Dance with me Cinderella / part 4

Pairing      : KyuMin / YeMin / HenWook

Genre       : Romance

Length      : Chaptered

Warning    : Boys Love, shounen-ai

Disclaimer : Story belong to me, KyuMin and all name’s character belong to their self

Summary   : Menarilah bersamaku Cinderella, sebelum tengah malam berdentang…

 

No bash. No copas/plagiarism. Don’t like, don’t read. Don’t be silent reader.

 

 

~Presented by@Min kecil~

 

part 4

Hari ini suasana di universitas Seoul terasa lebih ramai dibanding biasanya. Para mahasiswa berharap agar malam segera tiba, malam pesta dansa dimana sang Cinderella akan memilih patner dancenya. Dan hari ini loker Cinderella kembali penuh dengan surat dan cokelat. Benda–benda itu berjatuhan saat Sungmin membuka lokernya.

 

“Wuaah…semuanya berjatuhan, seperti di film dan komik” kata Ryeowook mengerjap.

 

Sungmin hanya mengerjap dan mulai memunguti benda–benda itu bersama Ryeowook. Sementara itu Henry melirik Yesung yang berdiri dengan tenang disampingnya.

 

“Hari ini loker Cinderella kembali penuh. Hyung tidak membuang benda–benda itu lagi?” bisik Henry pelan ditelinga Yesung.

 

Yesung hanya tersenyum tenang.

“Biarkan saja. Hanya untuk hari ini” bisik Yesung pelan.

“Kelihatannya kau baik sekali hari ini. Karena pesta dansa itu?” tanya Henry masih berbisik, tersenyum memandang Yesung.

 

Yesung hanya kembali tersenyum tenang. Ryeowook memandang surat dan cokelat yang memenuhi tangannya dan tangan Sungmin.

 

“Harus kita apakan semua benda ini hyung?” tanya Ryeowook.

“Entahlah” jawab Sungmin bingung.

 

****

 

Eunhyuk, Donghae dan Kyuhyun setengah berlari menyusuri lorong – lorong universitas Seoul menuju kelas mereka. “Celaka, kita hampir terlambat” kata Eunhyuk seraya memandang jam tangannya.

 

“Aissh. bukankah professor Teuki seharusnya masuk minggu depan?” tanya Donghae.

“Tidak. Dia masuk hari ini” jawab Kyuhyun yang berlari dibelakang mereka.

 

Kyuhyun memperlambat larinya kemudian berhenti. Eunhyuk dan Donghae berhenti berlari ketika menyadari sahabat mereka tertinggal dibelakang.

“Palli Kyu, kita hampir terlambat” seru Eunhyuk.

 

“Aku harus ke toilet” kata Kyuhyun seraya beranjak ke toilet.

“Aissh, bocah itu” gerutu Donghae.

 

Eunhyuk dan Donghae kembali berlari menuju kelas mereka, mereka benar–benar terlambat. Di toilet, setelah menyelesaikan hajat kecilnya Kyuhyun beranjak ke wastafel. Ia membasuh tangannya dan memandang cermin. Pria didalam cermin itu terlihat berbeda. Tidak ada kacamata tebal, tidak ada old style dan old fashion yang membosankan. Yang ada dalam cermin itu adalah sosok pria yang sempurna.

 

Oh, tunggu… bukankah itu dirinya?

 

Kyuhyun mengernyit memandang cermin. Yeah, benar itu memang dirinya. Dirinya yang baru. Kyuhyun kembali mengernyit mencoba mengingat bagaimana ini bisa terjadi. Ah ya, benar… ini ulah Eunhyuk dan Donghae, dan sedikit bantuan dari kakaknya. Eunhyuk yang membangunkannya pagi ini, Donghae yang menyeret Kyuhyun untuk tetap duduk dengan tenang di depan meja rias, dan Ahra kakaknya yang datang dengan berbagai peralatannya. Mereka mengabaikan protes Kyuhyun dan dengan sedikit pemaksaan, voila…

 

Mereka bersorak senang dan mengatakan sempurna, sementara Kyuhyun terpaku memandang cermin. Kyuhyun hanya bisa merengut saat Donghae mengambil kacamata miliknya dan menyimpannya didalam laci. Dan menggelengkan kepalanya saat Donghae menyodorkan sekotak softlens berwarna bening padanya.

 

Dan kembali persengkokolan terjadi antara Eunhyuk, Donghae dan Ahra. Setelah sedikit pemaksaan, akhirnya softlens itu terpasang di bola mata Kyuhyun. Kembali mereka bersorak senang dan mengatakan sempurna, sementara Kyuhyun kembali terpaku memandang cermin.

 

Kyuhyun menyentuh rambutnya kemudian wajahnya, dan tersenyum. Meski ia belum terbiasa dengan perubahan ini tapi ia menyukainya. Kyuhyun memandang jam tangannya dan tersentak.

 

“Omo, aku terlambat” kata Kyuhyun.

 

Segera Kyuhyun beranjak pergi, berlari menyusuri lorong menuju kelasnya. Meski Teuki dikenal dengan julukan angel, karena wajahnya dan sikapnya yang seperti malaikat, tapi professor yang satu ini paling tidak suka jika mahasiswanya datang terlambat dalam kelasnya. Dengan senyum malaikatnya, ia bisa memberi hukuman yang pasti membuatmu berharap jika saja kau tidak datang terlambat.

 

Kyuhyun hampir sampai di kelasnya jika saja ia tidak menabrak seseorang.

“Ma…maaf, maaf aku tidak melihat” kata Kyuhyun membungkuk meminta maaf.

“Erm…tidak apa” kata orang itu.

 

Kyuhyun mengenali suara itu. Ia mengangkat kepalanya dan terkejut.

“Sungmin hyung” kata Kyuhyun terkejut.

 

Kyuhyun sangat terkejut saat tahu botol jus yang sedang dipegang oleh Sungmin telah tumpah dan mengotori kaos biru milik sang Cinderella. Sungmin memandang kaosnya yang kotor dan kembali mengucapkan tidak apa–apa.

 

“Oh, tidak. Aku mengotori pakaianmu. Maafkan aku hyung” kata Kyuhyun panik.

 

Kyuhyun merogoh saku celananya, mengambil sapu tangan biru miliknya yang selalu ia bawa, kemudian mencoba membersihkan pakaian Sungmin yang basah. Sungmin hanya tertawa dan menghentikan tangan Kyuhyun.

 

“Kubilang tidak apa–apa” kata Sungmin tersenyum.

 

Sungmin mengangkat kepalanya. Ia mengerjap dan terdiam cukup lama memandang Kyuhyun.

Library boy?” kata Sungmin dengan nada tidak percaya.

 

Kyuhyun hanya menganggukkan kepalanya. Sungmin kembali terdiam dan mengerjap memandang Kyuhyun. “Kau terlihat berbeda library boy. Tapi…” Kata Sungmin berhenti sesaat.

 

Sungmin tersenyum.

“……manis.” kata Sungmin membelai kepala Kyuhyun.

 

Kyuhyun terpaku memandang Sungmin yang beranjak pergi. Ia menggenggam dengan erat sapu tangan miliknya, kemudian memegang kepalanya dan tersenyum.

“Ternyata tidak buruk juga” pikir Kyuhyun.

 

Kyuhyun memandang jam tangannya dan tersentak.

“Oh, tidak. Aku benar – benar terlambat. Celaka!” kata Kyuhyun kemudian segera berlari menuju kelasnya.

 

****

 

Eunhyuk dan Donghae mengangkat kepalanya saat Kyuhyun keluar dari ruangan professor Teuki. Mereka beranjak mendekati Kyuhyun. Wajahnya terlihat tidak bersemangat.

“Bagaimana?” tanya Eunhyuk.

 

“Biar kutebak. Dia memberikan setumpuk tugas untukmu?” tanya Donghae menebak.

 

Kyuhyun memandang dua sahabatnya dan mendesah.

“Tidak juga. Dia hanya meminta tugas tesis milikku di revisi dan sedikit tugas rangkuman dari bukunya” jawab Kyuhyun.

 

Eunhyuk mendengus dan tertawa kecil.

“Aigoo, apa ini? Merangkum? Seperti anak sekolah.” kata Eunhyuk.

“Bagaimana tesis’mu harus di revisi kembali?” tanya Donghae.

 

“Entahlah.” jawab Kyuhyun menyentuh pelipisnya dan teringat, ia tidak lagi memakai kacamata.

 

Kyuhyun, Eunhyuk dan Donghae berjalan pergi. Mereka berhenti didepan Hall universitas yang terlihat sibuk. Beberapa orang terlihat sedang menghias dan menyiapkan beberapa peralatan, dan sebuah peralatan DJ. Yeah, pesta dansa itu akan diadakan di Hall milik universitas Seoul. Entah bagaimana pihak kampus mengizinkan hal ini.

 

Ryeowook, Henry, Yesung dan Sungmin terlihat didalam Hall. Henry dan Ryeowook sibuk memberikan pengarahan, sementara Sungmin sedang bermain dengan PSP milik Yesung dengan tenang. Ia sedikit tersentak saat Yesung menempelkan kaleng soda yang dingin di pipinya. Yesung terkekeh dan memeluk Sungmin dari belakang, sementara sang Cinderella kembali bermain PSP dengan tenang. Sesekali ia bertanya pada Yesung.

 

Kyuhyun merengut memandangnya. Sebersit perasaan perih kembali muncul.

“Woaa…sepertinya pesta nanti malam akan sangat menarik” kata Eunhyuk.

“Yeah, pastikan kau tidak akan melewatkan pesta ini Kyu” kata Donghae.

 

Kyuhyun hanya diam. Ia masih memandang Sungmin kemudian beranjak pergi. Eunhyuk dan Donghae segera mengikuti Kyuhyun.

“Mworago?” tanya Eunhyuk.

 

Kyuhyun menghentikan langkahnya dan mendesah.

“Sepertinya, nanti malam aku tidak bisa datang” jawab Kyuhyun.

 

“Eh? Mworago?” tanya Donghae terkejut.

“Apa kau sudah menyerah pada Cinderella?” tanya Eunhyuk terkejut.

 

“Anniyo. Bukan itu” jawab Kyuhyun.

“Lalu?” tanya Eunhyuk dan Donghae penasaran.

 

Kyuhyun kembali mendesah sesaat.

“Ibuku sudah kembali” kata Kyuhyun.

“Mwo?!” kata Donghae terkejut.

 

“Bukankah dia baru akan kembali 2 bulan lagi?” tanya Eunhyuk terkejut.

 

“Molla. Noona mengirimiku pesan dan mengatakan ia sedang di bandara untuk menjemput ibu. Tiba–tiba saja ibu menghubunginya dan memintanya menjemput di bandara. Mungkin mereka sudah dirumah sekarang” kata Kyuhyun.

 

“Eh??!!” kata Eunhyuk dan Donghae.

 

“Kalian mengerti artinya kan? Ibu tidak akan mengijinkan aku keluar, apalagi jika dia tahu tentang dance contest ini. Mungkin dia akan segera membunuhku” kata Kyuhyun.

 

Eunhyuk dan Donghae terdiam dengan bingung.

“Tidak. kau harus tetap datang ke pesta itu Kyu” kata Eunhyuk.

“Hah? Caranya?” tanya Kyuhyun.

 

“Mungkin Ahra noona bisa membantu kita.” jawab Donghae tersenyum penuh arti.

“Ah ya, benar. Ahra noona” kata Eunhyuk ikut tersenyum.

 

Kyuhyun hanya mengernyit memandang Eunhyuk yang mengeluarkan ponselnya dan menghubungi kakaknya. Entah apa yang sedang mereka rencanakan. Kyuhyun mengangkat kepalanya saat melihat Sungmin keluar dari Hall. Kyuhyun tersenyum. Namun senyumnya memudar perlahan saat melihat sosok Yesung yang berjalan di sisi Sungmin.

 

Kyuhyun mendesah dengan kesal, berpikir kenapa Yesung tidak pernah absent dari sisi Sungmin. Membuatnya merasa sulit untuk sekedar ingin menyentuh sang Cinderella. Kyuhyun masih memandang sosok Sungmin yang menjauh pergi.

 

“Mungkin ini kesempatan terakhir” pikir Kyuhyun.

 

t.b.c

4 thoughts on “Dance with me Cinderella / part 4

  1. pangeran d dunia nyata bwt sungmin kn emng cma kyuhyun, hahaha…
    yesung oppa…bkankah wookie jauh lbh cocok bwt oppa…
    kyumin….yewook….arachi..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s