petasan. Dengan terpaksa Kangin menurutinya. Setelah beberapa lama akhirnya si kembar berhenti menangis dan tertidur. Pesta masih berlanjut meski tanpa si kembar kesayangan mereka.

 

****

 

Sementara itu…

Seoul, SHINee”s Dorm

 

Onew beranjak keluar kamar dan memperhatikan aktivitas dongsaeng–dongsaengnya malam ini. Jonghyun sedang duduk dengan serius didepan laptop dan organ kesayangannya, ia sedang membuat materi lagu–lagu untuk album baru mereka nanti. Key sedang asyik membuat makan malam didapur. Sedangkan Minho dan Taemin sedang asyik bermain winning eleven. Minho bersorak senang setiap kali dia berhasil mencetak gol, sementara Taemin merengut kecewa. Onew terkekeh pelan melihat raut kecewa Taemin yang selalu kalah. Ia heran kenapa Taemin masih mau menjadi lawan main Minho padahal ia selalu saja kalah? Rasanya tidak ada yang bisa mengalahkan Minho bermain winning eleven di asrama ini. Termasuk dirinya.

 

“Sudahlah. Aku mau mandi saja” kata Taemin meletakkan stick PS dan beranjak ke kamar mandi.

 

“Aissh. Lalu aku bermain dengan siapa?” kata Minho sedikit kecewa karena lawan mainnya telah pergi.

 

Minho menoleh memandang Onew yang sedang mencari sesuatu.

“Hyung…” panggil Minho dengan tersenyum.

“Menolak” kata Onew tanpa berpaling.

 

“Aku ‘kan belum mengatakan apapun” kata Minho.

“Aku tidak mau bermain winning eleven denganmu. Hasilnya selalu saja kau yang menang” kata Onew.

 

Minho merengut kecewa kemudian melanjutkan permainan sendirian. Onew mengedarkan pandangannya mencari conditioner miliknya yang baru saja dibelinya kemarin. Tidak lama ia menemukannya disamping jendela. Onew mengernyit bingung saat mengambil botol biru yang berukuran sedang itu.

 

“Hah? Habis? Siapa yang telah memakai conditioner milikku?” tanya Onew. Onew menoleh memandang Minho.

 

“Bukan aku” kata Minho menggelengkan kepalanya.

 

Tidak lama Taemin muncul.

“Minho hyung, ayo main lagi” ajak Taemin.

“Bukannya kau mau mandi?” tanya Minho.

 

“Ehh…eum…tidak jadi. Nanti saja” jawab Taemin seraya mengambil stick PS miliknya.

“Taemin ah, apa kau memakai conditioner milikku?” tanya Onew menunjukkan botol conditioner miliknya yang telah kosong.

 

“Anniyo” jawab Taemin menggelengkan kepalanya.

“Lalu siapa?” tanya Onew bingung.

“Molla. Mungkin Jonghyun hyung” jawab Taemin.

 

“Rasanya bukan. Jonghyun hyung bahkan belum mandi sejak kemarin” kata Minho.

“Mwo? Euuw…” kata Taemin menutup hidungnya.

 

Onew mengernyit bingung memandang botol conditioner yang telah kosong ditangannya seraya berpikir. Bukan Minho. Bukan Taemin. Bukan Jonghyun. Juga bukan dirinya. Ia bahkan belum sempat memakainya. Hanya tinggal satu nama yang tersisa.

 

“Kim Ki Kibum” panggil Onew.

 

Kepala Key muncul dipintu dapur. “Ne?” jawab Key.

 

“Kemari” kata Onew.

 

Key berjalan mendekati Onew. “Mworago?” tanya Key.

 

Onew menunjukkan botol conditioner yang telah kosong pada Key.

“Apa kau yang sudah menggunakannya?” tanya Onew.

 

“Ohh ne. Akhir–akhir ini rambutku sering rontok, jadi aku memakainya sedikit. Produk itu sangat bagus lho hyung. Rontokku langsung berkurang, bahkan rambutku jadi lebih sehat dan terlihat indah” jawab Key tersenyum puas. Minho dan Taemin manggut–manggut mendengar promosi dari Key.

 

“Sedikit? Kau sudah menghabiskannya! Produk ini sangat mahal Kim Ki Kibum! Aku harus menabung untuk membelinya” kata Onew kesal.

 

“Ehh… mianhe hyung…” kata Key merasa tidak enak.

 

Minho menunduk melihat genangan air yang mengalir membasahi lantai.

“Lho ini air darimana?” tanya Minho.

“Taemin a,h kau ngompol yah?” tanya Key menoleh pada Taemin.

 

“Ehh? Anniyo. Aku bukan anak kecil hyung” jawab Taemin merengut.

“Bukan Taemin. Sepertinya dari kamar mandi” kata Minho meletakkan stick PSnya.

 

Minho, Onew dan Key beranjak ke kamar mandi untuk memeriksa. Sementara Taemin tetap duduk dengan gelisah. Onew membuka pintu kamar mandi dan terkejut melihat kamar mandi yang banjir. Air dari kran bathup dan wastafel terus mengalir. Minho mencoba menutup kran namun kemudian menggelengkan kepalanya.

 

“Rusak” kata Minho.

 

Onew menarik nafasnya sesaat.

“LEE TAEMIN!!”

 

****

 

“Mianhae hyung. Aku tidak sengaja merusak kran–kran itu” kata Taemin hampir menangis seraya menunduk.

 

“Tapi kau harus bertanggung jawab. Kau harus perbaiki semua kran yang telah kau rusak” kata Key berkacak pinggang.

 

“Ehh? Tapi hyung…aku tidak bisa. Aku tidak mengerti cara memperbaikinya” kata Taemin mengangkat kepalanya.

 

“Sudahlah. Biar aku saja yang memperbaikinya” kata Minho menawarkan diri.

“Kau bisa melakukannya?” tanya Onew.

 

Minho menganggukkan kepalanya.

“Baiklah kalau begitu. Kibum, kau bantu Minho perbaiki kran. Dan Taemin, kau harus membereskan semua kekacauan ini” kata Onew memandang lantai yang basah.

 

“Araseo” kata Minho, Taemin dan Key kemudian beranjak pergi.

 

Onew menghempaskan tubuhnya disofa dan mendesah dengan lelah. Rasanya melelahkan mengatur 4 dongsaengnya yang selalu berulah. Onew teringat dengan Leeteuk. Mengatur 12 orang tentu lebih merepotkan darinya yang hanya mengatur 4 orang. Onew beranjak ke dapur, mencari sesuatu untuk mengganjal perutnya yang terasa lapar. Beberapa potong kkimbbap terhidang diatas meja. Onew baru akan mengulurkan tangannya saat seekor tikus kecil muncul didepannya, berjalan perlahan mendekati piring berisi kkimbbap. Tikus itu diam sesaat melihat Onew, mengambil kkimbbap dari piring kemudian berlari pergi.

 

“YA! Tikus pencuri. Itu kkimbbapku” kata Onew kesal.

 

Onew berlari ke seluruh asrama mengejar tikus itu. Onew mencoba memukul menggunakan gulungan Koran, namun tikus itu berhasil menghindar. Sementara itu, Jonghyun merenggangkan tubuhnya dan menguap dengan lelah. Satu materi lagu baru saja ia selesaikan. Jonghyun mengernyit memandang keadaan asrama yang tampak berantakan dan kacau. Kemudian memperhatikan Onew yang masih terus berusaha mengejar seekor tikus kecil.

 

“Hyung ada apa ini?” tanya Jonghyun.

“Tikus pencuri itu sudah mencuri kkimbbapku” kata Onew kesal seraya menunjuk tikus kecil yang terus berlarian di lantai.

 

“Mwo?” kata Jonghyun.

 

Onew kembali melakukan pengejaran seraya terus mencoba memukul dengan menggunakan gagang sapu. Tikus itu berhenti diatas laptop milik Jonghyun. Onew tersenyum licik dan bersiapkan mengayunkan gagang sapunya.

 

“Chamkkan hyung. Itu…” kata Jonghyun mencoba mencegah.

 

Namun…terlambat.

 

“…laptopku…” kata Jonghyun terpaku melihat laptopnya sudah tidak berfungsi lagi akibat pukulan dari Onew.

 

Sementara tikus pencuri itu berhasil kabur dengan membawa kkimbbap.

“Mianhae Jonghyun ah. Aku tidak sengaja. Aku pasti akan mengganti laptopmu” kata Onew merasa bersalah.

 

Jonghyun menggelengkan kepalanya pelan.

“Semua materi lagu yang telah dipersiapkan untuk album baru kita ada di laptop ini. Laptop ini rusak dan kita harus mengulang dari awal lagi. Ini merepotkan hyung!” kata Jonghyun kecewa.

 

“Cheongmal mianhe Jonghyun ah. Aku pasti akan membantumu mencari materi baru lagi” kata Onew tersenyum meminta maaf.

 

Onew teringat dengan tiga dongsaengnya yang lain kemudian segera beranjak untuk memeriksa hasil pekerjaan mereka. Minho dan Key masih berusaha memperbaiki kran–kran yang rusak. Namun hasilnya, kran–kran itu justru semakin rusak. Air terus mengalir kencang membasahi lantai. Dan Taemin malah asyik bermain air. Onew mengedarkan pandangannya ke seluruh asrama yang berantakan dan kacau. Beberapa bagian asrama yang rusak belum sempat diperbaiki.

 

“Kita tidak bisa lagi tinggal disini. Asrama ini butuh renovasi” kata Onew mendesah.

 

“Renovasi memakan waktu berbulan–bulan hyung. Lalu dimana kita akan tinggal selama renovasi?” tanya Minho.

 

“Bagaimana jika kita pulang ke rumah masing–masing untuk sementara waktu?” Jonghyun memberi ide.

 

“Itu berarti aku harus pulang – pergi Daegu – Seoul. Itu merepotkan” kata Key menolak.

 

“Lalu bagaimana?” tanya Onew.

 

“Ehh…bagaimana jika kita tinggal diasrama SuJu hyung saja. Apartement mereka ‘kan besar” kata Taemin.

 

“Jumlah mereka 13 orang. Kau pikir masih ada sisa kamar untuk kita?” tanya Jonghyun.

 

“Kurasa masih. Kangin hyung, Siwon hyung dan Kibum hyung ‘kan tidak tinggal di asrama karena rumah mereka dekat dari perusahaan” kata Minho.

 

“Bagaimana leader? Apa hyung bisa mengurusnya dengan perusahaan?” tanya Key memandang Onew. Minho, Taemin dan Jonghyun juga ikut memandang sang leader.

 

Onew diam sesaat.

“Araseo. Aku bisa mengurusnya” jawab Onew.

“Bagus” kata Jonghyun senang.

 

“Araseo. Sekarang rapikan barang–barang kalian. Kita pergi malam ini” kata Key.

 

“Mwo? Tapi ini sudah malam. Kita juga belum meminta ijin dengan Teuki hyung. Bagaimana jika kita mengganggu mereka?” tanya Onew.

 

“Tenang saja hyung. Teuki hyung pasti akan mengijinkan kita. Dia ‘kan orang baik” kata Jonghyun seraya beranjak merapikan barang–barangnya.

 

Onew hanya diam dan akhirnya ikut merapikan barang-barangnya. Kemudian seluruh personil Shinee meninggalkan asrama mereka yang kacau menuju asrama super junior tanpa pemberitahuan sebelumnya.

 

tbc

8 thoughts on “Aigoo… are these my babies? / Part 3

  1. Jdi gemes sndri byangin baby twins kyumin..
    Donghae syang bgt ma baby kyumin, sna bua ndri? haha
    knpa shinee nyempil? G tau khah kalian suju lgi brlibur

  2. wuaaah shinee ikut jd cast juga toh ternyata! haha
    jangan bilang babysitter baby cho nambah lagi?
    aahahahaha
    kasian kyumin Quality time sama anak2nya selalu ada dirusuh sama orang hahaha

  3. Member shinee akan pindah.?
    Aigoo….. Mrk ada ada saja……

    Padahal member SJ pd liburan ke Kanada… Trs mrk gimana ya.?

    Lanjut ah…..🙂

    —–1315—–

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s