Rainbow Vein / page 3

Gambar

Pairing : KyuMin / HaeMin / HaeHyuk || Genre : Drama || Length : Chaptered (maybe) || Warning : Boys love, shounen-ai, OOC!Kyu, cerita yang mungkin membosankan || Disclaimer : Story belong to me, KyuMin belong to each other || Summary : Aku dan Kyuhyun saling bergantung karena kehidupan, karena takut berpisah, takut dikhianati, takut ditelantarkan. Kyuhyun sama sekali tidak pernah melepaskan genggaman tangan kami. Selalu bersama. Seperti selalu.

 

*sebelumnya sudah aku peringatkan, dalam ff ini karakter Kyuhyun sangat Out Of Character! Aku sengaja membuat Kyuhyun dengan karakter seperti ini untuk keperluan cerita. Yang tidak suka lebih baik menyingkir ajj, nggak usah baca.

 

 

No bash, no copas / plagiarism. Don’t like, don’t read. Don’t’ be silent reader.

 

 

~Presented by@Min kecil~

page 3

 

Hari ini toko roti mereka tidak terlalu ramai. Dan untuk menghabiskan waktu kosong saat pelanggan tidak ada, Sungmin mengajari Kyuhyun bahasa inggris. Karena otak Kyuhyun yang berbeda dari mereka yang normal maka Sungmin harus berusaha menjelaskan semudah mungkin, dan dengan sesabar mungkin. Kyuhyun menulis di buku tulisnya apa yang diucapkan oleh Sungmin, lalu mencoba untuk membacanya.

 

She… is… a school girl. She is a school girl.” Kyuhyun membacanya sambil terbata-bata lalu mengulanginya kembali.

 

“Benar. Kau pintar, Kyu.” Puji Sungmin tersenyum sambil membelai kepala Kyuhyun. Kyuhyun hanya tersenyum lebar.

 

Sungmin menoleh ketika lonceng kecil di pintu berdenting menandakan bahwa ada pelanggan yang datang. Setelah menyuruh Kyuhyun untuk menyalin kalimat-kalimat sederhana dan mudah dalam bahasa inggris yang telah ia tulis sebelumnya, Sungmin beranjak pergi untuk melayani sang pelanggan. Kyuhyun yang duduk di kursi di belakang meja etalase melakukan seperti yang diperintahkan oleh Sungmin. Ia menyalin semua kalimat-kalimat itu di buku tulisnya lalu mencoba untuk membacanya dengan pelan. Terkadang ia berhenti dan mengernyit bingung ketika ia tidak mengerti bagaimana caranya membaca kalimat itu.

 

This… is… eum, this… is… dok? Do…?” Kyuhyun memiringkan kepalanya dan mengernyit bingung. “Apa ini? Aissh, bagaimana membacanya?”

 

Kyuhyun mengangkat kepalanya dan memperhatikan Sungmin yang sedang melayani pelanggan. Bel di pintu kembali berdenting. Beberapa pelanggan lain mulai berdatangan. Maka Kyuhyun berdiri dari kursinya dan beranjak untuk membantu Sungmin melayani pelanggan-pelanggan itu. Seorang wanita paruh baya datang dan bertanya pada Kyuhyun,

 

“Halo Kyuhyun. Hari ini kau yang menjaga toko? Dimana ibumu?”

 

“Eomma sedang pergi. Jadi aku dan Sungminie yang menjaga toko hari ini.” Jawab Kyuhyun dengan cara bicaranya yang aneh dan seperti anak kecil itu.

 

“Sungminie? Siapa itu?” wanita itu sedikit mengeryit saat mendengar nama yang asing di telinganya.

 

Kyuhyun tersenyum lebar. Lalu sambil menunjuk Sungmin yang sedang melayani pelanggan yang sedang membayar, ia berkata, “Itu Sungminie. Dia yang mengantarkanku pulang ketika aku tersesat di Seoul. Sekarang dia tinggal bersamaku dan eomma. Sungminie sangat baik dan lembut, seperti warna pink.”

 

Wanita itu menoleh dan memperhatikan Sungmin selama beberapa lama. Kemudian ia tersenyum kecil.

“Pemuda yang manis.” Komentarnya.

 

“Benar ‘kan? Sungminie sangat manis!” ujar Kyuhyun dengan senang.

 

Wanita itu hanya terkekeh kecil.

“Baiklah. Bisakah aku membeli dua roti cokelat?” tanyanya seraya memandang Kyuhyun.

 

“ah, dua roti cokelat. Tunggu sebentar.” Lalu Kyuhyun beranjak pergi, menelusuri rak-rak dengan keranjang-keranjang yang berisi roti-roti. Ia menggumam pelan, membaca setiap label pada keranjang-keranjang itu. Hingga akhirnya ia menemukan keranjang dengan label ‘roti cokelat’.

 

Kyuhyun mengambil dua roti dari keranjang itu, memasukannya ke dalam kantung plastik, lalu kembali pada si wanita yang sedang menunggu dengan sabar. “Ini rotinya. Dua roti cokelat.” kata Kyuhyun.

 

Wanita itu tersenyum lalu segera membayar pada Kyuhyun.

“Terima kasih, Kyuhyun.” katanya.

 

Kyuhyun tersenyum. Lalu membungkukkan kepalanya dengan sopan, seperti yang selalu diajarkan oleh ibunya setiap kali seorang pelanggan telah membeli roti di toko mereka, dan berkata, “Terima kasih sudah membeli di toko kami. Semoga hari anda menyenangkan.”

 

Wanita paruh baya itu terkekeh kecil, merasa sedikit takjub. Lalu ia membelai kepala Kyuhyun sambil berujar, “Anak yang pintar.”

 

Kyuhyun melambaikan tangannya seperti seorang anak kecil yang sedang merasa senang ketika wanita itu beranjak pergi. Sementara Sungmin yang melihat hal itu hanya tersenyum. Setelah pelanggan terakhir pergi Sungmin melihat jam di dinding. Waktu makan malam hampir tiba.

 

“Ini sudah hampir waktunya makan malam. Ayo kita tutup toko dan pulang, Kyu. Ibumu juga pasti sebentar lagi akan pulang.” Sungmin berkata pada Kyuhyun yang telah kembali duduk di kursi di belakang meja etalase.

 

“Aku mau makan nasi kari.” Ujar Kyuhyun yang mulai merasa lapar.

 

“Ya, baiklah. Aku akan membuat nasi kari jika kau mau merapikan barang-barangmu, dan memasukkannya ke dalam tasmu. Lalu bantu aku membersihkan toko sebelum kita pulang. Bagaimana?” timpal Sungmin.

 

Kyuhyun menganggukkan kepalanya. Ia segera merapikan crayon, buku gambar dan buku tulisnya, juga pensilnya, lalu memasukkan semua barang itu kembali ke dalam tas ransel biru miliknya, sementara Sungmin hanya memperhatikan sambil tersenyum kecil. Tepat saat Sungmin akan menutup toko, seorang penjual barang datang mengenakan pakaian serba hitam. Di toko itu juga di jual lusinan permen berbagai jenis, juga biskuit-biskuit, yang berderet rapi di etalase kaca. Si penjual barang itu bertanya pada Sungmin, apakah toko ini masih membutuhkan biscuit lagi?

 

“Maaf, tapi kami tidak membutuhkan biskuit lagi.” jawab Sungmin. Kyuhyun hanya memperhatikan dari kursi di belakang meja etalase.

 

“Apa kau yakin? Kau tak ingin membicarakannya dengan pemilik toko ini?” si pedagang bertanya lagi.

 

“Kami sudah membicarakannya sebelumnya,” kata Sungmin. “Dan aku yakin bibi Cho, pemilik toko ini, bilang bahwa ia tidak membutuhkan biskuit lagi.”

 

“Baiklah.” Kata si pedagang akhirnya.

 

Sungmin menepuk punggung si pedagang ketika dia beranjak pergi. Tangannya yang berlumuran tepung meninggalkan bekas telapak tangan putih di pakaian hitam si pedagang. Ia mengawasi saat si pedagang meninggalkan toko. Kemudian ia membuka pintu dan berdiri di teras, melihatnya menghilang di keramaian jalan.

 

“Selamat tinggal.” Kata Sungmin seraya melambaikan tangannya. Kemudian ia kembali masuk ke dalam toko.

 

Lonceng kecil di atas pintu berdenting kembali ketika Sungmin membuka pintunya. Kyuhyun melompat dari kursi dan menghampiri Sungmin. “Sungminie, kau meninggalkan bekas telapak tangan putih di punggungnya.” Kata Kyuhyun.

 

“Aku tahu,” kata Sungmin sambil tersenyum kecil. “Dan aku tak akan pernah melupakan kegembiraanku saat melakukannya tadi.”

 

Kyuhyun tertawa dan memeluk pemuda manis itu seakan mendengar sebuah berita gembira. Sungmin ikut tertawa dan memeluk Kyuhyun dengan erat. Saat melepaskan pelukannya, ia mencium pipi Kyuhyun dan tersenyum.

 

~+~+~+~

 

Kyuhyun mengayuh sepedanya dengan santai, menyusuri jalan pulang menuju rumahnya yang hangat. Sungmin duduk di kursi belakang, merangkul pinggangnya dan berdendang. Kali ini Sungmin yang berdendang sepanjang perjalan pulang mereka. Ia mendongak memandang langit senja yang nampak indah dan terasa hangat. Dan saat ia menoleh memandang Kyuhyun di depannya, ia tersenyum.

 

Ketika tiba di persimpangan jalan tiba-tiba Kyuhyun berhenti. Sungmin pun berhenti berdendang.

“Kenapa berhenti?” tanya Sungmin heran.

 

“Sungminie, apakah kau ingin berjalan-jalan ke pantai? Hanya sebentar.” Tanya Kyuhyun, menoleh pada Sungmin.

 

Sungmin berpikir sesaat. Mereka masih memiliki setengah jam sebelum waktu makan malam tiba. Dan itu artinya setengah jam lagi bersama Kyuhyun dan beberapa jam lagi untuk pulang. “Baiklah.” Katanya setuju.

 

Kyuhyun tersenyum lalu kembali mengayuh sepedanya, berbelok menuju pantai. Sungmin mengerjap sesaat ketika mereka tiba di pantai. Setelah meninggalkan sepeda mereka di tepi pantai, Kyuhyun dan Sungmin berjalan menyusuri pantai. Di musim panas pasir pantai itu berwarna kuning dan airnya berwarna biru. Hari ini pasirnya tidak begitu kuning tapi tetap cerah, dan airnya tidak biru tapi ombaknya tetap memecah dan menimbulkan buih putih. Tercium aroma garam dan rumput laut.

 

Lalu tiba-tiba turun hujan. Hujan yang deras di musim panas. Tapi mereka terus berjalan seakan tak menyadari turunnya hujan. Bahkan Sungmin nampak menikmatinya. “Sungminie! Hujan!” teriak Kyuhyun terpesona oleh perubahan udara, ringan dan mengeluarkan aroma besi yang aneh.

 

“Jangan pedulikan hujannya.” Kata Sungmin. Ia mendongakkan wajahnya dan menyambut air hujan dengan mulutnya.

 

Kyuhyun melakukan hal yang sama, lalu mereka tertawa. Sungmin meraih tangan Kyuhyun dan mereka berjalan di tengah hujan dengan kepala menengadah, sementara orang-orang di sekitar mereka berlarian mencari tempat untuk berteduh. Meski telah basah kuyup tapi Sungmin tidak merasa dingin. Baginya, air hujan justru terasa hangat seperti selembar selimut.

 

~+~+~+~

 

Kyuhyun dan Sungmin tiba di rumah dengan pakaian, sepatu, dan kaus kaki yang basah. Melihat hal itu ibu Kyuhyun langsung menghampiri sambil membawa dua handuk kering. Ia memberikan salah satu handuk kering itu pada Sungmin, lalu berdiri di samping Kyuhyun.

 

“Lihat putramu itu, bibi,” kata Sungmin. “Basah kuyup dari kepala hingga kaki.”

 

Ibu Kyuhyun tersenyum dan menggosokkan handuk kering di kepala putranya.

“Kami tadi berjalan-jalan di pantai, tapi tiba-tiba hujan turun.” kata Kyuhyun memberitahu ibunya.

 

“Kalian seperti tikus tenggelam,” kata ibu Kyuhyun.

 

“Berapa banyak tikus yang eomma kenal yang mengumpulkan kerang?” tanya Kyuhyun seraya menunjukkan kerang-kerang di dalam ransel biru miliknya yang basah. Lalu ia menumpahkan kerang-kerang itu di atas meja dapur.

 

Ibu Kyuhyun tersenyum lagi.

“Wah, terima kasih. Sekarang kita punya banyak persediaan kerang.” Katanya. Sungmin dan Kyuhyun tertawa.

 

Kemudian Sungmin dan Kyuhyun beranjak ke kamar untuk berganti baju dengan yang lebih kering, sementara ibu Kyuhyun membuat dua cangkir cokelat hangat untuk mereka. Ia meletakkan dua cangkir itu di atas meja makan, lalu mulai mengumpulkan kerang-kerang hasil buruan Kyuhyun dan Sungmin di meja dapur. Dua pemuda itu muncul ketika ibu Kyuhyun baru saja menyimpan kerang-kerang itu di dalam kulkas. Ia beranjak keluar dari dapur dan bergabung dengan dua pemuda itu di meja maka, tersenyum mendengarkan cerita-cerita mereka.

 

Sungmin tampak bahagia ketika ia menceritakan tentang si pedagang berpakaian hitam yang punggungnya ia kotori dengan bekas telapak tangan bertepung. Kyuhyun dan ibunya tertawa terpingkal-pingkal mendengarnya. Sementara dua orang itu sedang tertawa, Sungmin terdiam memandang mereka selama beberapa lama. Entah bagaimana, ia merasa…inilah rumahnya. Tapi bolehkah ia berharap seperti itu? Bolehkah ia berharap untuk selalu di sini dan bersama Kyuhyun? Lebih lama lagi. Ia ingin berada di sini lebih lama lagi. Ia ingin bersama Kyuhyun lebih lama lagi.

 

~+~+~+~

 

Gedung kantor itu nampak mulai sepi. Satu persatu para karyawan telah beranjak pulang. Di ruangan kerjanya Eunhyuk sedang merapikan barang-barangnya dan bersiap untuk pulang. Ia meraih tas dan jasnya yang tersampir di punggung kursinya, lalu beranjak keluar ruangan sambil menggenggam kunci mobilnya. Ia berjalan menyurusi lorong menuju lift dengan kepala yang berdenyut-denyut. Hari ini rasanya sangat melelahkan. Masalah tentang kakaknya yang kabur dan Donghae membuatnya sulit berkonsentrasi. Kini yang ia inginkan adalah pulang dan tidur, berusaha melupakan semua masalah sialan itu.

 

Tapi ketika Donghae meneleponnya dan mengajaknya untuk pergi makan malam bersama, sejenak Eunhyuk melupakan segalanya. Suara Donghae membuatnya lupa pada kepalanya yang berdenyut-denyut, lupa pada niatnya untuk segera pulang dan bergelung di bawah selimut yang nyaman. Selama beberapa menit ia berpikir. Ia ingin menolak, tapi bibirnya justru mengatakan ya, sebuah jawaban yang tidak sinkron dengan otaknya.

 

Dan kini Eunhyuk menemukan dirinya sedang mengendarai mobilnya menuju restoran La Chatta tempat Donghae telah menunggunya. Ia mengendarai mobilnya sambil berpikir, kenapa otak dan hatinya tidak pernah memberikan jawaban yang sinkron? Kenapa ia tidak bisa menolak Donghae dan membiarkan pemuda itu terus berada disampingnya, sementara kenyataannya Donghae adalah tunangan kakaknya? Kenyataan yang selalu membuatnya merasa nyeri.

 

“Ya, Tuhan. Jika seperti ini terus aku bisa gila.” Kata Eunhyuk mendesah frustasi.

 

Eunhyuk menghentikan mobilnya di depan restoran. Setelah memarkir mobilnya ia beranjak turun dan melangkah masuk ke dalam restoran yang nampak ramai. Donghae sedang menerima telepon ketika Eunhyuk datang. Eunhyuk menarik kursi di seberang Donghae dan duduk, menunggu pemuda itu selesai dengan teleponnya. Ia memperhatikan Donghae dan menjadi penasaran. Dari pembicaraan Donghae ia berusaha menebak-nebak, siapa yang sedang berbicara di ujung telepon itu? Mungkinkah itu sekertaris Kangin yang diperintahkan Donghae untuk mencari Sungmin? Apakah dia sudah menemukan kakaknya yang manis itu?

 

“Kau mengirim sekertaris Kangin untuk mencari Sungmin hyung, kan? Apakah telepon itu dari sekertaris Kangin?” Eunhyuk bertanya ketika Donghae telah selesai menelepon.

 

Donghae meletakkan ponselnya di atas meja, lalu memandang Eunhyuk yang nampak penasaran.

“Ya, itu tadi sekertaris Kangin.” Jawabnya.

 

“Lalu? Apakah dia sudah menemukan Sungmin hyung?” tanya Eunhyuk lagi.

 

Donghae terdiam selama beberapa lama, membuat Eunhyuk merasa sangat penasaran.

“Belum,” jawabnya, membuat Eunhyuk tanpa sadar menghembuskan napas lega. “Tapi dia pasti akan segera menemukannya.”

 

Segera. Bagi Eunhyuk kalimat itu bagaikan bom waktu yang tidak tahu kapan akan meledaknya. Bisa saja itu besok, besok lusa, minggu depan, atau bahkan bulan depan. Tapi segera, itu artinya cepat atau lambat. Tanpa sadar Eunhyuk mendesah pelan.

 

Malam itu Eunhyuk berusaha menikmati makan malamnya bersama Donghae. Sejenak kembali ke masa lalu dan melupakan kenyataan bahwa Donghae adalah tunangan kakaknya. Donghae masih nampak sama seperti dulu, masih menyenangkan dan penuh humor. Lembut dan penuh perhatian. Yang berbeda hanyalah ketika Donghae tersenyum dan tertawa, Eunhyuk menemukan tidak ada dirinya di dalam mata itu. Padahal ia duduk di depannya, tapi mata itu seolah-olah sedang menatap orang lain. Dan ia tahu orang lain itu adalah Sungmin, kakaknya yang manis.

 

Eunhyuk memalingkan pandangannya dan mendesah pelan. Ya Tuhan, jika seperti ini terus kelak ia bisa membenci kakaknya sendiri.

 

Tbc

44 thoughts on “Rainbow Vein / page 3

  1. Ya ini seperti bom waktu yg bisa meledak kapan saja…kasian hyuk juga dan jgn sampai dia membenci kakaknya sendiri
    mulai berpikir kalo ntar sungmin ditemukan…gmn sama kyumin.?? Kangin yg keras apa bisa menerima keadaan kyuhyun.??
    Memikirkannya jd khawatir sendiri
    next author-nim..ditunggu^^

  2. Moment KyuMin-a aq selalu suka. Hahaha.. Lucu, dan manis.
    Tpi konflik buat Hyuk agak2 gmn gitu.. Soal-a Hae yg ngejar Umin.. Kasihan Hyuk..

  3. Kyaaaaaaaa kak min finally Ini dilanjutkan kembali huhuhu /cries ;;~~~;;
    Aku senang, sepertinya kyuhyun mulai terbiasa dengan Sungmin… u know that what I mean lah kak kkkkk~
    Makin penasaran, dan sepertinya yg tukang jualan yg nawarin ke Sungmin itu orang suruhan donghae kah? Apa bukan? Aku menanti chap selanjutnya kak, semangay yaa °\(^▿^)/°

  4. Aahhh~
    KyuMin ga tau knp d chap ini msh kaya’ brotheship author unni ..
    Gmn nnti klo Hae udh nemuin Ming ? Giman ama Kyu nya ?? Mreka udh kliatan dkett bget . .u.u
    jgan jdi Angst ne author unni . .u.u

  5. Akhirnya update,kkkkk…….
    Wahhhh,kisah KyuMin semakin manisssss……
    Gambar image-nya juga sangat mendukung untuk karakter Kyu yg polos dan innocent…….
    Juga kesan imut pada Kyuhyun yang tidak hilang…….
    Cerita ini akan panjang,mengingat konflik-nya baru dimulai……

    Semangat………

  6. Eunhyuk suka sama Donghae, tapi Donghae tunangan sungmin o.O
    Udah, sungmin tinggal sama kyuhyun aja terus, biar Eunhyuk sama Donghae n_n
    Lanjut ya~
    Ganbatte!

  7. Suka bgt baca pas kyu sama2 Min ketawa2, mereka bahagia bgt ya tp klo inget Min itu udh punya tunangan dan sedang melarikan diri jd bikin was2.. Gmn nanti klo dia ditemukan sm kangin trs dipaksa pulang,,kyu jg nanti gmn tanpa Sungminienya..:(
    Hyuk jg kasian disni..

    Btw gumawo udh update Min kecil🙂
    Oya Mr. Perfect sm chikita Kuta kpn dilanjut???^^

  8. Seneng bgt nih kyumin makin hari makin akrab… gatau deh harus gmn ngebayangin mereka bakalan kepisaahhhh;;;; kurang panjangs nih eonnnnn huhuhu tp ttp kerennn

  9. Aihhhh mereka unyu banget sih xD . Suka lihat sifat Kyu yang seperti anak2 aaaah manisnya mereka. waaaah Hae udah kesusahan mencari Ming.

  10. Haha~ kyumin moment ny bikin keteawa .. Lucu banget mereka ..

    Kyu tingkahnya yang sedari awal seperti anak kecil ternyata membawa dampak prilaku ming yang juga jadi mirip kyu …😄

    hae tunangan ming .. Dan jangan sampe hyuk benci ming .. Ming juga ngg ada rsa sama hae pun …

    Selalu ditunggu kelanjutanny🙂

  11. pengen nyubit pipi kyuhyun…
    ah… gemes!!
    Apa Ming bakalan balik kerumahnya? T.T
    padahal udah keliatan bnget Ming bahagia hidup breng Kyu sma ibunya

    Eunhyuk suka sma Hae smntara Hae tunangan Sungmin?
    jangan smpe Eunhyuk bnci sma ming

    lanjut eon😀

  12. akhirnya update juga….makasih ^^ , waa suka banget dengan KyuMin momentnya manis, lembut dan apa adanya tapi sangat berkesan saat membacanya…^^ , dan sepertinya konflik yang rumit sedang mengintai KyuMin soal Donghae dan Kangin yang sama sama keras kepala soal Ming, waah jadi nggak sabar ingin tau lanjutanya lanjut terus ya dan terus semangat…^_^

  13. Akhirnya updateeeeddd!! Wah moment Kyumin nya cute bgt sih? Kira.kira entar Kyumin jath cintanya gmana?? Mana Hae ngebet banget nyari Umin, trus Hyuk gmana? Plis jangan pisahin EUNHAE😀 /dibakar/ biarkan KyuMin bersatu! Keep writing yah🙂

  14. Huaaa.. Kasian eunhyuk kalau begini, lama-lama benar juga, kalau bisa-bisa eunhyuk benci sungmin dan benar2 menginginkan sungmin tak kembali..
    Ah~ semoga saja tidak seperti itu..

    Kyuhyun terlihat manis jika begitu.. Hahah.. Ekspresinya pasti lucu saat dia menghafal bahasa inggris..
    Mueehehe..

    SungMin sangat senang tinggal bersama kyuhyun dan ibunya.. Aaaaa semoga ibunya kyuhyun dan kyuhyun tetap membiarkan sungmin tinggal di rumahnya.

  15. yey, dilanjut juga……suka bgt saat min ama kyu…..^^
    dan pict kyu di atas, OMO…..cocok bgt untuk fic ini …
    kasian juga ya hyuk, tapi entah kenapa biasanya memang selain KyuMin pasti ada masa lalu HaeMin di fic2….
    Okelah, lanjut yang lain donk….^^

  16. ksian jg Hyuk suka sma Hae yg mala suka sma Ming, eh Mingnya suka sma Kyu n sebaliknya Kyu gsuka sma Ming. Jgn smpe Hyuk jd benci sma Ming karna Hae. Aduh gma nasib KyuMin ntr ya klo Kangin nemuin Ming nmmbwa dia pulang psti Ming gk mau eh ujung2nya malah jd benci sma Kluarganya lgi…
    KyuMin momennya simple manis.

  17. Yaaah… kasian hyukie…. kapan hae sadar sama perasaannya hyuk… jgn sampe hyuk bener2 benci sama ming…
    Kyunya lucu ngegemesin…
    Eeh… jgn2 penjual kue itu kangin lagi suruhannya hae…

  18. Aaa….. Min kecil nie berasa pendek ya….

    Itu kyu sama min lucu bgt cie mereka…
    Manis2 gmn gtu …. Apa kyu bisa normal ????
    Trus knp hyuk mala mong bgtu….. ???
    Apa itu yg namanya cinta mengalahkan logika ????
    Dia bahkan sempat berfikir lama2 dia akan benci hyungnya sendiri gara2 cinta terpendamnya k donghae….
    Aigooo….

    Lanjut min kecilll….

  19. Wah wah wah Jgn2 org yg menawarkan roti i2 Kangin.
    Aish kenapa Donghae harus tergila-gila sih sma Sungmin. Noh ada Eunhyuk.
    Apapun yg terjadi Kyumin dk boleh pisah #semangat45

  20. Wah wah wah Jgn2 org yg menawarkan biskuit i2 Kangin.
    Aish kenapa Donghae harus tergila-gila sih sma Sungmin. Noh ada Eunhyuk.
    Apapun yg terjadi Kyumin dk boleh pisah #semangat45

  21. kyumin bahagianya manis bgt.. *,*) sneng2 d pantaiii.. ouuuuwwhh n.n
    jgn pisahkn KyuMin!!!! ><
    eh bntr lgi lbaran yh eonni,, brrti mr perfect next chap mo kluar nih y kaaaann,, jnjinya eonniiii~ ^^

  22. Aku bener-bener bisa merasakan kepedihan hati Hyuk (eeeaaaa… bahasa gua..)
    Sabar ya chagi, kalau Hae nggak mau, aku yakin Emhak mau ama kamu #plaaakkk

    Aku jadi pengen lihat karakter Kyu di sini. bagaimana unik & spesialnya dia. Namun masih bisa membuat seorang Lee Sungmin ‘jatuh’ kepadanya.

    ditunggu chap 4 chagi..

  23. chagi, kamu harus baca KyuMin di sini.. ceritanya manis2 loh..

    http : // nocturndreamer . livejournal . com/

    hilangkan spasi.

  24. Sungmin sabar bgt ngajarin kyu b.ingg ..
    Semoga ming bisa lebih lama sama kyu..
    Moment kyumin so sweet bgt..

    Kasian hyuk mendem perasaan kyk gitu

  25. setiap baca ff ini selalu bayangin kyu yg beda tingkahnya yg kyak anak kecil lucu, hyuk sabar ya jangan membenci sungmin maupun bagaimanapun dia itu kakakmu. di tunggu kelanjutan ffnya

  26. wah, makin mendebarkan aja ni ceritanya chingu.
    emh, hyukkie agak ooc kah disini!? karena biasanya hyukkie dan ming, sama sama manis karakternya.
    emh, sbnrnya hae butuh ming ato hyukkie ya!?
    galau ah abang hae ni. haha.
    chingu!? masi smgt kan buat lanjutind!?
    hwaitting ne!? ^_^

  27. Kependekan eon hehe.
    Baru bisa bca n masuk wp eonni lagi hehe.
    Aduuh kyu tambh gemes aja ,
    aduh kok hyuk jd seneng ming kabur? Cuma gra2 hae. .jangan benci ming ya hyuk ..
    Lanjut eonni😀

  28. Hae-ah, udahlah kau ma Hyuk ajah… Biar Ming bisa terus ma Kyu. Ming g usah balik lagi aja, tp g yakin sih… Hae pasti bakalan nemuin Ming -_-

    Kyu emang karakternya berbeda di sini, tp aku suka kl Kyu digambarkan laen dr yg laen. Beda aja lah, ngerasa lebih menarik buat baca-ny, soale laen dr yg laen.

    Aku selalu suka epep2mu Min kecil. Lanjutkan!!!

  29. Kyaaa~ akhirnya update. Un, fluff nya ga tanggung” bikin gemes sama tingkah KyuMin. Apakah orang yang menawarkan biskuit itu orang suruhan donghae dan kangin ? kenapa maksa banget -.- jadi curiga. Eunhyuk teruslah semangat merebut hati Donghae🙂 Jangan sampe terjadi permusuhan diantara Eunhyuk dan Sungmin ya un. Keep writing un !

  30. Kyaaa~!! Manis… KyuMin moment.a cukup manis.. Hujan2an sambil pegangan tangan, engh aku envy xD

    ayolah Lee Dong Hae, buka mata mu! Buka Hati mu! Jodoh mu adalah Lee Hyuk Jae >.<
    ishh, kasian hyukie u.u

    semangat buat lanjut yaa!!😉

  31. aaaah telat bgt br tau ff ini lanjut …
    sumpah deh aku seneng bgt kyumin ceria gitu b2 jd ikutan seneng bacanya -,-

    moga ming ga ditemuin, jgn smpe ming dibawa balik ke seoul.. ga bs bayangin kl ming pergi kyu bakal gmna yaa….

  32. aaaah telat bgt br tau ff ini lanjut …
    sumpah deh aku seneng bgt kyumin ceria gitu b2 jd ikutan seneng bacanya -,-

    moga ming ga ditemuin, jgn smpe ming dibawa balik ke seoul.. ga bs bayangin kl ming pergi kyu bakal gmna yaa….

    kasian hyuk kl gini jadinya
    oh ya pakein min celana item lg dong .. hahahaa
    kyu kan gimanaaa gitu kl liat wrn item ^^

  33. Andwae! Hukkie nggak boleh benci Ming!
    Ming kan nggak ada perasaan apa2 sama Hae! dia justru udah mulai jatuh cinta sama Kyuhyun…
    eon hetmrwn deh chap 1 & 2 aku udah komen. nyoba berkali2 tapi kyaknya nggak ada yg masuk ya? semoga komenku di chap ini masuk…

  34. hyuk punya hubngan ma hae dulunya?

    bokyo(?) ming gag usah dicari2 toh orange juga udah bahagia dialamnya bersama kyuhyun hehehe
    lanjutt😀

  35. Aigo… Kyumin moment nya manis bgt,,,
    kasihan hyukie, dia cinta bngt sm donghae, tapi donghae nya cinta nya sama ming😦

    tapi gimna klo orang suruhannya kangin nemuin ming?
    gk bisa byangin gmn nnantinya klo mereka pisah.😦
    lanjut…

  36. jangan sampek Hyuk benci sama kakaknya sendiri karena masalah ini.
    ciee, kyumin romantis banget.. suka sama moment mereka. natar gimana ya, kalau sungmin udah diketemuin? gimana nasib merekka ya? secara kan Kangin karakternya keras.

  37. jujur aku mikirnya kemana2 pas ada seles (?) pake baju item2 takutnya Kyu turn on, eh enggak xD
    KyuMin momentnya manissssssssssssssssss as always😀
    eonnie~ dilanjut dunk~ kalo gak salah ini terakhir diupdate Juli yah?
    kan udah 5 bulan tuh😀
    berdo’a chap 4 Ming make celana item #plaaakkk
    KEEP FIGHTING NULISNYA EONN ^^
    izin baca yg lain juga yah😀

  38. Aku mau ketawa beneran pas baca sungmin iseng kasih tepung utk menepuk pedagang itu xD

    Hmph…
    Di sisi lain, hyuk merana dengan kerjaan dan cintanya T~T
    Sabar ya hyukkie..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s