Say it just dream, please! / Part 1

Gambar

Cast             : KyuMin and all Super Junior members

Genre           : Humor

Length          : Chaptered

Warning        : BL. Yaoi. M-preg

Disclaimer     : Story belong to me, tapi KyuMin dan Super Junior bukan milik saya

Summary       : Sungmin hamil?! Tolong katakan itu hanya mimpi! *Bad summary -_-

 

No bash. No copas/plagiarism. Don’t like, don’t read. Don’t be silent reader.

 

 

~Presented by@Min kecil~

 

 

Part 1

 

Kyuhyun berdiri di depan pintu kamarnya memperhatikan kesibukan seluruh personil pagi ini. Siwon dan Kangin sedang berolahraga bersama disudut asrama. Eunhyuk, Donghae dan Leeteuk sedang belajar bahasa inggris dengan Kibum di depan tv. Kyuhyun terkekeh kecil mendengar pelafalan Leeteuk yang selalu salah, Eunhyuk yang sok tahu dan Donghae yang mencatat apapun yang diucapkan oleh Kibum dibuku kecilnya. Pandangan Kyuhyun beralih pada Ryeowook, Sungmin dan Hangeng yang sedang membuat sarapan di dapur. Shindong sedang mengacak–acak kulkas mencari makanannya, yang segera diusir keluar oleh Sungmin dengan kesal. Heechul sedang asyik dengan mengupdate twitternya sejak tadi, dan Yesung sedang bermain dengan ddangkkoma.

 

“Yorobun sarapan sudah siap” teriak Ryeowook.

 

Segera seluruh personil meninggalkan aktivitas mereka dan beranjak ke meja makan. Kyuhyun pun ikut bergabung. Ia menarik kursinya di samping Sungmin dan segera duduk dengan tenang. Tangan Kangin terulur untuk mengambil sarapannya namun Sungmin segera menepisnya. Kangin memegang tangannya seraya meringis kesakitan.

 

“Aissh. Ya, kenapa kau memukul tanganku?” tanya Kangin.

“Hyung ‘kan habis olahraga. Sebaiknya hyung mandi dulu baru sarapan. Siwon juga” jawab Sungmin mengernyit.

 

“Mwo?” kata Siwon sedikit terkejut.

“Aissh. Sarapan dulu baru mandi. Aku sudah lapar” kata Kangin tidak peduli.

 

Kangin mengulurkan tangannya kembali namun segera ditepis kembali oleh Sungmin. Sungmin menarik sarapan bagian Kangin dan Siwon menjauh dari pemiliknya. “Anni. Kalian harus mandi dulu baru boleh sarapan. Bau keringat kalian membuatku mual” kata Sungmin semakin mengernyit.

 

Siwon mencium tubuhnya yang masih berkeringat dan mengernyit. Kangin mencoba mengambil sarapannya dari Sungmin namun pemuda berwajah manis itu masih menolak memberikannya.

“Ya! Ada apa denganmu? Aku hanya mau sarapanku” kata Kangin mulai marah.

 

Leeteuk yang melihat hal itu mencoba untuk membujuk Sungmin.

“Sudahlah Sungminie. Berikan sarapan mereka, mereka sedang lapar” bujuknya.

 

Sungmin menggelengkan kepalanya dan merengut.

“Anni hyung. Sudah kubilang mereka harus mandi dulu baru boleh sarapan. Bau keringat mereka membuatku mual” kata Sungmin bersikeras.

 

“Ya! Kau mau mati?!” kata Kangin seraya berdiri dengan marah.

 

Semua personil terdiam memandang pertengkaran di meja makan mereka. Siwon diam dengan bingung memandang Sungmin. Kangin yang mulai marah dan Leeteuk yang masih mencoba membujuk Sungmin. Sungmin masih bersikeras menolak memberikan sarapan milik Siwon dan Kangin. Kyuhyun meletakan sumpitnya dan memandang Sungmin. Sejak kemarin pemuda manis itu selalu uring–uringan dan moodnya selalu berubah–ubah. Ada yang salah dengan kekasih bunny’nya itu.

 

Bunny” panggil Kyuhyun.

“Mwo?” jawab Sungmin menoleh.

 

“Biarkan saja mereka sarapan dulu. Kasihan mereka sudah lapar sejak tadi” kata kyuhyun ikut membujuk.

 

“Anni. Aku tidak mau. Pokoknya mereka harus mandi dulu. Aku tidak suka bau keringat mereka” kata Sungmin seraya merengut tidak suka.

 

“Ada apa bunny ? Sejak kemarin kau selalu marah–marah. Apa ada sesuatu yang membuatmu marah, eoh?” tanya Kyuhyun.

 

Sungmin terdiam sesaat.

“Anni. Aku hanya tidak suka bau keringat, membuatku mual” jawab Sungmin kemudian, masih merengut tidak suka.

 

Tiba–tiba Sungmin menutup mulutnya dan berlari ke kamar mandi. Kyuhyun terkejut dan segera mengejar Sungmin. Di kamar mandi, Kyuhyun menemukan pemuda manis itu sedang menunduk di wastafel. Kyuhyun segera mendekatinya.

 

“Hoeekk… hoeekk”

 

“Kau tidak apa-apa?” tanya Kyuhyun seraya memijat tengkuk sungmin.

 

Sungmin terus menunduk di wastafel namun tidak ada muntahan yang keluar dari mulutnya sedikit pun. Sungmin mengangkat kepalanya dan menggeleng.

“aku tidak apa-apa. Hanya sedikit mual” jawab Sungmin.

 

Kyuhyun memapah Sungmin dan membawanya ke ruang tengah. Ia mendudukkannya disofa dan kemudian kembali memijat tengkuk Sungmin dengan sedikit cemas. Para personil datang dan berkumpul disekitar Sungmin dengan cemas.

 

“Wookie ambilkan segelas air” kata Leeteuk.

 

Ryeowook segera beranjak ke dapur dan kembali dengan segelas air ditangannya. Sungmin mengambil segelas air yang disodorkan oleh Ryeowook dan meminumnya sedikit. Kyuhyun mengambil gelas itu setelah memastikan Sungmin sudah merasa cukup. Ia meletakkan gelas itu di atas meja dan kemudian kembali memijat tengkuk Sungmin dengan lembut.

 

Siwon memandang Sungmin dan berpikir kalau pemuda manis itu merasa mual karena bau tubuhnya. “Apa keringatku begitu bau?” gumamnya seraya mencium tubuhnya sendiri.

 

“Kau tidak apa-apa?” tanya Kangin seraya memperhatikan Sungmin.

 

Sungmin menggelengkan kepalanya.

“Tapi wajahmu terlihat pucat” kata Kangin.

“Aku baik–baik saja hyung” tukas Sungmin.

 

“Hyung yakin? Wajahmu benar–benar pucat, hyung” kata Ryeowook cemas.

“Aku baik–baik saja wookie. Hanya sedikit mual” tukas Sungmin sekali lagi.

 

“Sudah berapa lama kau merasa mual?” tanya Heechul seraya memperhatikan Sungmin dengan teliti.

 

“Eh… sudah cukup lama, tapi aku baru benar–benar merasakannya seminggu yang lalu” jawab Sungmin berpikir.

 

Heechul diam memandang Sungmin dengan serius.

“Mworago hyung?” tanya Sungmin.

“Kupikir mungkin sebaiknya bawa dia ke rumah sakit” kata Heechul.

 

“Rumah sakit? Aku baik–baik saja” kata Sungmin menolak.

“Kau harus ke rumah sakit. Mungkin saja telah terjadi sesuatu dengan tubuhmu” kata Heechul seraya tersenyum misterius.

 

Leeteuk memandang Heechul dan mengernyit.

“Apa maksudmu Chulie? Jangan sok misterius seperti itu” tanya Leeteuk penasaran.

 

Heechul mengangkat bahunya dan beranjak pergi seraya tersenyum kembali.

“Kupikir Heechul benar. Sebaiknya Sungmin diperiksa, untuk berjaga–jaga” kata Hangeng menyetujui usul Heechul.

 

Leeteuk diam sesaat dan berpikir seraya memandang Sungmin yang masih terdiam menahan rasa mual diperutnya. Kyuhyun memandang Leeteuk dan menganggukkan kepalanya, menandakan bahwa ia setuju dengan usul Heechul.

 

“Araseo. Sungmin akan ke rumah sakit. Aku dan Kyuhyun yang akan menemaninya” kata Leeteuk akhirnya setuju.

 

****

 

Di rumah sakit

 

Dokter mengernyit bingung memandang Sungmin. Ia memeriksa hasil pemeriksaannya berulang kali dan kembali memandang Sungmin dengan bingung. Sementara itu Sungmin, Kyuhyun dan Leeteuk masih menunggu dengan cemas, berharap bukan sesuatu yang buruk yang sedang terjadi pada Sungmin.

 

“Apa yang anda rasakan sungmin sshi?” sang dokter akhirnya bersuara.

“Aku selalu merasa mual dan seperti ada sesuatu di dalam perutku” jawab Sungmin.

 

“Sudah berapa lama anda merasa seperti ini?”

“Kira-kira seminggu”

 

“Apa anda selalu merasa lapar dan emosi tidak stabil? Selalu marah–marah misalnya?”

“Ne” Sungmin menganggukkan kepalanya.

 

Dokter kembali terdiam selama beberapa menit.

“Sebenarnya apa yang terjadi uisanim?” Kyuhyun akhirnya bersuara.

“Apa Sungmin baik–baik saja?” Leeteuk ikut bersuara.

 

Dokter memandang ketiga pemuda itu dan tersenyum.

“Dia baik–baik saja. Tidak ada yang perlu dikhawatirkan” jawabnya.

“Lalu apa yang terjadi? Kenapa aku selalu merasa mual dan tidak tahan dengan bau keringat atau parfum yang menyengat?” tanya Sungmin.

 

Dokter memandang Sungmin dan berkata,

“Sepertinya saya harus mengucapkan selamat untuk anda”

“Selamat untuk apa?” Sungmin mengernyit bingung.

 

“Chukae anda sedang hamil 1 bulan” kata dokter sambil tersenyum yang sukses membuat Leeteuk dan Kyuhyun terkejut mendengarnya.

“Mwo?! Aku hamil? Bagaimana bisa? Aku ‘kan pria” tanya Sungmin bingung.

 

Dokter kembali membaca catatannya.

“Itu tidak mungkin uisanim” kata Kyuhyun tidak percaya.

“Mungkin anda salah?” kata Leeteuk juga tidak percaya.

 

“Saya tidak salah kok. Diagnosis saya benar dan sesuai. Anda bisa melakukan test peck jika anda tidak percaya” kata dokter seraya memberikan sekotak test peck pada Sungmin.

 

Sungmin terdiam. Shock.

“Tapi…bagaimana…?” katanya masih tidak percaya

 

“Saya juga tidak mengerti, ini adalah kasus yang sangat langka. Mungkin ini adalah sebuah keajaiban untuk anda. Atau mungkin dulu anda adalah seorang wanita yang melakukan operasi…” kata dokter seraya memandang Sungmin.

 

“Anniyo. Aku pria sejak lahir” kata Sungmin tegas.

 

Dokter menganggukkan kepalanya dan tersenyum.

“Saya percaya. Kalau begitu jaga baik–baik kehamilan anda. Sekali lagi chukae” katanya sambil menjabat tangan Sungmin.

 

****

 

Seluruh personil menunggu dengan tidak sabar diruang tengah. Sesekali Kyuhyun memandang pintu kamar mandi yang masih belum terbuka. Saat ini Sungmin sedang melakukan pengujian test peck. Jika benar Sungmin hamil, ini akan jadi berita besar. Kyuhyun masih tidak percaya dan merasa bingung, bagaimana Sungmin bisa hamil? Jika Sungmin wanita itu mungkin, tapi Sungmin ‘kan bukan wanita. Apa ini sungguh sebuah keajaiban? Atau sebuah kutukan?

 

Seluruh personil menoleh saat pintu kamar mandi akhirnya terbuka. Kyuhyun mengangkat kepalanya memandang Sungmin yang sedang berjalan mendekat. Ryeowook segera beranjak menghampirinya.

 

“Bagaimana hyung?” tanya Ryeowook penasaran.

“Bagaimana hasilnya? Apa kau sungguh hamil?” tanya Leeteuk.

 

Sungmin memandang seluruh personil yang penasaran dan berhenti pada wajah Kyuhyun. Kemudian ia memberikan test peck ditangannya pada Leeteuk. Leeteuk terkejut melihat dua garis pada test peck.

“OMO. Kau positif hamil” kata Leeteuk tidak percaya.

 

Test peck ditangan Leeteuk segera berpindah tangan. Sungmin duduk disebelah Leeteuk dan menunduk tanpa suara. Kyuhyun mengerjap tidak percaya memandang test peck ditangannya. Kini seluruh personil memandang Sungmin dengan tatapan yang seolah mengatakan, kau pasti bercanda Lee Sungmin.

 

“Ini tidak mungkin. Bagaimana ini bisa terjadi?” tanya Kangin bingung. Sungmin menggelengkan kepalanya tanpa suara.

 

“Ini sebuah keajaiban hyung” kata Siwon.

“Sudah kuduga memang terjadi sesuatu dengan tubuh Minie” kata Heechul terkekeh.

 

Ryeowook duduk di dekat Sungmin dan memandangnya penuh pertanyaan.

“Bagaimana ini bisa terjadi hyung? Dengan siapa?” tanyanya.

 

Sungmin mengangkat kepalanya dan mengernyit bingung.

“Dengan siapa?” katanya.

 

“Kau ‘kan tidak mungkin bisa hamil begitu saja” kata Hangeng

“Katakan Minie” kata Leeteuk yang terdengar seperti sebuah perintah.

 

Sungmin diam berpikir. Beberapa menit kemudian Sungmin menoleh memandang Kyuhyun. Seluruh personil terdiam memandang Kyuhyun. Kyuhyun terkejut menerima semua pandangan itu.

 

“apa itu benar Kyuhyun ah?” tanya Leeteuk pada sang magnae.

“Aku tidak tahu hyung. Ini—“ jawab Kyuhyun bingung

 

Perkataan Kyuhyun terhenti. Seketika ia teringat dengan malam after party sebulan lalu. Terlalu banyak minum wine membuatnya mabuk, dan pagi harinya ia menemukan Sungmin tidur disisinya dengan sisa–sisa mabuk yang menghiasi wajah manisnya dan selimut yang menutupi tubuh telanjang mereka. Tidak perlu diperjelas lagi apa yang telah mereka lakukan semalam. Kyuhyun tersentak dengan ingatannya itu dan segera menunduk dengan malu.

 

“Ini…salahku. Mianhae hyung” kata Kyuhyun.

 

Tidak ada yang bersuara selama beberapa menit. Kyuhyun dan Sungmin menundukkan kepala mereka, takut Leeteuk dan personil lainnya akan marah dengan berita ini. Namun mereka terekejut saat mengangkat kepala mereka. Seluruh personil nampak terlihat senang.

“Sungmin hamil. Ini berarti kita akan punya keponakan” kata Leeteuk senang.

“Kalian tidak marah?” tanya Kyuhyun bingung.

“Kenapa kalian senang?” tanya Sungmin bingung.

 

“Ini berita bagus hyung. Chukae” kata Ryeowook tersenyum seraya memeluk sungmin.

“Mwo? Ehh, gomawo” kata Sungmin dengan bingung.

 

“Kami semua turut merasa senang. Ini jarang terjadi ‘kan?” kata Eunhyuk.

“Tapi kami ‘kan sudah…” kata Kyuhyun masih merasa bingung.

 

“Kalian kan sudah dewasa. Kupikir kami tidak perlu menceramahi kalian lagi, kalian pasti sudah mengerti” kata Heechul terkekeh.

 

“Asyik, kita akan punya keponakan” kata Donghae tersenyum senang dan berpelukan bersama dengan Eunhyuk.

 

Kyuhyun dan Sungmin memandang tidak percaya seluruh personil yang terlihat sangat senang. Mereka bersemangat sekali untuk membuat pesta perayaan. Kyuhyun dan Sungmin saling pandang dan akhirnya tersenyum.

 

“Jadi…aku akan akan menjadi seorang appa?” tanya Kyuhyun.

“Begitulah” jawab Sungmin.

 

“Aku masih tidak percaya” kata Kyuhyun.

“Aku juga” kata Sungmin terkekeh.

 

Kyuhyun menyentuh perut Sungmin dan merabanya perlahan, mencoba merasakan kehadiran makhluk kecil yang berada di dalamnya kemudian ia mengernyit.

“Aku tidak merasakan apapun” katanya.

 

“Pabo. Dia akan terlihat saat usianya sudah memasuki bulan ke 3. Setelah itu kita baru tahu apa jenis kelaminnya” kata Sungmin.

 

Kyuhyun memandang Sungmin dengan heran.

“Apa?” kata Sungmin menyadari pandangan kekasihnya itu.

“Kenapa kau bisa tahu semua itu Bunny ? Jangan–jangan dokter itu benar, dulu kau adalah seorang wanita yang melakukan operasi” kata Kyuhyun.

 

“Pabo” kata Sungmin menjitak sayang kepala Kyuhyun.

 

Kyuhyun tersenyum dan menggenggam tangan Sungmin.

“Apa aku harus minta maaf untuk hal ini?” tanyanya.

“Kurasa tidak perlu. Ini sebuah keajaiban untukku” jawab Sungmin tersenyum senang.

 

“Kau merasa senang dengan kehamilan ini?” tanya Kyuhyun mengernyit heran.

“Sepertinya begitu. Kau harus bertanggung jawab Kyu” jawab Sungmin memandang Kyuhyun dengan serius.

 

“Aku mengerti, aku akan bertanggung jawab” kata Kyuhyun.

“Ytu harus” kata Sungmin terkekeh kecil. Kyuhyun mengecup kepala kekasih bunny-nya dan tersenyum.

 

Di tengah kegembiraan itu tiba-tiba Eunhyuk berkata,

“Hey, aku penasaran. Apa nanti perut Sungmin hyung akan membesar seperti wanita hamil pada umumnya?”

 

Sungmin sedikit terkejut mendengar pertanyaan Eunhyuk. Ia memandang perutnya yang belum membesar dan meraba pelan. “Kita lihat saja nanti” katanya sambil tersenyum.

 

“Tenang saja hyung, kami akan menjagamu dengan baik” kata Ryeowook. Sungmin kembali tersenyum.

 

tbc

16 thoughts on “Say it just dream, please! / Part 1

  1. ini cerita sebelum … yg ada di notes fb eonni kan? *O* #sparklingeyes
    akhirnya bisa baca XDDD

    Sebuah keajaiban Ming hamil😄
    dan seluruh personil Suju gembira😄
    Aku jg XDD

  2. Mingie hamill.. Chukkaee neee..
    siapa lagi atuh pelakunya kalu bukan Pervy Kyu..

    Kyu Hebat deh bisa bikin Ming bunting.. ㅋㅋ
    OppaDeul jg pada bahagia punya ponakan baru..
    pdahal baru tdi baca eFeF yng genre nya Angst.. (Just)
    sekarang baca yng ini jdi ilang galaunya..

  3. ciyeeeeeee sungmin hamil kyuhyun tokcer juga ya baru sekali berbuat mingnya udah isi aja hehehehehe
    chukae buat kyumin😀

  4. aku baru baca ini🙂
    baru nemu soalnya…hehe…
    sambil nyambi-nyambi ngetik TA ku….
    aku suka FF yg based on real life nya mereka c….
    ini ada bbrp chap y?
    udah end kan?
    nti lagi disambi2 bacanya….yg penting dah nemu bacaan bgs ^^

  5. hahaha..lawak bgt pas bagian kyumin bengong, kirain mereka bakal dimarahin semua member, eh, malah semuanya pada girang dapet ponakan xD

  6. hallo!!
    saya reader baru disini!
    dan wow!! gak sengaja bisa nemu wp ini dan seneeeeng banget fic nya banyak banget. ahahaha
    dan sepertinya saya bakalan cuci gudang masteelistnya yaaa..
    dan point pentingnya lagi fic nya rata2 yaoi dan mpreg! huaaaa seneng bangeeet!! hahahaha
    fic ini lucu banget deeh ya SJ bloon2 gimana gitu! hahaha
    and yeaaah, ternyata kyuhyun gak se pervert itu juga yaa.
    ternyata sungmin hamil korban mabuk! hahaha
    brb next chap ^^

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s