Ten Things I Hate About You

tumblr_m8vjdjBj7z1rvblpxo1_250

Pairing : KyuMin || Genre : Fluff || Lenght : Drabble || Warning : BL, shounen-ai, school life|| Disclaimer : Story belong to me, KyuMin belong to each other || Summary : Kyuhyun meminta Sungmin mengatakan sepuluh hal yang dia sukai dari dirinya. Tetapi Sungmin justru mengatakan sepuluh hal yang dia benci dari Kyuhyun, dan hal yang paling dia benci dari Kyuhyun adalah…tangan.

 

No bash. No copas/plagiarism. Don’t like, don’t read. Don’t be silent reader.

 

~Presented by@Min kecil~

 

Sudah musim gugur kembali. Daun-daun mulai berguguran dari tangkainya, mengotori tanah dengan warna-warna mereka yang indah. Cokelat, kuning, hijau. Cuaca pun mulai terasa dingin. Kyuhyun merapatkan syal merah di lehernya, berlindung dari semilir angin musim gugur yang mulai terasa dingin yang mengusik lehernya. Disampingnya Sungmin berjalan dengan tenang, asyik menikmati kopi kaleng favoritnya. Seperti biasanya, mereka berjalan pulang bersama sepulang sekolah.

 

“Hey Sungmin hyung, maaf tiba-tiba aku menanyakan hal ini. Tapi, bisakah kau mengatakan sepuluh hal yang kau suka tentangku?” tiba-tiba Kyuhyun bertanya.

Sungmin yang sedang meminum kopi kalengnya nyaris tersedak mendengar pertanyaan tiba-tiba itu. Ia menoleh pada Kyuhyun yang berjalan disampingnya. “Kenapa kau tiba-tiba bertanya seperti itu? Kau membuatku nyaris tersedak kopi.” Katanya, terkejut.

 

“M-maaf,” kata Kyuhyun menoleh pada Sungmin yang sedang membuang kaleng kopinya yang telah kosong ke tempat sampah. Lalu, seperti anak kecil yang penuh rasa antusias ia kembali bertanya, “Jadi, bagaimana? Sepuluh—“

 

“T-tidak mungkin aku bisa menjawab itu secara tiba-tiba! Dan bukankah sepuluh itu terlalu banyak?!” Sungmin memotong perkataan Kyuhyun dengan cepat, lalu memalingkan wajahnya dengan malu. Pertanyaan tak terduga itu membuat jantungnya mulai berdentum keras dan rona merah menjalari wajah manisnya.

 

“Huh? Begitukah? Aku bisa memberitahumu sepuluh hal yang aku suka tentangmu segera.” Kyuhyun berkata sambil tersenyum.

 

“Huh?” Sungmin melirik pada Kyuhyun, berpikir jika pemuda bertubuh tinggi itu hanya bergurau saja.

 

Namun ternyata Kyuhyun tidak bergurau. Sambil memandang langit dan menghitung dengan jarinya ia berkata dengan lancar, “Tentu saja, kecintaanmu pada musik, dan sifat keras kepalamu, kau buruk dalam menyerah dan itu manis, tapi kau lucu ketika kau bertingkah benar-benar manja. Aku juga menyukai sisi pekerja kerasmu…”

 

Sungmin mengerjap, tertegun mendengar hal-hal yang disebutkan dengan lancar oleh Kyuhyun barusan. Lalu, dengan wajah yang semakin merona merah ia berteriak untuk menghentikan Kyuhyun bicara, “AHHHHH! Itu tidak penting!!!! Kau tidak perlu mengatakan semua itu!!!!”

 

Namun Kyuhyun hanya tersenyum polos, seolah tidak ada yang salah dengan kata-katanya tadi.
“Lihat? Jadi Sungmin hyung, beritahu aku sepuluh—“

 

“Jangan bertanya seperti itu padaku!!! Tidak mungkin aku dapat mengatakan hal semacam itu!!!” Sungmin kembali memotong perkataan Kyuhyun dengan cepat—dan malu. Ia memalingkan wajahnya yang semakin merona merah dan berkata, “Oh, tapi jika hal-hal yang aku benci, aku bisa saja memberitahumu sepuluh sekarang juga!”

 

Kyuhyun nampak sedikit terkejut mendengarnya. Namun kemudian ia tersenyum kecil dan menghentikan kakinya. “Itu tidak apa-apa.” Katanya.

 

“Hm?” Sungmin ikut berhenti dan melirik pada Kyuhyun.

 

“Tidak apa-apa jika itu adalah hal-hal yang kau benci. Beritahu aku, kalau begitu.” Kata Kyuhyun, menoleh pada Sungmin.

 

“Oh, yah…” Sungmin menatap Kyuhyun dengan ragu-ragu. Namun yang dikatakan oleh Kyuhyun selanjutnya menarik perhatiannya.

 

“Ini bukan tentang “suka” atau “benci”,” kata Kyuhyun. “Aku hanya ingin tahu bagaimana kau berpikir tentangku, Sungmin hyung. Okay?”

 

Sungmin terdiam, terpaku pada mata obsidian yang sedang menatapnya dengan penuh kelembutan itu. Mata yang selalu mampu membuatnya lemah, yang selalu mampu membuat jantungnya berdentum keras seolah ada seekor kelinci yang sedang bermain trampolin di dalam dadanya. Mata yang selalu ia sukai, yang membuatnya tanpa sadar jatuh cinta setiap kali ia menatap ke dalamnya.

 

“Ahh… kalau begitu…” Sungmin sedikit menundukkan kepalanya sambil berkata dengan pelan, “Angkat kedua tanganmu.”

 

“Hm?” Kyuhyun menatap Sungmin tidak mengerti.

 

Sedikit tidak sabar Sungmin mengangkat kepalanya dan berkata dengan marah sambil mengangkat kedua telapak tangannya di depan dadanya, “Lakukan saja!! Seperti ini!!”

 

Sedikit terkejut Kyuhyun segera mengangkat tangannya seperti yang dilakukan oleh Sungmin. Dan dengan keras Sungmin memukul kedua telapak tangan Kyuhyun yang besar dengan tangannya sendiri sambil berteriak menghitung, sementara Kyuhyun hanya memandangnya dengan bingung.

 

“1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8, 9, 10!!!”

 

Setelah hitungan yang kesepuluh Sungmin berhenti memukul dan menggenggam kedua pergelangan tangan Kyuhyun. Ia membawa kedua tangan yang besar itu ke dekat wajahnya dan rona merah kembali menjalari wajah manisnya.

 

“Itu….itu sudah sepuluh. Ada keluhan?” tanya Sungmin sambil mengalihkan pandangannya ke bawah.

 

Kyuhyun terdiam sejenak, menatap Sungmin dengan rona merah tipis yang muncul di wajah tampannya. “…ya,” katanya kemudian. Ia menangkup wajah manis Sungmin dengan kedua tangannya yang besar, mendekatkan wajahnya dan memaksa Sungmin untuk memandangnya.

 

Sentuhan itu membuat Sungmin sedikit tersentak, seolah ada aliran listrik yang tiba-tiba saja menjalari tubuhnya, dan wajah manisnya kian merona merah karena mata obsidian itu menatapnya dengan dalam dan penuh kelembutan.

 

“Aku ingin tahu persis mengapa kau membenci tanganku?” tanya Kyuhyun.

 

“Uh…” Sungmin terdiam, berusaha mencari kata-kata yang tepat, berusaha mencari alasan mengapa ia membenci tangan Kyuhyun.

 

Mengapa?

 

Tentu saja. Itu karena, bagi Sungmin itu benar-benar tidak adil. Tangan Kyuhyun besar dan hangat. Dan dengan tangan ini, Kyuhyun memainkan berbagai macam alat musik dengan begitu mudah. Dengan tangan ini, seperti orang idiot, Kyuhyun menyentuhnya seperti ia adalah sesuatu yang spesial. Sungmin benci itu.

 

Ketika Sungmin tertangkap oleh kedua tangan ini, ia tidak dapat melakukan apapun. Ia hanya bisa mempercayakan dirinya pada Kyuhyun. Baik hati dan tubuhnya, segalanya menjadi benar-benar bergantung pada Kyuhyun. Sungmin benci itu.

 

“Hm?” Kyuhyun menempelkan keningnya pada kening Sungmin dan memejamkan matanya, masih menanti jawaban dari pemuda manis itu. “Sungmin hyung?”

 

“Kau tahu..” Sungmin berkata. Kyuhyun membuka matanya dan mengangkat keningnya dari kening Sungmin agar dapat memandang pemuda manis itu. Sungmin menatap ke dalam mata obsidian Kyuhyun dan melanjutkan sambil mempererat genggamannya di kedua pergelangan tangan Kyuhyun yang masih menyentuh wajahnya, “Ini karena kau memiliki tangan ini. Karena itu aku membencimu. Aku tidak akan melakukan hal lain atau mengatakannya lagi.”

 

Kyuhyun tertegun mendengarnya. Rona merah tipis di wajah tampannya kini nampak jelas. Ia mengalihkan pandangannya ke arah lain dan terdiam sejenak, berpikir. “Hm…” gumamnya. “Sungmin hyung.” Panggilnya kemudian.

 

“Hm?” Sungmin mendongak memandang Kyuhyun.

 

“Itu berarti ada banyak hal yang kau sukai tentangku yang ingin kau katakan, benar kan?” kata Kyuhyun sambil tersenyum senang.

 

“Apa?! K-k-k-kau salah! Kau benar-benar salah!” kata Sungmin dengan malu.

 

“Ah…aku tidak salah, bukan?” kata Kyuhyun tidak percaya, sambil masih tersenyum senang.

 

Seperti anak kecil yang ketahuan berbohong, Sungmin berteriak dengan wajah yang benar-benar merona merah. “Kau salah! Kubilang kau salah!!”

 

Kyuhyun mendesah. Wajah tampannya nampak sedikit kecewa.
“Hmph. Benarkah begitu? Itu sangat disayangkan,” katanya. Lalu ia tersenyum dan memeluk Sungmin dengan erat. “Yah, terserah! Aku juga suka tentang itu, Sungmin hyung.”

 

Sungmin sedikit tersentak merasakan sengatan listrik itu seolah kembali menjalari seluruh tubuhnya ketika merasakan pelukan hangat itu. Ketika ia mendongak dan menatap mata Kyuhyun, ia merasa seolah mata obsidian yang cemerlang itu menariknya untuk terus jatuh cinta padanya. Tangan Kyuhyun memeluknya semakin erat, membelai kepalanya dengan lembut. Dan wajah tampan Kyuhyun semakin mendekat, hingga akhirnya bibir Kyuhyun menghapus jarak diantara mereka.

 

Lihat, karena inilah Sungmin tidak menyukai Kyuhyun. Dari saat tangan Kyuhyun menangkap dan memegangnya, Kyuhyun tidak memberinya pilihan dalam apa yang terjadi berikutnya.

 

Sialan, maki Sungmin dalam hati. Ia menarik kerah blazer sekolah Kyuhyun, memejamkan matanya dan memperdalam ciuman mereka. Di dalam kepalanya, ia mengingatkan dirinya untuk memukul adik kelasnya yang kurang ajar ini nanti.

 

~Fin~

40 thoughts on “Ten Things I Hate About You

  1. Ini yg salah apanya sih kok masih sama cuma pembuka sama penutupnya doang yg muncul -_- #jambakrambut

    aku lengkapin disini aja deh….intinya itu manis kak aku suka saat sungmin salting sambil meron malu gituu kkkk pasti manis banget tuh

    yaudah deh kak semoga yg ini lengkap..haaahh #pasrah

  2. aw aw aw aw….tangan kyuhyun, sumpah!
    aku benar2 menyukai bagian tubuh kyuhyun yg satu itu….btw, bgaimana mungkin kita memikirkan hal yg sama! ah, surprise pkoknya nanti! >.<

  3. aw aw aw aw….tangan kyuhyun, sumpah!
    aku benar2 menyukai bagian tubuh kyuhyun yg satu itu….btw, bgaimana mungkin kita memikirkan hal yg sama! ah, surprise pkoknya nanti! >.<…

  4. aaaaaaaaaaaaaaaaaaa~ so sweet.. sungmin gengsi yaa klo ketauan dia cinta bngt sm kyuu.. kyuu z terus terang klo dia cinta bngt sm ming.. dasar sungmin keras kepala😀 tp ttp z manis bngt..

  5. yuyuuuuu….memang bener..tngan itu bnyaak filosofint
    ya..kkkkk
    aduhhh manisny ming klo ketahuan gt…
    enakny ya kyu klo seharian bsa liat rona merahny setiap hari..pdhlh cmn bermodalkn tngan aj.kkkk
    manisny little eon kkkk

  6. Aihhh kyumin manis amaaaat ><
    sungmin yang malu-malu itu loh yang bikin gregetan.
    Ceritanya manissss banget kak, buat yang kayak gini lebih banyak ya haha

  7. Aaaaaaaaaaaa… romantis bgttttt~~~ T.T
    Kyuhyun kamvlet ya.. adik kelas tpi dewasa bgt.. mauuuuuuu T.T
    saya diabetes baca iniiiii….. rona merah sya lebih banyak dri sungminnnnn.. kkkkkk

  8. Aiiii…sungmin malu2 trus dsini…hihi…
    Tangan kyu begitu special sihhh…bs menjaga sungmin..manisss banget nih min…syg sungmin galak2 melulu..untung kyu maklmum sma sifat sungmin yang ini..wkwkw…
    Makasih ud d tag^^…semangatttt..

  9. oooooooooh >\\\\\\\\\\\\\\\\<
    apa pun itu tentang suka dan benci sama saja. mereka kan saling mencintai, hahaha
    aku sukaaaaa

  10. oooooooooh >\\\\\\\\\\\\\\\\<

    apa pun itu tentang suka dan benci sama saja. mereka kan saling mencintai, hahaha
    aku sukaaaaa

  11. manissss kereeennnnnnn
    ihhh sumpah ya mereka tu sweet banget
    cara sungmin nyampein ke kyu cara kyu nyampein ke sungmin aihhhh
    ane ngiri sm ni couple

  12. gyaaaaaaaaaaaa.. Gak bsa komen apa2 dehhh.. So sweet bgt soalnya*mimisan* adduhhhhhh.. Kyumin saling malu2 bkin ak senyum2 muluuu.. Aahhhhhhh.. Indah-nyaaaaaaaaaaa..

  13. sepertinya itu bukanlah benci mommy sayang, tpi kekesalan yg tertunda krna cinta,.. buahahaha
    bilang aja klo kmu kesel sma diri sendiri, karna klo kyuhyun udah mulai meluk kamu dengan tngannya yg besar dan hangat, megang wajahmu dengan lembut, menciummu dengan penuh cinta, pasti kmu tidak bisa melakukan apapun kecuali pasrah dan menikmati, tidak bisa menolak krna hati dan tubuhmu memang menginginkan itu, kkkk
    ahh, mommy sma daddy ini selalu bikin saya senyam senyum sendiri dehh🙂😄

  14. maaniiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiisssssssssssssssssssssss bangetttt!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!
    aduh serius ngaco, ini manis banget,🙂
    mksih eon, iiisssssshhhhh…..gk ad kta selaen manis, aaaahh #gula kali..

  15. Ini….terlalu sweet puh-leeze -///- sederhana tapi ngena kkkk x))

    Karakternya sungmin disini bener-bener poin plus-plus yg bikin gregeeet,, kkkk dan tumben bgt si kyu romantis banget, sialaaaan!! x00 etapi si kyu emg slalu romantis deh kalo sama ming x)

    Ini fluff yg bener2 terlalu deh .///. Macam di komik2 manga, ahhh suka banget deehhh.. Ditunggu mr perfectnya hohoho

  16. “Sialan!”
    hahahahaa😄

    Awww… Mengapa mingie di sini sangat tsundere eoh? Sini baby jangan deket2 sama si epil. Tangannya bener-bener masalah buatmu..
    ԅ(¯﹃¯ԅ)
    /plakplok/

    Hahahahahah Ini manis banget~😄
    Ga tahan ngebayanginnya~
    Logika ‘tangan’ yang singkat yg bikin jatuh cinta pas baca fic ini~

    Aw… Thank you min kecil~
    Teruskan menulis~😄

    Yuu

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s