KyuMin series A : Let me be with you / part 5

Pairing           : KyuMin / YeWook / slight KangMin

Genre            : Hurt

Length           : Chapter

Warning         : Boys love, shounen-ai

Disclaimer     : Story belong to me, KyuMin belong to each other

Summary        : Malam itu, ingatanku mengkhianatiku sedemikian rupa. Hingga yang kumiliki hanya sebelas digit menuju dirimu.

 

 

No bash. No copas/plagiarism. Don’t like, don’t read. Don’t be silent reader.

 

 

~Presented by@Min kecil~

 

Previously in part 4

“Kyu…” panggil Sungmin lagi.

 

“Apalagi?” tanya Kyuhyun.

 

“Tadi didapur, kau sedang menelepon bukan? Siapa yang menelepon?” tanya Sungmin dengan mata terpejam.

 

Kyuhyun menghentikan tangannya yang sedang membelai wajah Sungmin. Sungmin membuka matanya memandang Kyuhyun yang tidak segera menjawab pertanyaannya.

“Kyu?” tanya Sungmin.

 

“Tadi……kakakku. Kakakku menelepon” jawab Kyuhyun.

“Kakakkmu? Oh…” kata Sungmin.

 

Sungmin kembali memejamkan matanya dan memperat tangannya yang sedang memeluk tubuh Kyuhyun, seperti tidak ingin kehilangannya. Entah kenapa, ia seperti merasa Kyuhyun sedang berbohong padanya.

 

Part 5

 

Musik terdengar menghentak saat Sungmin melangkahkan kakinya memasuki club. Orang–orang yang sibuk menggoyangkan tubuhnya mengikuti irama musik. Terlihat Kyuhyun sedang bermain dengan peralatan DJnya, menghasilkan musik yang tidak bisa kau tolak untuk menari. Sungmin duduk di meja bar dan memesan segelas vodka. Ia menikmati vodkanya seraya tersenyum memperhatikan Kyuhyun yang terlihat seakan berkilau ditengah ruangan yang minim cahaya ini. Sungmin sengaja tidak memberitahu Kyuhyun bahwa ia akan datang malam ini. Surprise, surprise!

 

Satu jam kemudian Kyuhyun mengakhiri permainannya. Dan berganti dengan Henry yang sudah siap bermain dengan jenis musik yang berbeda. Sungmin beranjak menyusul Kyuhyun dibelakang stage. Ia mengernyit memandang seorang perempuan yang sibuk mondar–mandir disekitar Kyuhyun. Gaya pakainnya yang anggun terlihat kontras dengan suasana club yang hingar bingar.

 

‘Siapa sih dia?’ pikir Sungmin sebal.

 

Perempuan itu beranjak pergi melewati Sungmin dan menghilang entah kemana.

‘Mungkin salah satu pengunjung club’ pikir Sungmin.

 

Sungmin beranjak mencari Kyuhyun dan menemukannya sedang serius bermain dengan PSP kesayangannya. Sungmin tersenyum dan memeluk Kyuhyun tiba–tiba dari belakang. “Aigoo, sudah kubilang tunggu aku didepan Min–“ kata Kyuhyun menoleh dan terkejut saat menyadari kehadiran Sungmin.

 

“Min?” kata Sungmin mengernyit.

 

“Eeh? Sungmin hyung? Se…sedang apa kau disini?” tanya Kyuhyun masih terkejut.

 

“Sedang apa?,” Sungmin memandang Kyuhyun dengan setengah tersinggung. “Tentu saja untuk melihatmu. Ini namanya surprise!” kata Sungmin kesal seraya menurunkan tangannya yang sedang memeluk Kyuhyun.

 

“Aku hanya terkejut. Ayo sini” kata Kyuhyun menarik Sungmin keluar club, menuju parkir area  yang temaram, menjauh dari keramaian hingar bingar club.

 

“Kau tidak ingin memeluk lagi?” tanya Kyuhyun sesampainya diparkir area.

 

“Aissh,” kata Sungmin namun kemudian segera melempar dirinya ke tubuh Kyuhyun “I miss you Kyu…” bisik Sungmin ditelinga Kyuhyun.

 

Kyuhyun terkekeh kecil kemudian menghujani wajah Sungmin dengan ciuman. Rangkuman rindu yang tertahan. Setelah pelukan dan ciuman Kyuhyun meminta Sungmin untuk segera pulang yang segera diprotes oleh Sungmin.

 

“Masih ada hal yang harus aku bicarakan dengan pihak club” kata Kyuhyun.

“Aku akan menunggu” kata Sungmin merajuk.

 

“Tidak perlu. Aku tidak lama. I’ll be there before midnight. Promise!” bisik Kyuhyun seraya menggenggam tangan Sungmin dengan lembut.

 

Sungmin memandang Kyuhyun dengan mesra kemudian mendesah.

“Kau selalu bisa membuatku merindukanmu, meski kita belum benar–benar berpisah. Araseo, aku akan menunggumu dirumahku” kata Sungmin akhirnya.

 

Kyuhyun tersenyum. Mengecup kepala Sungmin kemudian beranjak masuk ke dalam club. Sungmin bersiap melangkahkan kakinya saat ia melihat perempuan itu kembali dan menghilang dibalik pintu club. Sungmin mengendikkan bahunya kemudian beranjak pergi.

 

****

 

Kyuhyun menepati janjinya. Kyuhyun menekan bel rumah Sungmin tepat beberapa menit sebelum tengah malam. Sungmin tersenyum dan menyambutnya, melepas rindu yang berteriak untuk dilepaskan. Malam itu mereka tidak banyak bicara. Mengabaikan wine yang menggoda diatas meja. Bibir mereka bertaut, menari bersama gerak tubuh, peluh dan sejuta hasrat yang menunggu untuk dipuaskan. Melupakan dunia. Melupakan realita. Melupakan segala aturan dan norma. Menyambut dunia yang sedang berpihak pada mereka berdua. Mereka yang sedang dipenuhi banyak cinta.

 

Sungmin selalu menyukai saat Kyuhyun sedang menatapnya lekat–lekat. Ia selalu menyukai mata itu. Mata yang selama ini selalu membuatnya tersesat. Seakan menariknya ke dalam. Sungmin menjelajahi wajah Kyuhyun dengan tangannya dan tersenyum. Malam itu berakhir dibalik pintu kamar Sungmin yang tertutup.

 

****

 

Sungmin sedang melangkahkan kakinya menyusuri pertokoan yang berjejer dengan rapi disepanjang jalan. Kakinya terhenti saat mendengar suara seseorang memanggilnya. Sungmin menoleh dan tersenyum melihat Yesung yang sedang berjalan kearahnya. Sungmin memperhatikan Yesung yang sendirian, tanpa Ryeowook yang biasanya selalu mengikutinya.

 

“Hyung sendirian saja? Dimana wookie?” tanya Sungmin.

 

“Dia sedang sibuk,” jawab Yesung. “Umm…mau pergi minum bersama?” ajak Yesung

 

“Araseo” kata Sungmin.

 

Sungmin dan Yesung memasuki sebuah café. Mereka duduk  disudut café dan memesan pada seorang pelayan. Tidak lama pelayan itu datang dengan pesanan mereka, dua cangkir cappuccino dan sepotong cheese cake. Yesung menyesap cappuccinonya, sementara Sungmin menikmati cheese cakenya. Yesung meletakkan cangkirnya dan memandang Sungmin.

 

“Sungminie boleh aku bertanya? tanya Yesung.

 

“Mwo?” kata Sungmin mengangkat kepalanya.

 

“Sudah lama kau kenal dengan Kyuhyun? tanya Yesung.

 

“Hmm…lumayan. Sekitar lima–enam bulan. Kami bertemu diclub saat dia menjadi patner DJ denganmu. Tapi kami pernah bertemu sebelumnya” jawab Sungmin tersenyum.

 

Yesung masih memandang Sungmin.

“Mworago?” tanya Sungmin heran.

 

“Kau bisa menerima dia apa adanya?” tanya Yesung.

 

“Erm…maksud hyung?” Sungmin mengernyit tidak mengerti.

 

“Kau tahu tentang masa lalunya? Tentang hidupnya?” tanya Yesung lagi.

“Owh, tentu saja. Aku ‘kan kekasihnya” jawab Sungmin.

 

“Ke…kekasih katamu?” kata Yesung terkejut.

 

“Yup. Ada yang aneh dengan itu? Dua orang dewasa yang saling tertarik lalu berkomitmen. Tidak ada yang salah, bukan? Mworago?” kata Sungmin heran.

 

Yesung tidak bersuara dan menyesap cappuccinonya perlahan, kemudian kembali memandang Sungmin. Sungmin mengernyit bingung memandang Yesung. “Mworago? Hyung mau bilang Kyuhyun sudah punya tunangan atau married?” kata Sungmin tertawa.

 

Yesung masih tidak bersuara. Terlalu lama. Sungmin mulai gelisah dan panik.

No way! Kyu tidak memiliki pacar baru ‘kan?” kata Sungmin.

 

Yesung meletakkan cangkir cappuccinoya dan menghembuskan nafasnya dengan berat. Ia memandang Sungmin dengan serius. “He’s married Sungmin” kata Yesung.

 

Sungmin terkejut memandang Yesung seakan ia salah bicara.

“Hah?! Married? Hyung pasti bercanda. Bukankah April Mop sudah lama terlewat?” kata Sungmin tertawa tidak percaya.

 

Tawa Sungmin menghilang memandang Yesung yang terlihat serius.

“Katakan hyung sedang mengerjaiku” kata Sungmin berharap.

 

Please Sungmin. Aku kenal kau, dan aku tahu kau orang yang baik. That’s why I’m telling you this, before too late” kata Yesung.

 

Are we talking about the same Kyuhyun? Cho Kyuhyun?” tanya Sungmin masih tidak percaya.

 

“Ne. Kyuhyun’mu. Cho Kyuhyun yang kau kenal selama ini. Kyuhyun yang sejak tadi kau sebut sebagai kekasihmu” jawab Yesung.

 

Sungmin terdiam, berusaha mencerna setiap kata dari Yesung. Berharap Yesung akan tertawa dan mengatakan itu hanya lelucon. Tapi Yesung tetap diam dengan wajah serius. Tidak ada senyum. Tidak ada tawa. Sungmin menelan ludahnya dengan susah payah, berharap ia hanya sedang bermimpi. Ia akan segera bangun dari mimpi buruk ini. Lalu sungmin akan menelepon Kyuhyun dan menertawakan kebodohan ini bersamanya. Tapi ini bukan mimpi, justru terasa sangat nyata. Semua nyata.

 

Yesung masih menunggu reaksi dari Sungmin. Sungmin menarik nafasnya perlahan. Tiba–tiba rasanya ia ingin menangis. Sudut matanya memanas, begitu juga dengan sekujur tubuhnya. Tiba–tiba saja semua memori bergerak dengan cepat. Menyatukan pecahan–pecahan puzzle yang selama ini terpecah. Tentang hubungannya dengan Kyuhyun. Semua keganjilan, pelbagai kebetulan, berputar kembali seperti film yang berputar di kepalanya. Kyuhyun yang sulit dihubungi, telepon yang terputus, perempuan yang tidak ramah, Kyuhyun yang menerima telepon diam–diam dan dengan suara pelan, dan juga termasuk perempuan yang terlihat mondar–mandir di club malam itu.

 

“Ke…kenapa jadi seperti ini? What did I do wrong?” tanya Sungmin lirih.

 

“Itu jawaban yang harus kau dengar sendiri dari Kyuhyun. Aku tidak punya hak untuk itu” jawab Yesung.

 

Sungmin mendengus dan tersenyum miris.

“Bagaimana mungkin hidupku berubah seperti drama hanya dalam hitungan menit? menggelikan” kata Sungmin.

 

Perlahan air mata Sungmin menetes, tanpa bisa ditahan lagi. Yesung terdiam memandang Sungmin yang mulai menangis.

 

t.b.c

10 thoughts on “KyuMin series A : Let me be with you / part 5

  1. ooooh God!
    bahkan ini lebih mengerikan!!
    sungmin bahkan jd selingkuhan sekarang!
    bahkan dr pria yg beristri!
    masih mending kangin baru pacaran!
    dan kenapa kyuhyun sok jadi pahlawan kesiangan
    kalo ternyata dia bahkan lbh menjijikan dr kangin!!
    iiiiih menyebalkan!!
    dan sungmin… selalu jd yg tersakiti! ㅠㅠ

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s