Aigoo… are these my babies? / Part 6

Cast           : Min Sae, Min Yoo (OC). KyuMin. Super Junior. Shinee

Genre        : Family, Drama

Length       : Chaptered

Warning     : BL. Yaoi. M-preg

A/N              : Sekuel dari “Say it’s just dream, please!”

Disclaimer : Story & Min twins belong to me, all characters name belong to their self

Summary    : Ternyata Kyuhyun dan Sungmin mendapatkan bayi kembar! Si kembar yang nakal. Aigoo…apa bayi-bayi ini benar-benar nyata?

 

No bash. No copas/plagiarism. Don’t like, don’t read. Don’t be silent reader.

 

 

~Presented by@Min kecil~

 

Previously in part 5

“Sepertinya dia tidak perduli denganmu” kata Sungmin tertawa.

“Aissh. Ya, Min Sae! Kau pikir siapa appa’mu?” tanya Kyuhyun tidak terima.

 

Min Sae tidak memperdulikan Kyuhyun dan asyik menyentuh pipi chubby Henry. Sungmin tertawa geli. Kyuhyun beranjak mendekati Min Yoo yang sedang asyik bermain dengan botol susunya yang kosong.

 

“Ya, Min Yoo, apa kau pikir appa’mu ini tampan?” tanya Kyuhyun pada bayinya.

 

Min Yoo meletakkan botolnya dan merangkak kepangkuan Kyuhyun. Kyuhyun mengulang pertanyaannya. Namun Min Yoo hanya diam memandang Kyuhyun. Tidak lama Kyuhyun segera meletakkan Min Yoo kembali dan memandang pakaiannya yang basah.

 

“Aissh. Setan kecil, kau pikir aku toilet?!” omel Kyuhyun.

 

Sungmin tertawa semakin geli. Min Yoo tersenyum tanpa dosa kemudian merangkak mendekati Sungmin yang masih tertawa seraya memegangi perutnya. “Maa maa maa” panggil Min Yoo seraya mengulurkan tangannya pada Sungmin.

 

“Ayo kita ganti celanamu Min kecil” kata Sungmin kemudian beranjak mengganti celana Min Yoo seraya kembali tertawa.

 

Part 6

 

2 minggu kemudian

Soeul, Korea

Super junior dorm, 20.00 PM

 

Hari ini Kyuhyun dan Sungmin kembali ke Korea. Donghae, Leeteuk, dan Eunhyuk menyambut kedatangan Kyuhyun dan Sungmin diasrama. Mereka senang sekali bisa bertemu kembali dengan keponakanan kembar kesayangan mereka. Sementara Kyuhyun segera beristirahat dikamar. Sepertinya ia benar-benar lelah.

 

“Dimana yang lain?” tanya Sungmin.

“Sibuk dengan jadwal masing–masing. Wookie sedang pergi keluar dengan Yesung hyung. Sebentar lagi mereka juga pulang” jawab Donghae seraya menggendong Min Yoo.

 

“Lalu dimana anak-anak Shinee?” tanya Sungmin lagi seraya mengedarkan pandangannya.

“Ahh mereka ke perusahaan membicarakan tentang album baru mereka” jawab Eunhyuk tanpa berpaling dari laptopnya.

 

Leeteuk memandang Min Sae yang diam dan tampak sedih dipelukan Sungmin.

“Min Sae kenapa?” tanya Leeteuk.

 

“Dia sedih karena harus berpisah dari Henry. Min Sae sangat menyukai Henry, terutama pipi chubbynya. Ia senang sekali menyentuhnya. Karena itu saat kami akan pulang ke Korea Min Sae menangis dan tidak mau lepas dari Henry” jawab sungmin seraya membelai kepala Min Sae.

 

Terdengar suara langkah kaki. Tidak lama muncul Ryeowook dan Yesung.

“Hyung~” kata Ryeowook senang seraya berlari memeluk Sungmin.

“Annyeong Wookie” kata Sungmin tersenyum.

 

“Kapan hyung datang?” tanya Ryeowook.

“Kami baru sampai,” jawab Sungmin. “Min Sae, ayo beri salam pada Wookie ahjussi.” kata Sungmin pada Min Sae yang berada didalam pelukannya.

 

Min Sae menoleh memandang Ryeowook dan segera tersenyum. Ia tertawa senang melihat ahjussi kesayangannya. Segera Ryeowook menggendong keponakan kesayangannya itu, membiarkan Min Sae menyentuh tulang pipinya yang tinggi. Min Sae juga menyukai tulang pipi Ryeowook yang tinggi. Seperti ia menyukai pipi chubby Henry.

 

“Kyaa kyaa kyaa. Houu nya nya…” celoteh Min Sae senang seraya menyentuh pipi Ryeowook.

 

“Kau merindukanku yah?” kata Ryeowook tertawa.

“Beristirahatlah Minie. Kau terlihat lelah” kata Yesung.

 

Sungmin menganggukkan kepalanya.

“Dimana Kyu?” tanya Yesung.

“Dia sedang beristirahat. Dia lelah sekali” jawab Sungmin.

 

“Hyung beristirahat saja. Biar kami yang menjaga Min Sae dan Min Yoo” kata Ryeowook.

“Araseo. Aku akan tidur sebentar” kata Sungmin kemudian beranjak ke kamarnya.

 

****

 

Paginya…

 

Pagi ini Sungmin, Ryeowook dan Hangeng sedang sibuk membuat sarapan di dapur. Kyuhyun sedang asyik bermain starcraft dikomputernya. Heechul sedang asyik membaca komik kesayangannya dengan ditemani Heebum disampingnya. Eunhyuk sedang memperhatikan Donghae dan Leeteuk yang sedang memandikan Min Sae dan Min Yoo. Dengan mudah Donghae mengurus Min Yoo dan tidak lama Min Yoo pun sudah rapi.

 

Min Yoo menoleh memperhatikan Yesung yang sedang bermain dengan Ddangkkoma. Ia merangkak mendekati Yesung. Yesung menunjukkan kura–kura kesayangannya pada Min Yoo.

 

“Ini Ddangkkoma” kata Yesung.

 

Yesung meletakkan Ddangkkoma dilantai. Kura–kura itu keluar dari tempurungnya dan berjalan perlahan. Min Yoo terus memperhatikan Ddangkkoma. Ia penasaran dengan benda yang berjalan lambat ini. Min Yoo merangkak mengikuti Ddangkkoma dan menyentuh tempurungnya. Setiap kali ia menyentuhnya, kura–kura itu akan bersembunyi ditempurungnya. Min Yoo semakin penasaran dan merasa senang. Ia menoleh memandang Yesung.

 

“Kau menyukainya?” tanya Yesung tersenyum.

“Nyaa nyaa kyaa…” celoteh Min Yoo senang.

 

Sementara itu. Leeteuk baru saja selesai memakaikan Min Sae popok saat ponselnya berbunyi. Leeteuk menyuruh Kyuhyun untuk meneruskan pekerjaannya kemudian segera mengangkat ponselnya yang terus berbunyi seraya menjauh. Kyuhyun masih asyik bermain starcraft sampai Sungmin berteriak dari dapur.

 

“Cho Kyuhyun!!! Cepat pakaikan min sae baju!!” teriak Sungmin.

 

Segera Kyuhyun meninggalkan komputernya dan beranjak untuk mengurus Min Sae. Min Sae yang masih memakai popok sedang asyik bermain dengan bajunya.

“Nyaa nyoo nyoo…” celoteh Min Sae.

 

“Min Sae, ayo pakai bajumu dulu” kata Kyuhyun seraya mengambil baju dari tangan Min Sae dan merebahkannya dikarpet bulu yang hangat.

 

“Nyaa nyaa…” celoteh Min Sae seraya memasukkan jarinya ke dalam mulutnya.

 

“Aku tahu. Setelah ini kita akan bermain,” kata Kyuhyun. “Dimana bedakmu Min Sae?” tanya Kyuhyun seraya menoleh mencari bedak bayi.

 

Sementara Kyuhyun sedang sibuk mencari bedak bayi, Min Sae membalik tubuhnya dan merangkak pergi. Menyadari bayinya kabur, Kyuhyun segera mengejarnya.

“Min Sae kembali kemari” kata kyuhyun.

 

Namun Min Sae terus merangkak seraya tertawa senang.

“Aissh…bayi ini” gerutu Kyuhyun.

 

Min Sae berhenti merangkak saat ia menabrak seseorang. Minho menunduk memandang bayi kecil yang hanya memakai popok dikakinya. Min Sae terpana melihat Minho kemudian mengulurkan tangannya, meminta Minho menggendongnya.

 

“Nyaa kyaa…” celoteh Min Sae senang saat Minho menggendongnya.

 

Minho dan seluruh personil Shinee memperhatikan Min Sae dengan bingung.

“Bayi siapa ini?” tanya Jonghyun.

“Mungkin bayinya Sungmin hyung” jawab Taemin.

 

“Ah, kalian sudah datang” kata Leeteuk yang baru selesai menelepon.

“Ahh Teuki hyung” kata Onew menoleh dan membungkukkan kepalanya dengan sopan. Minho dan yang lainnya pun ikut membungkukkan kepala mereka dengan sopan.

 

“Kyuhyun hyung dan Sungmin hyung sudah pulang?” tanya Onew.

“Ne. Kami sampai tadi malam” jawab Kyuhyun yang muncul disamping Leeteuk.

“Ini bayinya?” tanya Minho.

 

Leeteuk mengangguk.

“Ini Min Sae, dan yang disana itu Min Yoo” jawab Leeteuk menunjuk Min Yoo yang sedang bermain dengan Yesung dan Eunhyuk.

 

“Kenapa Min Sae masih belum memakai baju?” tanya Sungmin yang muncul dari dapur.

“Bayi nakal itu kabur terus, bagaimana aku bisa memakaikannya” jawab Kyuhyun mendengus.

 

Sungmin tersenyum saat anak-anak Shinee menyapanya. Ia pun balas menyapa.

“Baiklah Min kecil, saatnya pakai baju” kata Sungmin seraya mengambil Min Sae dari gendongan Minho kemudian beranjak pergi.

 

Leeteuk menghempaskan tubuhnya disofa diikuti 5 hoobaenya dan Kyuhyun. Tidak lama Sungmin muncul dengan Min Sae yang sudah cantik. Ia meletakkan Min Sae di lantai. “Yesung hyung bawa Min Yoo kemari” kata Sungmin.

 

Yesung datang dengan menggendong Min Yoo dan meletakkannya disamping Min Sae. Para personil Shinee memperhatikan bayi kembar itu dengan teliti dan takjub. “Mereka terlihat mirip dengan Kyuhyun hyung dan Sungmin hyung. Mereka lucu sekali” kata Taemin tersenyum gemas.

 

“Kurasa mereka benar–benar anak mereka” kata Key.

“Mereka bayi sungguhan” kata Jonghyun tidak percaya.

 

Onew tidak bisa berkomentar sementara Minho hanya tersenyum setuju. 

“Baiklah. Min Sae, Min Yoo ayo beri salam pada ahjussi kalian” kata Sungmin.

“Ah, annyeong Min Sae, annyeong Min Yoo. Aku Taemin” kata Taemin tersenyum seraya melambaikan tangannnya dengan senang.

 

“Annyeong. Bayi kembar. Aku bling–bling Jonghyun” kata Jonghyun dengan bangga.

“Aku diva Key. Pakaian kalian lucu sekali” kata Key.

“Aku dubu Onew” kata Onew dengan canggung.

 

Minho hanya tersenyum dan membelai kepala kedua bayi kembar didepannya.

“Ya! Untuk apa kalian memperkenalkan diri seperti di depan kamera begitu? Mereka tidak akan mengerti” kata Kyuhyun terkekeh.

 

“Nyaa!” sapa Min Sae dan Min Yoo tersenyum.

“Setidaknya mereka bisa menyapa orang” kata Sungmin tersenyum pada Kyuhyun.

 

Min Sae merangkak mendekati Minho.

“Nyaa nyaa…” celoteh Min Sae seraya mengulurkan kedua tangan mungilnya.

 

Minho mengangkat bayi kecil itu kepangkuannya. Min Sae tersenyum puas dan duduk dengan tenang dipangkuan Minho. Onew dan Taemin memandang Min Sae dengan heran.

“Kelihatannya dia menyukaimu hyung” kata Taemin.

 

“Min Sae selalu menyukai pria tampan. Dasar bayi genit” kata Kyuhyun seraya beranjak ke meja komputernya.

 

“Setidaknya dia tahu yang mana pria tampan” kata Sungmin terkekeh kecil.

“Cih…” gerutu Kyuhyun seraya menyalakan komputernya.

 

Min Yoo merangkak mendekati Kyuhyun.

“Ppaa…” panggil Min Yoo.

 

“Mworago Min Yoo?” tanya Kyuhyun menoleh memandang bayi kecilnya.

“Nyaa nyaa…” celoteh Min Yoo seraya mengulurkan kedua tangannya.

 

Kyuhyun mengangkat Min Yoo dan mendudukkan dipangkuannya.

“Duduk dengan tenang dan biarkan aku bermain. Arachi?” kata Kyuhyun pada Min Yoo kemudian mulai bermain.

 

Min Yoo duduk dengan tenang dan memperhatikan Kyuhyun yang mulai asyik bermain.

“Houu nyaa nyaa…” celoteh Min Yoo.

 

“Sebentar lagi aku akan menang. Lihat ini Min Yoo” kata Kyuhyun tanpa berpaling dari layar Komputer.

 

Min yoo mengangkat kepalanya memandang Kyuhyun yang serius bermain kemudian kembali memandang layar komputer. Ia tidak mengerti apa yang sedang dimainkan oleh Kyuhyun tapi kelihatannya menarik. Ia ingin ikut bermain. Tangan mungil Min yoo menekan dengan asal tombol-tombol di keyboard.

 

“Nnyaa nyaa houu…” celoteh Min Yoo senang.

“Aissh! Min Yoo. Sudah kubilang duduk dengan tenang. Kau membuat permainannya jadi error” omel Kyuhyun.

 

Min Yoo memandang Kyuhyun kemudian memandang layar komputer tidak mengerti. Kenapa permainannya berhenti? Iia ingin bermain juga. Min yoo menekan tombol–tombol di keyboard kembali dengan asal.

 

“Cho Min Yoo!” kata Kyuhyun mendesah dengan kesal seraya berusaha menjauhkan tangan mungil Min Yoo dari keyboard.

 

“Yorobun sarapan sudah siap” teriak Ryeowook dari dapur.

 

Segera seluruh personil SuJu dan Shinee berkumpul dimeja makan. Sungmin memberikan sebotol susu pada Min Sae yang masih duduk dengan tenang dipangkuan Minho. Dan Kyuhyun segera memberikan Min Yoo pada Sungmin.

 

“Baiklah Min kecil, saatnya sarapan” kata Sungmin seraya memberikan sebotol susu pada Min Yoo yang segera dinikmatinya dengan lahap.

 

****

 

“……popok dan pakaian mereka ada didalam kamarku. Susu mereka ada di dalam lemari dapur. Jangan sampai tertukar dengan susu yang lain. Lalu beri mereka susu pada jam 7 pagi, jam 12 siang, dan jam 4 sore. Jangan lupa beri mereka jus buah. Lalu……” kata Sungmin.

 

Sungmin sedang memberikan instruksi dan penjelasan pada 5 babsitter barunya sebelum berangkat syuting. Onew, Key, Jonghyun, Minho dan Taemin mendengarkan penjelasan dari Sungmin dengan baik dan serius. Key bahkan mencatat semuanya didalam buku kecilnya. Kyuhyun memutar kedua matanya dengan bosan.

 

“Sudahlah sayang. Mereka juga pernah mengurus anak kecil di acara Hello Baby ‘kan? Kurasa mereka tidak akan kesulitan” kata Kyuhyun.

 

“Yoogeun berusia 3 tahun. Sedangkan anak kembarku masih berusia 8 bulan” kata Sungmin mendelik.

 

“Apa bedanya? Mereka sama–sama anak kecil” kata Kyuhyun membuat Sungmin semakin mendelik.

 

“Araseo, kalian sudah mengerti ‘kan? Kami akan pulang telat malam ini, tapi  aku akan berusaha untuk pulang cepat begitu syuting selesai” kata Sungmin mengakhiri penjelasannya.

 

“Araseo hyung. Tenang saja, kami akan menjaga mereka dengan baik” kata Minho.

“Kami akan menjaga mereka” kata Onew.

 

Sungmin memandang Min Sae yang sedang digendong oleh Minho, dan Min Yoo yang sedang asyik bermain dengan botol susunya. “Baiklah Min kecilku, kami pergi dulu. Kalian bersama Shinee ahjussi dulu yah dan jangan nakal” kata Sungmin kepada kedua bayi kembarnya kemudian mengecup kepala mereka satu persatu.

 

“Sayang, kita hampir terlambat” kata Kyuhyun diambang pintu.

“Araseo” kata Sungmin kemudian beranjak pergi.

“Bye bye” kata Minho seraya melambaikan satu tangan Min Sae.

 

Sepeninggal Kyuhyun dan Sungmin, Onew dan 4 personilnya diam memperhatikan Min Sae dan Min Yoo yang sedang memandang mereka. Onew memperhatikan kedua bayi kembar itu dengan teliti dan bingung. Ia masih tidak mengerti, bagaimana mahluk kecil ini bisa lahir dari tubuh seorang Lee Sungmin??!

 

Onew mengulurkan tangannya menyentuh Min Yoo kemudian segera menarik tangannya kembali.  “Apa yang kau lakukan hyung?” tanya Jonghyun mengernyit.

 

“Anni. Aku hanya penasaran. Bayi ini…ternyata sungguhan,” jawab Onew seraya menggelengkan kepalanya. “Aku hanya masih tidak mengerti, bagaimana ini bisa terjadi? Ini sulit dipercaya” kata Onew lagi dengan bingung.

 

“Kau sudah menyentuhnya ‘kan” kata Taemin.

“Sekarang, apa yang harus kita lakukan?” tanya Onew.

 

Key membuka buku kecilnya.

“Kau mencatat semuanya?!” kata Jonghyun terkejut melihat catatan milik Key. Key hanya menganggukkan kepalanya.

 

“Kita pernah tampil di acara Hello Baby, dan kita pernah mengurus Yoogeun. Kurasa kita bisa melakukannya” kata Taemin.

 

“Yoogeun berusia 3 tahun, sementara mereka masih berusia 8 bulan. Ini lebih sulit.” kata Jonghyun.

 

“Kita ikuti saja catatan dari Sungmin hyung. Kurasa ini tidak akan jauh berbeda dari saat mengurus Yoogeun” kata Minho bersuara.

 

“Araseo. Ayo kita lakukan” kata Onew.

 

Dengan catatan dari sungmin, Onew dan 4 dongsaengnya berusaha untuk mengurus Min Sae dan Min Yoo. Beberapa kali Onew salah memakaikan popok pada Min Yoo, sementara Minho dengan mudah memakaikan popok pada Min Sae. Onew akhirnya menyerah dan digantikan oleh Jonghyun yang sok tahu.

 

“Perhatikan aku hyung” kata Jonghyun percaya diri.

 

Tidak lama kemudian…

“Lihat? Ini mudah hyung” kata Jonghyun tersenyum bangga.

 

Minho mengernyit melihat hasil kerja Jonghyun.

“Lho? Kau memasangnya terbalik hyung” kata Minho.

“Ehh? Terbalik?” kata Jonghyun.

 

“Itu mudah? Kekeke…” kata Onew terkekeh.

“Seperti ini hyung” kata Minho seraya menunjukkan cara memakaikan popok yang benar pada kedua hyungnya.

 

Onew dan Jonghyun mangut–mangut memperhatikan demonstrasi dari Minho. Sementara itu, Min Sae asyik bermain dengan popoknya, mengeluarkan semua popok dari bungkusnya dengan sembarangan. Min Sae merangkak mendekati adik kembarnya yang masih berbaring dikarpet. Terlihat gelisah dan tidak nyaman.

 

“Nyaa nyaa..” kata Min Sae seraya memberikan popok ditangannya pada Min Yoo.

 

Min Yoo diam dan semakin gelisah. Kemudian “hwuaa…” Min Yoo mulai menangis.

 

Minho menghentikan penjelasannya dan beranjak menggendong Min Yoo untuk menenangkannya. Namun Min Yoo masih menangis gelisah. “Kenapa dia menangis?” tanya Onew bingung.

 

“Mungkin dia tidak nyaman dengan popoknya” kata Minho.

“Mungkin dia tidak suka memakai popok. Kalau begitu lepas saja” kata Jonghyun.

 

Jonghyun mengambil Min Yoo dari gendongan Minho dan merebahkannya disofa. Ia berusaha untuk membuka perekat popoknya, namun gagal. Perekatnya menempel dengan kuat. Jonghyun berusaha menarik perekat dengan keras dan akhirnya perekat itu berhasil terlepas. Namun popoknya terlempar di udara dan mendarat diwajah Onew.

 

“Weeks!!! Jonghyun ah, kau pikir wajahku tempat sampah?!” kata Onew mengernyit.

“Mianhae hyung. Tidak sengaja” kata Jonghyun tersenyum meminta maaf. Minho hanya tertawa.

 

Seketika Min Yoo berhenti menangis. Namun…

“Ehh hyung…” panggil Minho

“Hn” jawab Jonghyun.

“Itu…” kata Minho seraya menunjuk Min Yoo.

 

Jonghyun dan Onew menoleh memandang Min Yoo dan terkejut. Baru saja popoknya dilepas dan Min Yoo sudah mengompol disofa dengan tenang. “Aigoo…” kata Jonghyun.

 

Min Yoo hanya tertawa.

“Dia mengerjai kita” kata Onew.

 

Sementara itu Key dan Taemin sedang berusaha membuat susu untuk Min Sae dan Min Yoo di dapur. Taemin membuka lemari dapur dan memandang dua kaleng susu dengan bingung.

“Susunya yang mana hyung?” tanya Taemin.

 

“Yang sebelah kanan. Susu untuk bayi,” jawab Key tanpa berpaling dari buku kecilnya. “Kaleng susu yang satu lagi milik Minho. Susu untuk pembentuk tubuhnya. Jangan salah ambil Taemin ah.” kata Key lagi.

 

“Oh araseo” kata Taemin.

 

Taemin mengambil kaleng susu yang sebelah kanan dan membukanya. Aroma susu bayi segera tercium. “Berapa sendok hyung?” tanya Taemin.

 

“Masing–masing 4 sendok. Air panasnya setengah saja” jawab Key masih tanpa berpaling.

 

Taemin melakukan sesuai intruksi.

“Taemin ah, susunya dicoba dulu. Terlalu panas atau tidak. Kalau terlalu panas tambahkan air lagi” kata Key.

 

“Araseo” kata Taemin.

“Bagaimana?” tanya Key.

 

“Enak hyung” jawab Taemin.

“hahh?” Key mengernyit.

 

Key menoleh dan terkejut memandang Taemin yang sedang menghabiskan susu yang sudah ia buat. “Lee Taemin?! Apa yang kau lakukan?!” tanya Key terkejut.

 

“Kata hyung aku harus mencobanya dulu” jawab Taemin polos.

“Aku menyuruhmu mengetesnya. Kau bisa meneteskan air susunya ditanganmu untuk merasakan terlalu panas atau tidak. Bukannya menghabiskannya!!” kata Key.

 

“Habis enak hyung” kata Taemin.

“Aigoo…itu susu untuk bayi. Memangnya kau bayi? Sudahlah. Biar aku saja yang buat” kata Key menyuruh Taemin untuk menyingkir.

 

Taemin pun menggeser tubuhnya dan memperhatikan Key yang membuat ulang 2 botol susu kemudian segera memberikan pada Min Sae dan Min Yoo yang sudah lapar. Setelah menghabiskan susunya, Min Sae dan Min Yoo segera terlelap. Onew dan 4 dongsaengnya merebahkan tubuh mereka dengan lelah.

 

“Akhirnya mereka tidur juga” kata Jonghyun seraya merenggangkan tubuhnya.

 

terdengar suara telepon berdering.

“Pasti Sungmin hyung” tebak Taemin.

 

Onew beranjak mengangkat telepon yang terus berdering. Dan ternyata tebakan Taemin benar. Hampir setiap 1 jam sekali Sungmin selalu menelpon menanyakan keadaan bayi kembarnya. Memastikan bayi kembar diurus dengan baik.

 

“Mereka sudah minum susu, sekarang mereka sedang tidur. Araseo hyung” kata Onew kemudian menutup teleponnya.

 

“Hampir setiap 1 jam sekali Sungmin hyung selalu menelpon” kata Jonghyun.

“Itu namanya naluri seorang ibu. Seorang ibu pasti selalu memikirkan keadaan anaknya” kata Key.

 

“Memangnya Sungmin hyung seorang ibu yah?” tanya Taemin.

“Tentu saja. Ehh……entahlah bagaimana menyebutnya yah?” jawab Jonghyun bingung.

 

“Bagaimana dengan renovasi apartement kita hyung?” tanya Minho.

“Mereka sedang berusaha memperbaikinya” jawab Onew.

 

“Kita ini artis atau babysitter sih? Apartement direnovasi, menumpang diapartement sunbae, proses album baru tidak jelas, sekarang kita malah mengurus bayi” kata Jonghyun seraya menggelengkan kepalanya.

 

“Sudahlah. Ini perjanjian” kata Onew kemudian mendesah kecil.

 

tbc

6 thoughts on “Aigoo… are these my babies? / Part 6

  1. Baby sister bru eoh?
    Yaaakk apa yg kau lakukan taemin, kau menghbiskan susu baby twin kyumin..
    Kok gk ada kyumin momentny ya di ff ini

  2. kocak banget anak shinee!! hahaha
    apalagi si taemon dodong! malah di minum susunya! haahha
    terus baby cho juga kayaknya emang mau ngerjain mereka juga hahaha bodoh… lol

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s