Dance with me Cinderella / part 7

Pairing       : KyuMin / YeMin / HenWook

Genre        : Romance

Length       : Chaptered

Warning     : Boys Love, shounen-ai

Disclaimer : Story belong to me, KyuMin and all name’s character belong to their self

Summary   : Menarilah bersamaku Cinderella, sebelum tengah malam berdentang…

 

No bash. No copas/plagiarism. Don’t like, don’t read. Don’t be silent reader.

 

 

~Presented by@Min kecil~

 

part 7

Sungmin menghempaskan tubuhnya dengan lelah di ranjangnya dan menghela nafas lega, bersyukur pesta konyol itu telah berakhir. Ia memandang langit–langit kamarnya, entah kenapa pandangan itu masih bermain didalam kepalanya. Mata itu begitu menarik Sungmin, dalam dan misterius. Seperti kotak Pandora yang menyembunyikan pesonanya begitu lama, begitu memikat. Dan pemilik mata itu menari dengan sangat baik. Sungmin menyukai saat mereka menari bersama, berpadu dalam gerakan yang sempurna.

 

Sungmin mengernyit saat berpikir ia telah menemukan pangerannya. Namun masalahnya ia tidak tahu siapa dia. Jangankan namanya, wajahnya saja Sungmin tidak tahu. Tapi mata itu, tidak terlupakan. Sungmin teringat dengan MP4 yang ditinggalkan oleh orang itu. Seperti Cinderella yang meninggalkan sepatu kaca miliknya. Tunggu dulu, bukankah dia Cinderella dalam kisah ini ?

 

Sudahlah, bukankah ini adalah kisah yang aneh?

 

Sungmin beranjak bangun dan mengambil MP4 yang tergeletak di atas mejanya. Ia membaca daftar lagu dan membuka sebuah folder yang bernama “Cinderella”. Beberapa lagu mengisi folder itu seperti lagu Bonamana, No Other, My All is In You dan It’s You.

 

“Sepertinya ini lagu–lagu favoritnya” kata Sungmin.

 

Sungmin memasang earphone ditelinganya dan memainkannya. Sebuah lagu terdengar mengalun di telinga. Sungmin tersenyum. Ini juga lagu favoritnya.

Neo gateun saram tto eopseo juwireul dureobwado geujeo georeohdeongeol eodiseo channi
Neo gatchi joheun saram neo gatchi joheun saram neo gatchi joheun ma eum neo gatchi joheun seonmul
Neomu dahaeng iya aesseo neorel jikyeojul geu sarami baro naraseo eodiseo channi
Na gatchi haengbokhan nom na gatchi haengbokhan nom na gatchi unneun geureon choegoro haengbokhan nom

****

 

Henry memandang Yesung yang tidak bersuara sejak tadi. Wajahnya terlihat kesal, jemarinya mengetuk meja yang terbuat dari kayu itu. Henry mendesah dan menyesap kaleng bir miliknya.

 

“Apa kau masih kesal karena orang itu? Yang menari dengan Sungmin hyung malam ini” tanya Henry.

 

Jemari Yesung berhenti mengetuk meja dan hanya mendengus kesal.

“Aku tidak tahu siapa orang itu, tapi dia penari yang hebat” kata Henry lagi.

 

Yesung mendelik memandang Henry.

“Siapapun dia, aku tidak suka melihatnya” kata Yesung merengut tidak suka.

 

“Tapi sepertinya Sungmin hyung tertarik dengan orang itu. Kurasa dia pasti akan mencari orang itu. Lagipula, dia penari yang hebat” kata Henry tidak peduli dengan kekesalan Yesung.

 

Yesung mendengus.

“Kau pikir aku akan diam saja?” kata Yesung.

“Yeah, aku tahu” kata Henry tersenyum dan kembali menikmati kaleng bir miliknya.

 

Yesung diam dan kembali mengetuk jemarinya dengan kesal. Ia merasa kesal saat melihat Sungmin menari dengan orang lain. Seharusnya malam ini Sungmin menari bersamanya, Yesung sudah merencanakan semuanya dengan baik. Tapi orang itu diluar rencananya, dan kini Yesung sangat kesal. Harus Yesung akui orang itu menari dengan sangat baik, dan mereka tampak sempurna. Tapi…

 

Yesung menghentikan jemarinya dan mengernyit. Saat orang itu menari, rasanya Yesung seperti pernah melihatnya sebelumnya. Yesung mencoba mengingat waktu–waktu yang telah terlewat. Masa sekolah, hasrat remaja yang tinggi, sekelompok remaja yang menari dengan lincah, dan seseorang yang diam – diam berlatih menari. Yesung ingat masa itu, namun ia tidak ingat dengan bagian terakhir. Entah kenapa Yesung menjadi penasaran.

 

****

 

Kelas baru saja berakhir. Ryeowook merenggangkan tubuhnya dengan lelah. Ia menoleh memandang Sungmin yang duduk disampingnya, duduk tenang dengan earphone yang menyumpal kedua telinganya.

 

“Hey, Cinderella hyung” panggil Ryeowook seraya menyentuh bahu Sungmin.

 

Sungmin menoleh memandang Ryeowook. Henry dan Yesung yang duduk dibelakang beranjak mendekati kursi Sungmin. Yesung sedikit mengernyit memandang MP4 ditangan Sungmin, setahunya itu bukan MP4 milik Sungmin.

 

“Ini sudah dua hari dan kau belum menentukan patnermu. Pendaftaran akan ditutup minggu depan” kata Ryeowook.

 

“Aku tahu” kata Sungmin santai.

“Lalu? Bagaimana kau akan ikut contest tanpa patner? Bukankah hyung sudah menolak semuanya?” tanya Henry.

“Memang, tapi…kupikir tidak semuanya” jawab Sungmin.

“Maksudmu?” tanya Yesung mengernyit.

 

Sungmin tersenyum dan melepas earphone yang menutupi kedua telinganya.

“Khajja” kata Sungmin berdiri dan beranjak pergi.

“Eh? Hyung, mau kemana? Hyung~” kata Ryeowook mengikuti Sungmin.

 

Henry menoleh memandang Yesung yang terdiam. Wajahnya terlihat sedikit cemas.

“Hyung apa saat ini kita sedang berpikiran sama?” tanya Henry.

“Kurasa” jawab Yesung.

 

Yesung beranjak pergi bersama Henry mengikuti Sungmin. Langkah mereka berhenti di cafeteria kampus yang ramai. “Apa kita akan makan? Tapi semua meja telah penuh” kata Ryeowook mengedarkan pandangannya.

 

“Tidak. Kita tidak makan” kata Sungmin.

“Lalu?” tanya Ryeowook.

 

Sungmin hanya tersenyum dan beranjak pergi, sementara Ryeowook, Henry dan Yesung mengernyit tidak mengerti memandangnya. Segera cafeteria berubah semakin ramai saat melihat kehadiran sang Cinderella. Sungmin hanya tersenyum dan duduk diatas salah satu meja dengan tenang.

 

“Apa yang akan dia lakukan?” tanya Henry.

“Entahlah” jawab Yesung.

 

Yesung, Henry dan Ryeowook beranjak mendekati Sungmin dan berdiri disampingnya. Sungmin tersenyum memandang keramaian didepannya dan meminta mereka untuk tenang. Segera suasana berubah tenang, mereka memandang sang Cinderella dengan penasaran, mengira–ngira apa yang akan disampaikan oleh sang Cinderella.

 

“Baiklah. Aku hanya ingin memberitahu bahwa aku sudah memutuskan siapa patnerku untuk contest” kata Sungmin memecah kesunyian.

 

Bisik–bisik terdengar memenuhi cafeteria. Mereka terkejut, begitu juga dengan Yesung, Ryeowook dan Henry. “Apa? Sungmin hyung sudah memutuskannya?” kata Ryeowook terkejut.

 

“Sepertinya aku tahu maksudnya” bisik Henry pelan pada Yesung.

 

Yesung hanya terdiam memandang Sungmin.

“Lalu siapa orang itu Cinderella?” tanya mereka penasaran.

 

Sungmin tersenyum dan menunjukkan MP4 ditangannya.

“Pemilik benda ini” jawab Sungmin.

“Apa? MP4?”

 

Sungmin menyilangkan kakinya dan tersenyum tenang.

“Jika ada yang bisa memberi tahuku lagu-lagu didalam MP4 ini, maka dialah patnerku” kata Sungmin.

 

“Apa? Tapi benda itu pasti berisi banyak lagu”

“Apa kau serius Cinderella?”

 

Sungmin menopang dagunya dengan satu tangannya yang bertumpu di pahanya dan menganggukkan kepalanya seraya tersenyum. “Di dalam MP4 ini ada folder lagu yang bernama ‘Cinderella’, beri tahu aku lagu apa saja di dalam folder itu. Mudah kan?” kata Sungmin.

 

Sungmin menurunkan kakinya dan beranjak turun dari atas meja.

“Baiklah, hanya itu yang ingin kusampaikan. Terima kasih” kata Sungmin tersenyum.

 

Keramaian kembali terjadi. Mereka saling bicara dan berbisik.

“Apa hyung serius dengan hal itu?” tanya Ryeowook.

“Tentu saja” jawab Sungmin tersenyum mantap.

 

“Sepertinya ini sesuai dengan pikiranku. Sungmin hyung benar–benar mencari orang itu” kata Henry pelan pada Yesung. Yesung hanya diam memandang Sungmin.

 

****

 

Kyuhyun, Donghae dan Eunhyuk baru saja memasuki cafeteria kampus. Kedatangan mereka disambut oleh keramaian yang sedang berkumpul disebuah meja. “Apa yang terjadi? Kenapa ramai sekali?” tanya Eunhyuk heran.

 

“Oh, bukankah itu Cinderella?” kata Donghae menunjuk Sungmin yang sedang duduk dengan tenang diatas meja.

 

Kyuhyun tersenyum memandang Sungmin. Kemudian Kyuhyun, Eunhyuk dan Donghae berusaha mendekat dan menyeruak keramaian. Kyuhyun kembali tersenyum memandang Sungmin, sosok itu selalu terlihat memikat.

 

“Jika ada yang bisa memberi tahuku lagu-lagu didalam MP4 ini, maka dialah patnerku” kata Sungmin.

 

Kyuhyun mengernyit memandang MP4 ditangan Sungmin dan tersentak saat menyadari benda itu adalah miliknya. “OMO! Itu MP4 milikku!” kata Kyuhyun.

 

“Bukankah itu milikmu Kyu?” tanya Eunhyuk.

“Yeah, itu milik Kyuhyun” jawab Donghae.

 

Kyuhyun, Eunhyuk dan Donghae saling memandang terkejut.

“Kyu, Cinderella…” kata Eunhyuk.

“Sedang mencarimu…” kata Donghae.

 

Kyuhyun masih terdiam selama beberapa saat kemudian tersentak.

“Dia sedang mencariku” gumam Kyuhyun.

 

t.b.c

One thought on “Dance with me Cinderella / part 7

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s