Say it just dream, please! / Part 3

Cast               : KyuMin and all Super Junior members

Genre            : Humor

Length           : Chaptered

Warning         : BL. Yaoi. M-preg

Disclaimer     : Story belong to me, tapi KyuMin dan Super Junior bukan milik saya

Summary       : Sungmin hamil?! Tolong katakan itu hanya mimpi! *Bad summary -_-

 

No bash. No copas/plagiarism. Don’t like, don’t read. Don’t be silent reader.

 

 

~Presented by@Min kecil~

 

Previously in part 2

“MWO?! Tapi tadi kau bilang ingin cotton candy?! Aku sudah berusaha keras mencarinya untukmu” kata Kyuhyun kaget.

 

“Gomawo Kyu, tapi aku sudah tidak ingin lagi makan cotton candy. Membuatku mual” kata Sungmin .

 

“Mwo?! Tapi bunny…?!” protes Kyuhyun.

“Aku mengantuk sekali Kyu. Biarkan aku tidur. Annyeoghi jumuseyo” kata Sungmin.

 

Kyuhyun terpaku memandang Sungmin yang kembali tidur dengan lelap. Ia bersusah payah mencari cotton candy diluar dan sekarang Sungmin bilang dia tidak ingin makan cotton candy lagi? itu membuatnya mual? Kyuhyun mendesah dengan kesal. Ia membuka pembungkus cotton candy dan memakannya dengan marah.

 

“100 wonku melayang percuma” kata Kyuhyun mendengus dengan kesal.

 

Part 3

 

Sungmin memandang jam dinding yang sudah menunjukkan jam 11.00 malam kemudian mengusap perutnya yang semakin membesar. Kehamilan Sungmin sudah memasuki bulan ke 6. Sungmin menoleh memandang kekasihnya yang sudah tidur kemudian beranjak turun dari ranjangnya dan mendekati Kyuhyun.

 

“Kyu… Kyu…” panggil Sungmin membangunkan Kyuhyun.

“Hn. Mworago?” kata Kyuhyun terbangun.

 

“Cepat bangun Kyu” kata Sungmin.

“Sekarang apa lagi?” tanya Kyuhyun seraya beranjak bangun dan menguap.

 

“Aku ingin bertemu dengan RAIN” jawab Sungmin

“Mwo? RAIN? Penyanyi itu?” tanya Kyuhyun kaget. Rasa kantuknya segera menghilang.

 

Sungmin menganggukkan kepalanya.

“Aku ingin dia mengelus perutku” jawab Sungmin.

“Mwo? Sekarang?” tanya Kyuhyun.

 

“Sekarang. Bayimu ingin sekali bertemu dengan Rain” jawab Sungmin seraya mengusap perutnya yang membesar.

 

“Omo. Tapi bunny, ini sudah tengah malam. Bagaimana jika orang–orang melihat dan mereka tahu kalau kau sedang hamil?” kata Kyuhyun bingung.

 

“Aku ingin Rain mengelus perutku. Sekarang” kata Sungmin bersikeras.

“Tapi Rain pasti sedang sibuk. Kita tidak bisa bertemu dengannya begitu saja dan memintanya untuk mengelus perutmu yang hamil itu” kata Kyuhyun.

 

“Ini keinginan bayimu. Kau ingin menolaknya? Araseo, kalau begitu biar aku pergi sendiri saja” kata Sungmin merengut.

 

“Kenapa kau selalu mengidam yang aneh–aneh ditengah malam seperti ini sih? Aigoo…” keluh Kyuhyun.

 

“Kau ingin melakukannya untukku tidak?” tanya Sungmin memandang Kyuhyun dengan puppy eyesnya yang begitu menggemaskan.

 

Kyuhyun mendesah. Ia selalu kalah oleh puppy eyes yang menggemaskan itu.

“Araseo. Aku akan melakukannya” jawab Kyuhyun akhirnya.

“Gomawo” kata Sungmin tersenyum dan memeluk Kyuhyun dengan senang.

 

Kyuhyun beranjak turun dari ranjangnya Ia .mengambil kunci mobilnya dan mendesah.

“Orang hamil itu merepotkan,” gerutu Kyuhyun pelan. “Sekarang bagaimana aku bisa bertemu dengan Rain?” kata Kyuhyun bingung.

 

“Palli Kyu” kata Sungmin tidak sabar.

 

Kyuhyun diam sesaat memperhatikan perut Sungmin yang membesar.

“Tunggu sebentar bunny. Kau tidak bisa pergi dengan perut membesar seperti itu. Orang–orang akan tahu” kata Kyuhyun membuat Sungmin memandang perutnya.

 

“Aku punya ide” kata Kyuhyun kemudian sambil tersenyum.

 

—————————-

 

Kyuhyun menghentikan mobilnya di depan sebuah studio musik yang terlihat sepi. Tentu saja terlihat sepi, karena ini sudah jam 12 malam. “Apa kau yakin Rain ada disini?” tanya Kyuhyun ragu.

 

“Ne. Ini studio musik miliknya dan saat ini Rain sedang merekam lagu untuk album barunya. Begitu kata hyungnim” jawab Sungmin yang sedang memandang cermin.

 

“Kau bertemu dengan hyungmin?” tanya Kyuhyun kaget dan menoleh pada Sungmin.

“Anni. Aku menelponnya tadi sore. Tenang saja, tidak ada yang tahu selain kalian” jawab Sungmin.

 

Kyuhyun menghela nafas lega. Sungmin menurunkan cerminnya dan merengut.

“Mworago? Kau tidak ingin bertemu dengan Rain lagi?” tanya Kyuhyun.

 

Sungmin menggelengkan kepalanya seraya masih merengut.

“Kenapa aku harus berpakaian wanita seperti ini?” tanyanya.

 

“Kau bilang ingin bertemu dengan Rain? Kau tidak bisa bertemu dengan keadaanmu yang seperti itu. Jika Rain sadar siapa kau sebenarnya, ini akan jadi masalah besar. Aku tidak mau kehamilanmu menjadi headline Koran pagi besok” kata Kyuhyun menjelaskan.

 

“Aaseo, araseo. Khajja” kata Sungmin mendesah kemudian beranjak turun.

“Tunggu aku bunny” kata Kyuhyun menyusul.

 

“Palli Kyu. Rain ada didalam, aku bisa mendengar suaranya” kata Sungmin.

“Bagaimana bisa kau mendengarnya? Dinding studio musik biasanya ‘kan kedap suara” kata Kyuhyun mengernyit.

 

“Aku tahu ia ada didalam” kata Sungmin terlihat senang. Kyuhyun hanya tersenyum.

 

Kaki mereka terhenti saat seorang pria bertubuh besar menghadang mereka di depan pintu studio. “Kalian dilarang masuk” kata pria itu galak.

 

“Maaf, tapi kami ingin bertemu dengan Rain sebentar saja” kata Kyuhyun.

“Kalian tuli? Aku bilang kalian dilarang masuk. Fans tidak bisa bertemu dengan Rain begitu saja” kata pria itu galak.

 

“Tapi kami bukan fans” kata Kyuhyun.

“Apa kau tidak kenal kami? Kami ini Sup—“ kata Sungmin terpotong.

 

Pria itu mengernyit memperhatikan Kyuhyun yang sedang menutup mulut Sungmin dengan tangannya seraya tersenyum gugup dan Sungmin yang sedang meronta. “Kalian aneh sekali. Apa kalian antis?” tanya pria itu curiga.

 

“Tidak. Kami bukan antis. Kami hanya ingin bertemu dengan Rain sebentar saja” jawab Kyuhyun menggelengkan kepalanya.

 

“Kalian terlihat sangat aneh. Sebaiknya kalian cepat pergi dari sini” usir pria itu.

 

Kyuhyun melepaskan tangannya dan mendekati penjaga itu.

“Pacarku sedang hamil dan ia sangat ingin bertemu dengan Rain. Apa kau tidak melihat perutnya yang gendut itu?” bisik Kyuhyun sedikit berbohong.

 

Pria itu memandang Sungmin dan perutnya yang besar. Ia benar-benar mengira bahwa Sungmin adalah seorang wanita. Sungmin menyentuh perutnya dan merengut memandang pria penjaga itu.

 

“Kau tahu ‘kan bagaimana wanita hamil yang sedang mengidam itu merepotkan? Sebaiknya kau ijinkan kami masuk, atau aku takut ia akan nekat masuk dan mencari Rain sendiri. Hanya sebentar saja, aku janji kami tidak akan membuat keributan” bisik Kyuhyun lagi.

 

“Tapi ini sudah larut malam. Aku tidak bisa mengijinkan kalian masuk seenaknya” kata pria itu menolak seraya mendorong paksa Kyuhyun dan Sungmin keluar.

 

“Tapi…” kata Kyuhyun.

“Aku ingin bertemu dengan Rain. RAIN!” teriak Sungmin keras.

 

“Pergi kalian, pasangan gila” kata pria itu mendorong Sungmin dengan kasar.

“Ya! Hati–hati dia sedang hamil” kata Kyuhyun marah.

 

“Ada apa ini?” tanya sebuah suara.

 

Seketika keributan kecil itu terhenti. Sungmin dan Kyuhyun menoleh memandang seorang pria yang berjalan mendekat. Pria penjaga itu berhenti mendorong dan menundukkan kepalanya.

 

“Rain!!” pekik Sungmin senang.

“Mereka memaksa bertemu dengan anda” kata pria penjaga.

 

Rain menoleh.

“Bukankah kau Kyuhyun?” kata Rain tersadar.

“Maaf sudah membuat keributan sunbaenim, tapi kami ingin bertemu denganmu. Kami butuh bantuanmu” kata Kyuhyun sopan.

 

Rain diam sesaat memperhatikan Kyuhyun.

“Araseo. Masuklah” kata Rain ramah.

“Kamsahamnida” kata Kyuhyun tersenyum lega.

 

Sungmin menjulurkan lidahnya pada pria penjaga itu sebelum mengikuti Rain yang sudah lebih dulu pergi. Pria penjaga itu hanya bisa menunduk dan membiarkan Sungmin dan Kyuhyun masuk. Rain mempersilakan tamu–tamunya masuk ke dalam ruang tunggunya yang mewah dan nyaman.

 

“Silakan duduk” kata Rain mempersilahkan.

 

Kyuhyun dan Sungmin segera menghempaskan tubuh mereka ke sofa yang empuk.

“Maaf sudah menganggumu dan membuat keributan di studio” kata Kyuhyun.

“Maafkan kami” kata Sungmin.

 

“Tidak apa-apa. Aku kenal dengan hyungmu, bagaimana kabar Teuki hyung dan Heechul hyung?” tanya Rain sambil tersenyum ramah.

 

“Mereka baik” jawab Kyuhyun tersenyum.

“Lalu apa yang bisa aku bantu?” tanya Rain.

 

“Sebelumnya, bisakah sunbaenim merahasiakan tentang hal ini? Ini akan jadi masalah besar jika orang–orang sampai tahu” pinta Kyuhyun.

 

“Araseo” jawab Rain setuju.

 

Kyuhyun melirik Sungmin yang tidak sabar dan menggaruk kepalanya dengan bingung. Rain memperhatikan Sungmin sesaat. “Apa gadis ini pacarmu?” tanyanya.

 

Sungmin tersenyum pada Rain. Sementara Kyuhyun terdiam dengan bingung.

“Aku Sun – “ kata Sungmin.

“Dia Sunmi, pacarku” potong Kyuhyun dengan cepat.

 

“Mwo? Sejak kapan namaku…?” kata Sungmin memandang Kyuhyun. “Ahh!!” Ia berteriak tertahan karena Kyuhyun menendang kakinya

 

“Kau diam saja” bisik Kyuhyun pelan di telinga Sungmin.

 

Kyuhyun memandang Rain yang masih menunggu.

“Begini, pacarku ini sedang hamil dan dia sangat ingin bertemu denganmu sunbaenim. Dia sedang mengidam” kata Kyuhyun.

 

“Ahh araseo. Annyeong haseo Sunmi sshi” sapa Rain.

“Annyeong haseo” balas Sungmin tersenyum.

“Apa yang bisa aku lakukan untukmu Sunmi sshi?” tanya Rain ramah.

“Aku ingin sekali kau mengelus perutku. Bisakah kau melakukannya?” pinta Sungmin.

 

Rain memandang perut Sungmin yang gendut dan menganggukkan kepalanya.

“Tentu saja” kata Rain tersenyum ramah kemudian mengelus perut Sungmin yang besar perlahan.

 

“Kamsahamnida” kata Sungmin senang.

 

Setelah Sungmin puas, segera Sungmin dan Kyuhyun pamit pergi. Kyuhyun memandang Sungmin yang terlihat sangat puas. “Apa sekarang kau puas?” tanyanya.

 

“Ne. Gomawo Kyu. Aku puas sekali” jawab Sungmin tersenyum senang. Kyuhyun mendesah namun kemudian ia ikut tersenyum.

 

****

 

Kehamilan Sungmin sudah memasuki bulan ke 8. Perut Sungmin semakin membesar dan menurut pemeriksaan calon anaknya adalah perempuan. Malam itu seluruh personil sedang berkumpul diruang tengah. Bermain games, mengobrol dengan santai atau sekedar membaca buku. Kyuhyun menghempaskan tubuhnya di sofa dan menghela nafas dengan lelah.

 

“Kenapa menghela nafas begitu?” tanya Leeteuk heran.

“Orang hamil itu merepotkan. Sungmin hyung selalu mengidam macam–macam” jawab Kyuhyun.

 

“Itu ‘kan keinginan bayimu” kata Leeteuk.

 

“Araseo. Tapi coba hyung bayangkan, aku harus mencari cotton candy yang besar untuknya larut malam. Beruntung akhirnya aku bisa mendapatkannya. Aku terpaksa membelinya seharga 100 won dari seorang gadis licik yang sedang menunggu bus. Tapi setelah aku berhasil mendapatkannya dia malah bilang tidak mau cotton candy lagi dan tidur,” gerutu Kyuhyun.

 

“Dan aku harus berusaha keras untuk bisa bertemu dengan Rain ditengah malam, karena Sungmin hyung ingin dia mengelus perutnya” kata Kyuhyun lagi.

 

“Tapi pada akhirnya kau bisa bertemu dengan Rain ‘kan?” kata Leeteuk.

“Memang sih. Tapi kami hampir diusir karena disangka antis oleh bodyguardnya, beruntung Rain segera muncul. Aigoo, aku tidak tahan lagi” kata Kyuhyun mendesah lelah.

 

“Bersabarlah Kyu.  Demi anakmu. Keponakanku” kata Leeteuk tersenyum membuat Kyuhyun semakin mendesah.

 

“Tapi idemu tentang penyamaran Sungmin pintar juga. Sunmi? Itu nama yang bagus. Kekeke” kata Heechul terkekeh.

 

“Aissh…aku terpaksa berbohong. Aku tidak mau kehamilan Sungmin hyung menjadi headline di koran dan internet. Aku tidak ingin Sungmin hyung mendapatkan masalah” kata Kyuhyun.

 

Saat itu Sungmin muncul dan duduk disebelah Kyuhyun.

“Kyu” panggil Sungmin dengan manis.

 

Kyuhyun mengangkat kepalanya dan mengernyit memandang barang–barang yang dibawa oleh Sungmin. Peralatan kosmetik, kostum, wig rambut panjang dan beberapa cd lagu.

“Untuk apa semua itu?” tanya Kyuhyun.

“Untukmu” jawab Sungmin.

 

“Untukku?” kata Kyuhyun tidak mengerti “Tunggu sebentar. Kau sedang mengidam lagi?” tanya Kyuhyun menebak.

 

Sungmin tersenyum seraya menganggukkan kepalanya. Kyuhyun mendesah.

“Sekarang apa lagi?” tanya Kyuhyun.

 

“Aku ingin sekali melihatmu menari ala girlband dengan kostum dan wig ini” jawab Sungmin seraya mengangkat kostum dan wig ditangannya.   

 

“Mwo? Aku tidak mau” kata Kyuhyun menolak.

“Ayolah Kyu. Ini keinginan bayimu” kata Sungmin membujuk.

 

“Tidak mau. Kenapa tidak Heechul hyung saja? Dia lebih pandai dalam hal ini” kata Kyuhyun tetap menolak.

 

“Aku sudah bosan melihat Heechul hyung menari girlband. Aku ingin sekali melihatmu menari, seperti saat kau menari lagu gee saat sushow 2 kemarin. Ayolah Kyu” kata Sungmin merajuk.

 

Seluruh personil menahan tawa mereka dan menggoda Kyuhyun.

“Aissh… tidak mau. Aku tidak bisa menari ala girlband” kata Kyuhyun masih terus menolak.

“Ayolah Kyu. Aku sedang mengidam saat ini. Bayi ini ingin melihatmu menari ala girlband. Please!!” rajuk Sungmin memandang Kyuhyun dengan puppy eyesnya.

 

Kyuhyun terdiam sesaat seraya memalingkan wajahnya. Berusaha keras untuk tidak kalah dari puppy eyes yang begitu menggemaskan itu.

 

“Tidak mau. Aku tidak mau melakukannya. Aku sudah tidak tahan lagi dengan semua permintaanmu yang merepotkan itu. Melakukan bugee jumping hingga 10 kali. Membeli cotton candy ditengah malam. Tapi kau menolaknya setelah aku berusaha keras mendapatkannya. Kau bilang tidak mau cotton candy lagi. 100 won milikku melayang percuma untuk cotton candy sialan itu. Diusir dan dikira antis saat kau ingin bertemu dengan Rain. Aku terpaksa berbohong agar Rain mau mengelus perutmu yang gendut itu. Dan sekarang kau ingin aku menari ala girlband? Tidak mau!! Aku bukan Heechul hyung. Kau yang hamil kenapa aku yang repot sih? Apa kau sedang mempermainkanku? Rasanya aku hampir mati!” protes Kyuhyun setengah berteriak.

 

Plettak!!

Sebuah jitakan mendarat mulus dikepala Kyuhyun.

“Aissh. Kenapa hyung memukulku?” tanya Kyuhyun meringis kesakitan.

“Kau mengatakan apa saja tadi? Pabo! Karena siapa Sungmin jadi seperti ini?” omel Heechul.

 

“Aissh…aku hanya bilang tidak mau menari girlband. Kenapa bukan hyung saja yang menari? Hyung kan lebih pandai dalam hal ini” kata Kyuhyun sedikit merengut.

 

Plettak!!

“Kenapa memukulku lagi? Aissh…sakit sekali” kata Kyuhyun meringis kesakitan.

“Protesmu tadi itu lebih panjang dari sekedar tidak mau menari girlband. Sungmin maunya kau yang menari, bukan aku” kata Heechul kesal.

 

“Seharusnya kau tidak boleh berkata seperti itu Kyu. Sungmin hyung ‘kan sedang hamil. Wajar jika dia mengidam” kata Donghae.

 

“Tapi kenapa harus selalu aku yang jadi korbannya? Kenapa bukan kalian?” kata Kyuhyun menggerutu.

 

“Itu ‘kan bayimu. Wajar ‘kan jika dia minta pertanggung jawaban darimu” kata Leeteuk.

“Lihat ulahmu Kyu. Sungmin hyung jadi sedih” kata Ryeowook seraya merangkul bahu Sungmin.

 

Kyuhyun menoleh memandang Sungmin yang sedang menunduk tanpa suara.

“Kau membuat Sungmin hyung menangis. Tidak bertanggung jawab” kata Eunhyuk mencibir.

 

Kyuhyun tersentak dan segera mendekati Sungmin.

“Kau tidak apa-apa?” tanyanya.

 

Sungmin menggelengkan kepalanya masih tanpa suara.

“Maafkan aku. Aku tidak bermaksud menyakitimu” kata Kyuhyun meminta maaf.

 

Sungmin kembali menggelengkan kepalanya.

“Sku yang harusnya meminta maaf. Maaf sudah merepotkanmu Kyu. Aku hanya menyampaikan keinginan bayi ini. Bayi ini ingin lebih dekat denganmu. Mianhae Kyu hiks…” kata Sungmin menangis seraya menyentuh perutnya yang besar.

 

Kyuhyun mendesah merasa bersalah pada Sungmin. Ia mengulurkan tangannya menyentuh perut Sungmin dengan lembut. “Araseo, aku akan melakukannya. Aku harus bertanggung jawab ‘kan?” kata Kyuhyun

 

“Jinjja?” tanya Sungmin mengangkat kepalanya memandang Kyuhyun.

“Ne, keure” jawab Kyuhyun tersenyum.

 

“Bagus. Cepat ganti bajumu Kyu dan aku akan mendandanimu” kata Sungmin senang seraya memberikan kostum ditangannya pada Kyuhyun.

 

Kyuhyun mengernyit memandang wajah Sungmin yang berubah ceria dengan cepat.

“Kau tidak menangis. Kau membohongiku?” tanya Kyuhyun.

“Aku menangis kok” jawab Sungmin santai.

 

“Mana ada orang yang menangis lalu berubah ceria dengan cepat seperti itu?” kata Kyuhyun mengernyit.

 

“Disini ada” kata Sungmin masih dengan nada santai yang sama.

 

“Itu pasti air mata palsu” kata Kyuhyun yakin.

“Sudahlah. Cepat ganti bajumu” kata Sungmin mendorong Kyuhyun pergi.

 

Dengan terpaksa Kyuhyun segera mengganti pakaiannya dengan kostum girlband pemberian Sungmin dan membiarkan Sungmin mendandaninya. Sungmin memakaikan wig dikepala Kyuhyun dan tersenyum puas.

 

“Kau cantik Kyu. Hahaha…” goda Eunhyuk dan Donghae tertawa.

“Aissh. Diam kalian” kata Kyuhyun kesal.

 

“Sekarang menarilah untukku Kyu” pinta Sungmin.

“Tapi…kenapa dandannya menor seperti ini?” tanya Kyuhyun seraya memandang cermin.

“Kau terlihat cantik kok” kata Sungmin menahan senyumnya.

 

Sungmin menekan tombol play, tidak lama lagu gee terdengar mengalun.

“Ayo menari Kyu. Kau tidak lupa gerakannya ‘kan? Apa perlu aku ajarkan?” goda Heechul

“Menarilah Kyu. bayimu ingin sekali melihatnya” kata Sungmin seraya mengusap perutnya.

 

“Dia ‘kan belum lahir” gerutu Kyuhyun membuat Sungmin merengut.

“Aissh. Araseo, araseo” kata Kyuhyun.

 

Dengan malu Kyuhyun mulai menari. Heechul dan personil lainnya tertawa dan terus menggoda kyuhyun, membuat Kyuhyun semakin malu. Sungmin tersenyum dan bertepuk tangan dengan senang saat Kyuhyun mengakhiri aksinya.

 

“Kau sudah puas?” tanya Kyuhyun seraya melepas wignya.

 

Sungmin menganggukkan kepalanya.

“Kalau bukan karena kau sedang hamil, aku tidak akan mau melakukannya” kata Kyuhyun menggerutu.

 

“Araseo. Cheongmal gomawo nae Kyu. Anak kita pasti sangat senang sekarang” kata Sungmin tersenyum senang seraya mengusap perutnya.

 

Kyuhyun menghela nafasnya dan mengusap perut Sungmin dengan lembut.

“Ya. Cepatlah lahir, agar eomma’mu tidak mengidam yang macam–macam lagi” kata Kyuhyun membuat Sungmin tertawa.

 

Tbc

11 thoughts on “Say it just dream, please! / Part 3

  1. Perut dielus Rain?
    Kwaahh!! Aku juga mau ketemu Rain *O*
    Kemarin baru aja nonton R2B atau Soar into the sun, and aku suka banget😀 hyaaa XDD Rain keren di sanaa~~ tapi tetap Super Junior yang terbaik :3

    Bbrp minggu yg lalu aku nonton dulu Kyu didandani jd cewe. Baca ini inget itu. Kyu memang cantik XDDD nyehehehe XDDD

  2. ngidamnya sungmin bnr2 aneh nih ada aja yg buat kyu sengsara wkwkwkwkwkwkwkwk
    yg sabar aja kyu bntar lagi juga babynya lahir itukan juga anak mu
    semangattttttttt😀

  3. hahaha beneran deh ya prihatin liat kyuhyun!
    iba banget!! hahaha
    tapi kocak! hahahaha
    ini anaknya beneran bakalan jd biang kerok kayaknya ya.
    yaiyalah ya.. bapakna evil anaknya jg pasti gak jauh beda. haahah
    brb next chap!! ^^

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s