Ibitsu / Chapter 1 : Pemuda di tempat sampah

Gambar

Cast : Cho Kyuhyun, Lee Sungmin, Kim Ryeowook, Lee Donghae, Lee Eunhyuk, Choi Siwon, Kim Yesung || Genre : Horor, Tragedy || Length : Chaptered (maybe) || Warning : BL, shounen-ai, incest, AU || Disclaimer : Remake dari manga yang berjudul sama karya Ryou Haruka, ada sedikit perubahan seperlunya || Author Note : Dalam ff ini Kyuhyun dan Sungmin adalah kakak-adik, Kyuhyun (23) dan Sungmin (17)  || Summary : Apa kau pernah dengar tentang legenda kota? Kisah tentang “Si Lolita Aneh!”. Ada seorang pemuda yang senang memakai baju Lolita dan berdandan seperti wanita. Saat tengah malam pemuda itu muncul dan menanyakan sebuah pertanyaan. Kau jangan sampai menjawab pertanyaan itu. Jika kau melakukannya, pemuda itu akan datang dan menjadi adikmu! Kemudian dia akan berkata, “Aku telah menemukan kakakku”. Akhirnya, dia akan memberimu sebuah kematian “Setan!”

 

No bash. No copas/plagiarism. Don’t like, don’t read. Don’t be silent reader.

 

 

Ibitsu itu dekat. Namun, kau takkan tahu sampai kau bertemu…

Kisah aneh koridor misterius. “Rasa takut” yang di dengar dari rumor itu dekat…

Namun kau takkan mengetahuinya sampai kau bertemu…

 

 

~Presented by@Min Kecil~

 

Chapter 1 : Pemuda di tempat sampah

 

Riiingg…riiingg…riiingg…

Ponselnya berbunyi tepat ketika Kyuhyun baru saja melangkah keluar dari halaman apartementnya untuk membuang sampah. Seraya berjalan menuju tempat sampah yang terletak di depan gedung apartementnya ia menjawab telepon itu. Suara manis Sungmin terdengar di ujung telepon, mengingatkannya untuk membuang sampahnya. Sungmin adalah adik tersayangnya, sekaligus kekasihnya. Itu adalah satu rahasia yang mereka simpan rapat-rapat dari siapapun, hingga kini.

 

“Hey, Kyunie! Kau mendengarkan? Sudah kau buang sampahnya?”

 

“Aku sedang melakukannya!”

 

“Jika masih bau, pemilik apartemen akan marah lagi. Aku akan datang nanti untuk memeriksanya, arachi?”

 

“Iya, iya. Aku mengerti. Hey, Ming…”

 

“Apa?”

 

“Aku mencintaimu.”

 

Sungmin terkikik pelan di ujung telepon.

“Aku juga mencintaimu, Kyunie. Selalu.”

Pembicaraan berhenti. Sungmin menutup teleponnya. Kyuhyun memandang ponselnya dan tersenyum. Sungmin selalu seperti itu, penuh perhatian dan selalu memanggil namanya tanpa sebutan hyung, meski ia lebih tua 6 tahun darinya. Tapi Kyuhyun tidak pernah protes. Ia selalu suka setiap kali adiknya itu memanggil namanya dengan suaranya yang khas. Begitu menyenangkan.

 

Kaki Kyuhyun berhenti ketika melihat sesuatu di gang yang sepi dan gelap itu, hanya cahaya dari beberapa lampu jalan yang meneranginya. Di bawah cahaya salah satu lampu jalan yang menyinari tempat sampah, ia melihat ada seseorang duduk di dekat tempat sampah. Kyuhyun memperhatikan orang itu dengan heran bercampur takut. Entah kenapa, tiba-tiba ia merasa takut. Orang itu memakai pakaian Lolita yang nampak kotor dan membawa sebuah boneka kelinci yang juga sama kotornya. Dia duduk dengan tenang, menunduk, dan memegang payung yang terbuka dan sedikit robek, seolah hari sedang hujan, padahal malam ini langit sedang cerah. Dan jika Kyuhyun tidak memperhatikannya dengan teliti pasti ia akan menyangka bahwa orang adalah wanita. Orang itu adalah seorang pemuda, pemuda yang aneh.

 

‘Siapa dia? Apa yang dia lakukan di tempat sampah di malam hari?’, pikir Kyuhyun. ‘Terlebih lagi dia bercosplay Lolita. Pemuda yang suka bercosplay Lolita dan berdandan seperti wanita, eoh? Tapi dia menyeramkan. Sial, aku tak bisa ke belakang tanpa melewati dia.’

 

Kyuhyun mendesah pelan. Tidak ada pilihan lain. Maka ia memutuskan untuk tidak menghiraukan pemuda aneh itu dan kembali melangkahkan kakinya. Meski sebelumnya ia telah berkata pada dirinya sendiri untuk berpura-pura tak melihat apa pun, namun saat melewati pemuda aneh itu ia tidak bisa menahan diri untuk tidak melirik, lalu merasa terkejut bercampur takut ketika ia lebih memperhatikan pemuda aneh itu. Pemuda aneh berpakaian Lolita itu benar-benar bau dan menjijikan. Ada cairan aneh yang mengalir keluar dari boneka kelinci yang di pegangnya. Dan ada sebuah jahitan yang panjang di tangan kanannya, seolah dia telah menyayat pergelangan tangannya sendiri. Dengan perasaan ngeri Kyuhyun bertanya-tanya pada dirinya sendiri, apakah pemuda aneh berpakaian Lolita itu menjahit itu sendiri?

 

‘Dia berbahaya.’ Pikir Kyuhyun merasa takut.

 

Maka Kyuhyun mempercepat langkah kakinya dan berusaha untuk tidak melihat pemuda aneh itu. Si pemuda aneh berpakaian Lolita itu masih saja tidak bergeming, masih duduk dan menundukkan kepalanya ketika Kyuhyun berjalan melewatinya. Namun tiba-tiba terdengar sebuah suara yang bertanya padanya,

 

“Hey, apa kau punya adik?”

 

Refleks, Kyuhyun berhenti.

“Aku? Ya, aku punya satu…” jawabnya seraya menoleh, mengira pemuda aneh itu yang bertanya.

 

Namun ternyata pemuda aneh berpakaian Lolita itu masih terdiam di tempatnya, tidak bergeming, tidak menoleh. Kyuhyun terkejut dan terdiam menatap pemuda aneh berpakaian Lolita itu. Ia merasa yakin bahwa barusan ada yang bertanya padanya. Jika bukan pemuda aneh itu, lalu siapa?

 

Kyuhyun bergidik ngeri lalu segera berlari pergi. Setelah melempar karung sampahnya ke tempat sampah ia segera berlari kembali ke apartemennya tanpa menoleh lagi. Kyuhyun menaiki anak-anak tangga dengan cepat. Si pemuda aneh berpakaian Lolita itu berdiri ketika Kyuhyun sedang berlari menuju pintu kamar apartementnya yang terletak di lantai dua. Kyuhyun berhenti di depan pintu kamar apartemennya dan mengatur nafasnya sesaat. Namun ia dapat merasakan bahwa si pemuda aneh berpakaian Lolita itu masih ada di sana, berdiri dengan menundukkan kepalanya.

 

“Aduh, jangan berdiri di depan rumah orang…” gumam Kyuhyun merasa takut, seraya melirik ke arah tempat sampah yang terletak di depan gedung apartemennya yang sederhana.

 

Tetapi tempat itu sudah kosong. Si pemuda aneh itu sudah tidak ada. Kyuhyun mengerjap, menatap tempat sampah itu dengan terkejut bercampur takut. Perasaan takut seketika menjalari tubuhnya. Ia terdiam dan bertanya-tanya di dalam kepalanya. Kemana perginya pemuda aneh itu?

 

~+~+~+~

 

Keesokan paginya Kyuhyun bangun kesiangan. Ia nyaris terlambat ke kampus dan lupa menyelesaikan tugas menggambar untuk ujian dari professor Park yang seharusnya di kumpulkan hari ini. Untunglah mata kuliah professor Park adalah mata kuliah terakhir, itu artinya Kyuhyun masih ada cukup waktu untuk menyelesaikan gambarnya. Ketika jam makan siang tiba Kyuhyun memilih untuk tetap di kelasnya, tetap di mejanya dan menyelesaikan gambarnya. Pria tampan itu menggoreskan pensilnya pada buku sketsanya, mengacak-acak rambutnya dengan satu tangannya yang lain dan nampak kesal.

 

“Ah, sial!” gerutu Kyuhyun frustasi. “Aku tak bisa menggambarnya dengan baik! Kalau begini aku tak bisa lulus hari ini…”

 

Kyuhyun menghentikan tangannya ketika ada yang memanggilnya. Ia menoleh dan melihat Donghae dan Siwon, dua sahabatnya sedang berjalan menghampiri dan berdiri di depan mejanya. 

 

“Hey, Kyuhyun! Kelihatannya kau sedang kesal hari ini?” tanya Donghae.

 

“Aku tak bisa membuat huruf hiasan dengan baik,” jawab Kyuhyun. “Apa kalian sudah menyelesaikannya?”

 

“Hmm…sepertinya.” Kata Siwon.

 

“Aku adalah tipe yang tidak melakukan sesuatu yang bisa mereka lakukan.” Timpal Donghae dengan bangga. Siwon hanya tertawa, sementara Kyuhyun memutar kedua bola matanya.

 

Donghae menyenggol bahu Kyuhyun dan tersenyum lebar.

“Ayolah. Jangan kesal seperti itu. Ini, aku pinjami DVD baru!” katanya seraya memberikan sebuah DVD film dengan gambar seorang wanita seksi yang berpakaian Lolita dan berpose nakal sebagai covernya, pada Kyuhyun.

 

Kyuhyun hanya menatap DVD di tangannya itu tanpa minat. Melihat covernya saja ia tahu film apa itu. Lalu ia menatap Donghae yang tersenyum semakin lebar, seolah bangga dengan film koleksinya itu. “Bersihkan pikiranmu dengan menonton itu saat pulang nanti.” Donghae berkata.

 

Ketika Kyuhyun hendak menolak Donghae memukul bahunya seraya berkata dengan penuh percaya diri seperti biasanya, “Ah, tak apa! Itu adalah tanda persahabatan kita.”

 

“Hey, apa kau mengerti situasiku? Kalau Sungmin sampai tahu hal ini…aku akan mendapat masalah.” Kata Kyuhyun.

 

“Ah, si manis itu. Kau begitu suka pada Sungmin, makanya kau tak butuh DVD lagi,” kata Donghae, bertingkah seolah sedang membayangkan Sungmin. “Itu pasti sangat enak memiliki adik seperti itu.”

 

“Tak ada orang yang jatuh cinta pada adiknya sendiri.” sahut Kyuhyun menatap sahabatnya itu dengan datar, berusaha menyembunyikan senyumnya. Karena pada kenyataannya ia memang telah jatuh cinta pada adiknya sendiri, sesuatu yang seharusnya tidak boleh terjadi.

 

“Jangan hancurkan fantasiku.” Timpal Donghae merengut.

 

Siwon yang sejak tadi hanya memperhatikan tertawa.

“Kita mengganggunya, Hae. Sebaiknya kita pergi saja.” katanya seraya beranjak pergi.

 

“Sampai jumpa! Lakukan yang terbaik!” kata Donghae beranjak pergi mengikuti Siwon seraya melambaikan tangannya pada Kyuhyun.

 

“Yeah.” Kyuhyun memandang dua sahabatnya yang menghilang di balik pintu.

 

Ketika ia mengalihkan pandangannya kembali ke meja, matanya berhenti pada DVD yang dipinjami oleh Donghae. Cover DVD itu membuatnya teringat kembali pada pemuda aneh berpakaian Lolita yang ia lihat kemarin malam. Perasaan takut itu kembali datang.

 

“Sial! Aku ingat sesuatu yang buruk…” katanya, mendesah pelan. Saat melihat jam tangannya ia terkejut lalu kembali berkata dengan kesal pada dirinya sendiri, “Fokus! Tinggal 10 menit lagi!”

 

~+~+~+~

 

Pukul 10 malam Kyuhyun baru tiba di apartementnya. Tiga kantung plastik besar sampah menyambut kedatangan Kyuhyun. Kyuhyun mendesah dengan lelah, ia lupa membuang sampah-sampah itu tadi pagi. Pemilik apartemen ini adalah seorang nenek tua yang galak dan cerewet. Dia selalu mengomel tentang sampah-sampah yang lupa Kyuhyun buang.

 

“Ah, sial! Sampahnya banyak sekali Kenapa aku lupa membuangnya tadi pagi? Aku jadi tidak bisa langsung tidur.” Gerutu Kyuhyun membuang DVD pemberian Donghae ke dalam salah satu kantung plastik lalu mengikatnya.

 

Tidak ingin memberitahu pemilik apartemen tentang sampah-sampah yang lupa ia buang, lagi, maka Kyuhyun terpaksa diam-diam membuangnya malam itu juga. Kyuhyun membuka pintu kamar apartemennya dan beranjak keluar dengan membawa tiga kantung plastik besar sampah. Saat ia menoleh ke arah tempat sampah yang terletak di depan apartementnya, ia terkejut melihat pemuda aneh berpakaian Lolita itu lagi. Cahaya lampu jalan yang menyinari sosok itu yang sedang duduk diam sambil memegang payung yang terbuka, seolah hari sedang hujan, membuat Kyuhyun yakin bahwa itu adalah dia.

 

‘Dia di sana lagi? Apa sih yang dia lakukan’, pikir Kyuhyun menatap pemuda aneh itu dengan bingung.

 

Sejenak Kyuhyun merasa bimbang. Pemuda aneh itu membuatnya enggan untuk turun dan membuang sampah. Tapi ia tidak bisa menunggu hingga besok pagi jika tidak ingin dimarahi lagi oleh pemilik apartemen yang cerewet itu. Kyuhyun menarik nafas sesaat dan menggenggam plastik-plastik sampah di tangannya ketika akhirnya ia memutuskan untuk tetap membuang sampah-sampah itu.

 

‘Akan kulemparkan ke pojok tempat sampah, lalu cepat-cepat pergi.’ pikir Kyuhyun ketika ia berjalan keluar halaman apartemen.

 

Sambil membawa tiga kantung plastik besar sampah ia berjalan menuju tempat sampah. Di bawah cahaya lampu jalan si pemuda aneh itu masih tetap duduk dengan tenang, entah apa yang sedang dia lakukan. Kyuhyun berusaha tetap tenang. Ia melemparkan kantung-kantung sampahnya ke pojok tempat sampah lalu segera berbalik pergi. Namun baru beberapa langkah tiba-tiba terdengar sesuatu terjatuh di belakang. Kyuhyun berbalik dan melihat salah satu kantung plastik terguling dan pemuda aneh berpakaian Lolita itu jatuh tersungkur, payung dan boneka kelincinya terlempar.

 

“Owww…” Kata pemuda aneh berpakaian Lolita itu

 

Kyuhyun mengernyit menatapnya. Apakah pemuda aneh itu tersungkur hanya gara-gara sampah yang ia lempar tadi? Tapi Kyuhyun yakin ia tak melemparnya dengan keras. “Ma-maaf…” kata Kyuhyun meminta maaf.

 

Pemuda aneh berpakaian Lolita itu berdiri, mengambil boneka kelinci dan payungnya, lalu menatap Kyuhyun dari balik payungnya yang robek. Ia memiringkan kepalanya dan selama beberapa lama hanya diam menatap Kyuhyun. Poni rambutnya yang panjang hampir menutupi matanya. Wajahnya cute namun terlihat pucat. Ada sesuatu yang aneh dan berbahaya pada pemuda ini.

 

Sambil menggengam satu telinga boneka kelincinya pemuda aneh berpakaian Lolita itu berkata lirih, “Yesungku yang berharga kotor…”

 

“Yesung…?” kata Kyuhyun mengernyit bingung, lalu segera sadar bahwa itu, mungkin, adalah nama boneka kelinci itu. Boneka kelinci itu nampak usang dan kotor. Satu matanya rusak dan di bagian tengah tubuh boneka itu terdapat sebuah jahitan yang panjang.

 

“Dia sangat penting… Dia seharusnya tak kotor…” kata pemuda aneh itu lagi dengan suara lirih sambil menundukkan kepalanya.

 

Kyuhyun terdiam sesaat menatap pemuda aneh itu. Lalu ia membalikkan badannya sambil berkata dengan acuh, “Itu salahmu sendiri, kenapa kau ada di sana.”

 

Pemuda aneh berpakaian Lolita itu mengangkat kepalanya dan hanya diam memandang Kyuhyun. Kyuhyun berusaha berjalan secepat mungkin menuju apartement, kembali ke kamar apartemennya yang aman sambil berpikir dengan aneh,

 

‘Memberi nama pada boneka? Menjijikan! Apa yang dia maksud dengan “Dia seharusnya tak kotor” ? Sejak awal boneka itu memang sudah kotor kok! Membuat tuduhan aneh seperti itu…’

 

Ketika Kyuhyun hendak menutup pintu, tiba-tiba sebuah tangan menahannya. Kyuhyun tersentak melihatnya. Tangan itu berusaha membuka pintu, seseorang berusaha masuk ke dalam  “A-apa ini!?” Kata Kyuhyun, berusaha mendorong pintunya kembali.

 

Namun tangan itu begitu kuat menahan pintu. Tiba-tiba sesuatu muncul di celah pintu, memaksa untuk masuk melalui celah pintu yang sempit. Lalu sebuah boneka kelinci dengan satu mata yang rusak muncul di celah pintu yang sempit itu.

 

“Hey… lihat…” terdengar suara pemuda aneh tadi dibalik pintu. “Dia masih belum bersih juga. Meski aku sudah membersihkannya…”

 

Kyuhyun terdiam melihatnya. Ketakutan menjalari seluruh tubuhnya ketika wajah pemuda aneh itu muncul di celah pintu yang sempit itu. “Biarkan aku membersihkan dia…” pinta pemuda aneh itu.

 

“Eh?” Kyuhyun hanya memandangnya dengan bingung bercampur takut.

 

Tiba-tiba pemuda aneh itu mendorong pintu dengan keras hingga akhirnya pintu itu berhasil terbuka. Ia melangkah masuk dan berdiri di depan Kyuhyun yang terkejut. “H-Hey! Jangan masuk tanpa ijin!” Kyuhyun berkata seraya menunjuk pemuda aneh itu, memerintahkannya untuk keluar dari kamar apartemennya.

 

Namun nampaknya pemuda aneh berpakaian Lolita itu tidak terima dengan perkataan Kyuhyun. Ia menggenggam satu telinga boneka kelincinya dengan erat, menundukkan kepalanya dan tubuhnya nampak bergetar marah.

 

“Apa maksudmu? Kau membuat Yesungku yang berharga kotor!” katanya. Ia mengangkat kepalanya, menatap Kyuhyun dengan marah dan mulai berteriak. “Dia suka bersih! Kotor membuatnya stres, jadi dia berteriak!”

 

Kyuhyun terkejut dan menutup kedua telinganya karena suara teriakan yang keras dari pemuda aneh itu. Ini sudah larut malam, dan ia akan mendapat masalah jika orang-orang, tetangga-tetangga di sebelah kamar apartemennya mendengar suara teriakan pemuda aneh itu. Terlebih lagi jika pemilik apartemen yang cerewet itu sampai tahu hal ini, bisa dipastikan Kyuhyun akan mendapat masalah yang lebih besar lagi. Kyuhyun memaki dalam hati dan mencoba mengingat-ingat, hari apa ini? Apakah ini adalah hari sialnya?

 

“H-Hey, hentikan! Jangan berteriak di malam hari!” kata Kyuhyun menghentikan teriakan pemuda aneh itu. “Aku mengerti! Kau bisa pakai kamar mandinya!”

 

Pemuda aneh berpakaian Lolita itu tersenyum puas.

“Terima kasih… Kau sangat baik.” katanya.

 

Lalu pemuda aneh berpakaian Lolita itu berjalan menuju kamar mandi. Kyuhyun mengikutinya dan hanya berdiri memperhatikan dari ambang pintu kamar mandi. Pemuda aneh itu berdiri di depan wastafel, menyumbat lubangnya lalu menyalakan kran-nya. Ia meletakkan boneka kelincinya di dalam wastafel dan membiarkan air menenggelamkannya. Lalu perlahan warna dan bau air berubah karena cairan aneh dari boneka kelinci itu. Berwarna merah kehitaman dan berbau busuk.

Kyuhyun menutup hidungnya ketika pemuda aneh berpakaian Lolita itu mengangkat bonekanya dari dalam wastafel. Bau itu begitu busuk dan membuat kepala Kyuhyun pusing. “Ugh, astaga! Bau sekali! Cairan apa sih itu?” Kyuhyun berkata dalam hati.

 

Tiba-tiba, dengan kasar pemuda aneh berpakaian Lolita itu membenamkan bonekanya kembali ke dalam air. Ia mengguncang-guncangkan boneka itu dengan keras, mengangkat dan membenamkannya kembali ke dalam air dengan kasar hingga airnya tumpah dan menyiprat membasahi cermin dan mengotori sikat gigi Kyuhyun. Bahkan hingga membasahi lantai.

 

“Apa kau merasakannya?” Pemuda aneh berpakaian Lolita itu berbicara pada bonekanya. Lalu ia tersenyum. “Baik. Kau senang sekarang… Hehehehe…”

 

Kyuhyun hanya bisa diam terpaku, ketakutan, melihat bagaimana pemuda aneh berpakaian Lolita itu membersihkan boneka kelincinya dengan kasar dan membuat kamar mandinya menjadi kotor dan bau. Jelas, ada sesuatu yang salah pada pemuda berpakaian Lolita itu.

 

~+~+~+~

 

“Itu mengerikan! Butuh sampai pagi untuk membersihkan dan membereskan kekacauan yang dibuat oleh si Lolita itu!” cerita Kyuhyun pada dua sahabatnya. Siang itu mereka sedang duduk-duduk di koridor kampus yang ramai, menunggu kelas selanjutnya.

 

Donghae  menatap Kyuhyun dengan mata berbinar.

“Lolita? Apa kau serius? Aku ingin melihatnya.” Katanya. Ia sangat menyukai Lolita. Terutama para gadis yang memakai kostum Lolita.

 

“Kau ini…” Kyuhyun menatap sahabatnya yang satu itu dengan jengah. “Asal kau tahu, dia itu seorang laki-laki, bukan wanita. Laki-laki yang suka melakukan cosplay dengan pakaian Lolita, kurasa.”

 

“EH? Benarkah? Sayang sekali.” Kata Donghae sejenak merengut kecewa. “Tapi apakah dia manis?” tanyanya kemudian, membuat Kyuhyun dan Siwon memutar kedua mata mereka.

 

“Siapa dia?” Siwon bertanya pada Kyuhyun.

 

“Tak tahu. Dia hanya orang gila! Seorang pemuda gila yang senang berdandan seperti wanita dan memakai pakaian Lolita.” Jawab Kyuhyun merasa ngeri dan cemas.

 

Siwon terdiam sesaat dan berpikir.

“Jika dia begitu aneh, mungkin dia memiliki suatu masalah.” Katanya.

 

Kyuhyun mendengus jengkel. Kegelisahan ini membuatnya jengkel. Biasanya ia akan merasa lebih baik setelah mendengar suara manis Sungmin, atau setelah bertemu dengannya. Namun sayangnya itu tidak bisa hari ini. Adik sekaligus kekasihnya itu sedang sibuk dengan klub basket sekolahnya. Mungkin besok saat Sungmin datang mengunjungi apartemennya. Mereka akan berbagi kerinduan dan sentuhan Sungmin akan mengusir pergi kegelisahan ini. Kyuhyun yakin itu.

 

“Ah…ini membuatku kesal! Kita pergi ke karaoke dan minum-minum saat pulang ya!” kata Kyuhyun.

 

“Oke!” kata Donghae dan Siwon setuju.

 

Maka sepulang kuliah mereka bertiga pergi ke karaoke. Mereka berjalan seraya mengobrol dan bercanda. Ketika Donghae mulai bicara tentang Sungmin dan fantasinya tentang hubungan cinta di antara kakak-adik itu, Kyuhyun masih mengelak dan tetap menutup rahasia itu rapat-rapat. Seperti biasa, Siwon hanya tersenyum memperhatikan, nampak tidak terlalu tertarik. Namun Donghae masih saja terus menggoda Kyuhyun.

 

“Itu tidak seperti yang kau pikirkan, Hae. Mana ada orang yang jatuh cinta dengan adiknya sendiri.” kata Kyuhyun, masih mencoba mengelak.

“Kalau begitu, bagaimana jika aku mendekati adikmu. Tenang saja, aku akan bersikap baik dan membuat dia nyaman.” Donghae berkata seraya merangkul bahu Kyuhyun.

 

“Kukira kau tidak suka dengan laki-laki, Hae?” Siwon berkata seraya terkekeh.

 

“Yah, jika laki-laki semanis Sungmin siapa yang akan menolak sih? Laki-laki juga akan rela menjadi gay untuknya.” sahut Donghae sambil tersenyum.

 

Kyuhyun merengut. Ia menepis tangan Donghae dari bahunya, lalu melototi laki-laki itu.

“Mati saja kau, Hae!” katanya marah.

 

Donghae dan Siwon mengerjap sesaat, lalu terkekeh bersama.

“Oww, brother complex.” Kata Siwon menggoda.

 

Kyuhyun hanya merengut dan berjalan lebih cepat, mengabaikan Donghae yang memanggilnya. Namun langkahnya terhenti ketika dua orang gadis SMA berjalan melewatinya sambil mengobrol. Obrolan gadis-gadis itu membuat Kyuhyun tersentak. Ia menoleh dan memperhatikan gadis-gadis SMA itu, mendengarkan setiap kata yang menarik perhatiannya.

 

“Apa kau pernah dengar legenda kota? Kisah tentang “Si Lolita Aneh”! Ada seorang pemuda yang senang memakai baju Lolita dan berdandan seperti wanita. Saat tengah malam pemuda itu muncul dan menanyakan sebuah pertanyaan. Kau jangan sampai menjawab pertanyaan itu. Jika kau melakukannya, pemuda itu akan datang dan menjadi adikmu! Kemudian dia akan berkata, “Aku telah menemukan kakakku”. Akhirnya, dia akan memberimu sebuah kematian “Setan!”

 

“Itu menyeramkan! Tapi kenapa harus “Setan”? ”

 

“Tak tahu. Tapi menyeramkan ‘kan?”

Kyuhyun terdiam, memandang hingga gadis-gadis SMA itu menyebrang jalan. Kegelisahan itu kembali datang, terasa kian kuat. Bayangan tentang si pemuda aneh berpakaian Lolita yang ia temui kemarin kembali terbayang di kepalanya.

 

“Hey, Kyuhyun! Jadi pergi tidak? Ayo cepat!” teriak Donghae dari kejauhan.

 

Namun Kyuhyun masih terdiam selama beberapa lama, sebelum kemudian akhirnya ia beranjak menyusul kedua sahabatnya dengan berbagai pikiran. Sebuah legenda kota. Tak mungkin…

 

~+~+~+~

 

Sementara itu, di waktu yang sama. Nenek Jang, pemilik apartemen yang di sewa oleh Kyuhyun, sedang bersantai di ruangannya. Hingga sebuah ketukan mengalihkan pandangannya dari layar TV yang sedang di tontonnya. Ia beranjak membuka pintu dan membetulkan letak kacamatanya yang turun, lalu melihat tamunya. Seorang gadis, sepertinya itu seorang gadis, berpakaian Lolita berdiri di depannya. Sebelum nenek Jang sempat bertanya pada tamunya itu apa maksud kedatangannya, gadis itu lebih dulu berkata dengan suara yang lirih,

 

“Permisi, Cho Kyuhyun dari kamar 201 adalah kakakku. Aku lupa kunciku…bisakah anda meminjamiku satu?”

 

Nenek Jang kembali membetulkan letak kacamatanya.

“Ah..kau adiknya Kyuhyun ssi ya? Aku dengar banyak tentangmu. Kamarnya berantakan, itu sungguh masalah. Tolong buat bersih, apapun alasannya. Huh…anak jaman sekarang!”

 

Nenek Jang beranjak mencari kunci sambil menggerutu. Tak lama ia kembali dan menyodorkan sebuah kunci pada gadis tersebut. “Ini!” katanya.

 

Gadis itu tersenyum dan berterima kasih dengan suaranya yang lirih, lalu beranjak pergi. Nenek Jang kembali duduk di depan TV-nya. Namun selama beberapa lama ia hanya menatap layar TV dengan pandangan menerawang. Ia merasa ada sesuatu yang salah. Kemudian ia menyadari bahwa tamunya barusan bukanlah seorang gadis, melainkan laki-laki.

 

“Tapi kenapa dia memakai pakaian wanita seperti itu? Ah, anak jaman sekarang memang aneh.” kata nenek Jang tidak peduli, seraya mengganti channel TV.

 

~+~+~+~

 

Kyuhyun terkejut ketikan menemukan pemuda aneh berpakaian Lolita itu lagi saat ia pulang larut malam. Pemuda aneh berpakaian Lolita itu duduk bersimpuh di depan gerbang apartement Kyuhyun, memeluk boneka kelinci yang usang itu di pangkuannya, dan menggenggam payungnya yang robek seolah hari sedang hujan. Padahal malam ini langit sangat cerah, tidak menunjukkan tanda-tanda akan turun hujan. Pemuda aneh berpakaian Lolita itu menundukkan kepalanya dan duduk dengan tenang, seolah sedang menunggu kedatangan Kyuhyun.

 

‘Dia lagi! Kali ini, jika ada sesuatu yang terjadi, aku akan memukulnya!’. Pikir Kyuhyun geram. Ia benar-benar lelah dan muak dengan kehadiran pemuda aneh itu.

 

Pemuda aneh berpakaian Lolita itu berdiri dan memandang Kyuhyun dari balik payungnya yang robek dan usang itu. “Terima kasih untuk kemarin. Yesung merasa gembira.” Katanya dengan suaranya yang lirih.

 

Kyuhyun hanya diam. Ia melangkahkan kakinya, berusaha untuk tidak peduli, berusaha mengatakan pada dirinya sendiri bahwa pemuda aneh itu tidak ada di sana. Ia berjalan melewati pemuda aneh itu tanpa menoleh. Pemuda aneh berpakaian Lolita itu terdiam. Ia berbalik dan hanya memandang Kyuhyun yang terus berjalan menuju apartementnya. Namun tiba-tiba ia tersenyum kecil dan berkata,

 

“Pada 3 Juni kau membeli sepotong roti, satu daging babi spesial, dua bungkus kopi, satu botol soda, dan satu botol teh,”

 

Kyuhyun terkejut dan berhenti. Pemuda aneh berpakaian Lolita itu masih terus berbicara, suaranya yang lirih terdengar kian menyeramkan. Kyuhyun hanya terdiam dengan perasaan ngeri yang kian kuat. Karena semua perkataan pemuda aneh itu memang benar. Apakah itu artinya pemuda aneh itu telah menguntitnya?

 

“Pada 6 Juni kau membeli lumpia dan daging goreng, satu soda dan satu teh. Untuk pencuci mulutnya kau beli pudding La Mode. Kau menyewa The Mummy 3 dari rental video. Pada 7 Juni kau makan tiga daging sapi spesial dari restoran F. Kau juga membeli banyak beras dan beberapa teh. Kau membeli buku sketsa dan selotip dari toko seni. Pada 8 Juni kau makan burger dari restoran B. Satu burger ikan dan kacang dari restoran cepat saji M. Di apotik T kau membeli sabun, sikat gigi, tisu dan kantong sampah.”

 

“Kau!!” Kyuhyun berkata dengan geram dan membalik tubuhnya. Namun ia terkejut saat tiba-tiba pemuda aneh berpakaian Lolita itu telah berdiri di depannya. Wajahnya begitu dekat.

 

Pemuda aneh berpakaian Lolita itu memegang DVD film milik Donghae yang telah Kyuhyun buang kemarin. Ia menunjukkan pada Kyuhyun sambil tersenyum. “DVD ini…kau terbayang diriku saat melihatnya ‘kan?” katanya.

 

“W-Whoa!” Kyuhyun terkejut dan mendorong pemuda aneh itu dengan kasar hingga membuatnya jatuh tersungkur. Selama beberapa saat Kyuhyun terdiam, menatap pemuda aneh itu dengan tatapan aneh dan tidak percaya “………Kau menggeledah sampahku!”

 

Pemuda aneh itu hanya diam, memandang aspal. Tidak beranjak bangkit ataupun bergerak. Seolah sesuatu yang baru saja Kyuhyun lakukan padanya barusan membuatnya sangat terkejut. Sambil menunjuknya Kyuhyun berkata pada pemuda aneh itu dengan nada tegas,

 

“Kenapa kau melakukannya!? Berhenti melakukan ini! Jangan berkeliaran di sini lagi, mengerti! Jangan kembali lagi!”

 

Pemuda aneh itu masih saja tidak bergeming, masih terduduk diam menatap aspal. Kyuhyun mendengus tidak peduli dan segera berlari ke kamar apartementnya. Ia masuk ke dalam apartemennya, mengunci pintunya, dan kemudian mendesah. Sejenak ia merasa aman.

 

“Huh…aku tak percaya! Dia pikir menggeledah sampah orang itu perbuatan normal?! Aku senang sudah memarahinya! Aku harap aku tidak melihatnya lagi besok.” Gerutu Kyuhyun kesal sambil mengganti pakaiannya.

 

Ia menguap dengan lelah. Rasanya benar-benar lelah. Ketika hendak naik ke ranjang Kyuhyun baru menyadari sesuatu. Ada sesuatu yang berbeda dengan apartemennya. Ruangannya terlihat lebih rapi dari sebelumnya. Kyuhyun mengangkat bahunya, tidak peduli. Ia mematikan lampu dan menjatuhkan dirinya ke ranjangnya yang nyaman sambil berpikir, mungkin Sungmin datang dan membersihkan ruangannya tanpa bertanya lagi. Sungmin selalu seperti itu, penuh perhatian dan selalu memikirkan orang lain. Ia akan menghubunginya besok.

 

Tidak lama Kyuhyun pun terlelap. Ruangan itu menjadi sangat tenang, hanya suara detak jam yang membawa malam kian larut. Namun tiba-tiba, terdengar suara kunci yang dibuka perlahan, seolah takut mengganggu ketenangan itu. Kunci berputar, kenop pintu berputar, dan kemudian pintu terbuka. Seseorang menyelinap masuk ke dalam ruangan apartemen Kyuhyun dengan langkah pelan. Hal pertama yang ia lihat ketika memasuki ruangan yang gelap itu itu adalah pakaian Kyuhyun yang dibiarkan tergeletak di lantai. Ia duduk di lantai dan melipat pakaian itu dengan rapi.

 

“Hmm, tak pakai baju! Kau benar-benar berantakan!” katanya, dengan suara lirih dan pelan.

 

Ia meletakkan pakaian yang telah terlipat rapi itu di atas meja, lalu beranjak mendekati ranjang. Kyuhyun tertidur lelap. Ia memperbaiki letak selimutnya yang sedikit berantakan sambil berkata pelan,

 

“Kau harus memakai selimut.”

 

Lalu sambil menggenggam satu telinga boneka kelincinya, dan tangan lainnya memegang payung usangnya yang terbuka itu, ia berdiri di samping ranjang memperhatikan lekat-lekat Kyuhyun yang sedang tidur. Wajah tidur itu begitu menarik perhatiannya. Ia menunduk mendekati kepala Kyuhyun dan berkata dengan senang,

 

“Kau sangat baik. Kau mendorongku dan kau benar-benar marah…inilah”cinta”,” katanya pelan. Ia menyentuh kepala Kyuhyun dan tersenyum senang. “Aku telah menemukan kakakku.”

 

Tbc

47 thoughts on “Ibitsu / Chapter 1 : Pemuda di tempat sampah

  1. untung msih sore *lapkeringat* aku pkir pemuda misterius mau cium kyu x) tapi.. Tapi.. Jgn terjadi apa2 dg kyu. Ngapain jg kyu jawab pertanyaan tuh pemuda? Kan gk dpt duit *matre*

  2. Sereemmm!!! Aaaa.. Itu Pemuda dengan pakaian lolita itu mengikuti kyuHyun terus.. Gara-gara KyuHyun menyahuti omongannya yaa..
    Hiiiii~ sereemm.. Lalu siapa sebenarnya pemuda berpakaian lolita itu?? Apa wookie?? Mengingat dia memanggil kelincinya yesungku..

    Btw sungMin memangnya tinggal dimana?? Gak satu apartementkahh??

  3. Eh mmgnya Ming n Kyu gk tinggal brsama ya?
    brrti Hae n Won gk tau hub tersembunyi Kyu n Ming. Ih bnran seram ya tu yg pemuda pke baju lolita itu Wook ya knpa mengerikan gtu. Mmg awal mula legenda itu gmna?
    ksian ya peran bang Yeye cuman jd boneka kkk
    lanjutttt…..

  4. Wahhhhhhh…..horor ini mah! Si lolita itu pasti wookie,secara yeye di sebut terus…hehe
    Ngeri ya,feeling ku akan ada apa-apa dngan kyu…

    Author-sshi,bisakah cikita kuta di lanjut? Tinggal satu part lagi kan?

  5. aku pikir yg jadi lolita ming, ternyata wook….

    eum… lolita itu makhluk jadi2an ya??? apa dia arwah penasaran?
    sungminnya mana nih???
    kog gag muncul????

  6. bingung sayah
    siapa lolita itu??
    wookie ya? bonekanya napa dinamain yesung
    hahaha
    ..
    yg ngaku ade kyu trus beresin apartemen nd masuk pas kyu tdr lolita itu kan?
    sumpah penasaran dia siapa..
    lolita blg dia udh nemuin kk nya?
    kyu kakaknya? trus min??
    #kebanyakan nanya tendangin ^^

  7. >< iiih… serem bgd. bacanya ampe nahan nafas…
    wadduuh… itu yg jd lolitanya wookie kah??
    takut knp2 dgb cho kyu…
    disini mingnya belum muncul ya…
    lanjuut author shhi~

  8. cerita.a lumayan serem…kyumin moment.a bnyakin min kecil…apa nnti kyuhyun trs d ikutin sma s lolita itu??gmn dgn sungmin?
    Lanjut min kecil🙂

  9. Untung bacanya masih sore aku….bikin merinding loh ini
    pemuda lolita itu errr wookie kah.?
    Legenda kota itu beneran.?
    Hyaaa semoga kyuhyun baik2 saja…sungmin mana sungmin

    lanjut deh ya…penasaran sama si pemuda lolita..hihi

  10. malam minggu baca ini malah jadi takut sendiri wkwkw

    itu wookie yea min eon?? Coz’a kelinci nya yecung sich xD
    lolita dendam ama yecung keknya ya??? Kkkk

    mana nih ming nya?? u.u
    yo lanjut xD
    FIGHTING!!😀

  11. Omo kecil-ah sudah kuduga epep horor mu bikin aku gak bisa tidur.. tadi(?) Langsung lari abis baca sekarang mau bayar utang review

    Dan ternyata aku merinding dan liat kiri kanan pas baca.. aigooo~ benar2 mengerikan.. ngebayanginnya juga gak pengen lama2 okeh next chap end dan jangan bikin yg terlalu seram begini okeh ._.v

  12. mian bri review eonni..😦
    msh blm bsa ngbyangin ssok pemudanya.. g tau model bju lolita sih..
    n kyaknya tuh bneka klinci bisa ngmong yh..
    aduuuhh si lolita bkin pnsaran.. ckckck
    waiting for next chap min eonni.. ^^

  13. Ryeong kannnnnnn??? Lolita ituuuuuu …
    Rada ngeri awalnya … Tapi makin kesini kayaknya kyu uddah terbiasa .. Malah jadi kesal xD

    yesung ? Boneka ny itu ada cairan merah kukira isinya darah lol

    ngeri ……xD

  14. grrrrr…. lumayan tegang.. #liat bawah #salahkaprah -.-!

    min kecil,, lanjut ya nak,, tp jangan serem2.. yg lucu aj #digeplak #pdhalgenremistery..
    itu kakak wookie ya .. si kakak jangan gangguin kyu dech,, ntar boneka ny di ambil minny lo #edisi sok imut ..

    minny cepetlah datang nak,, jagain kakakmu..
    btw in kyu n min beneran kakak adek kandung apa kakak adek yg sbnernya gak ad pertalian darah #berasaSinetronPutraYangTertukar.. kl kandung berarti ngeces eh incest donk…

  15. Aih yak ampun… Seram!!
    Sungmin cuma dikit nih?? Itu.. Itu.. Sbnr-a cosplay lolita gmn sih? Aq gk tau..
    Bakal ada slight pair nih ya? Waw… Mana KyuMin sodaraan lg. Jd penasaran sekaligus takut..
    Mian kecil-a bru koment, ff yg lain jg ditunggu loh ya. Mr Perfecnya jg! Semangat terus!!

  16. U-uwaaaah!!
    Sayah selalu atut(?) kalo berhubungan dengan hal2 horor (/_\)
    Serem tapi pengen lanjut baca -_-
    coba Sungmin ntar pake baju lolita juga *bayangin
    Sayah rela dah kalo Sungmin yang jadi ibitsunya xD
    #digaplok Kyu
    Lanjutkan Kecil-ah! *o*9
    #ngilang di balik selimut

  17. apakah wookie yg jadi lolita min kecil!?
    wah, umin belum keluar ya di part ini???
    penasaran deh, gmana ya chara nya ming di sini??
    ditunggu ni next chapter nya min kecil.
    hwaitting. ^_^

  18. Okeeehh. .
    ini bener bener bikin merinding.><
    sosok si pemuda lolita ini misterius. ..
    boneka kelinci bernama yesung??? walo boneka kelinci identik lucu tp dlm imajinasi kaia chucky.. hiii..
    dan pemuda lolita ini wookie kaah???

    semoga legenda kota ini ga beneran terjadi yaaa sama kyuuu..
    pasti ad kasus d'balik sikap pemuda lolita ituu..
    penasaran~~

  19. haaahhh?? Wooki it suka ma Gyu ata gmna sh? Knpa blng”inikah cinta”? Ke Gyu?
    Aishhhhhh.. Jd kyumin saudara kandung? Seriously? Astagaaaaaa.. Berarti incest dooong><

  20. aaaaaaaaaaaa nyeremin… yg jd lolita-a ntu wookie? ada apa sbener-a? kan kta-a dia bkalan mmbunuh tuh, moga umin gk di bunuh… ish nyeremin bngt little min.. daebak >.<

  21. Siapa sich yg pake pakaian Lolita ntu??
    Wookie???soalx dia bawa2 boneka kelinci yg di beri nama Yesung…
    Apa hubunganx ini dng Sungmin,apa sungmin dalam bahaya..
    dann cieee Kyu suka ma Ming tp gk mau ngaku ma tmn2x,krn Ming adlh adikx..
    bakalan bz nyatu gk hubunganx Ming???

  22. pemuda yg pake baju lolita tuh..setan ya? hiy ngeri banget sumpah! horrornya krasa..
    kyun jg taunya telat sh jd dia kburu nyautin tu si lolita.. kyu dlm mslah nih, lanjut eon

  23. Ih D: sereeeemmm D:
    Astaga😐 untung aku ga jadi baca fic ini td mlm x___x

    Kyu melakukan kesalahan besar D’x lolita itu menghantuinya skg D: aaaa tidaaaakk, kyuuuuu

  24. kyaaa kyu ga bakal kenapa” kan minnya ga muncul. next ya thor baru dapet ff horor yg bikin tegang(?) tapi ga bisa bayangin pemuda pake baju lolita kyak apa😥

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s