Dear my last angel / Chapter 1

Gambar

Pairing : KyuMin || Genre : Drama || Length : Chapter || Warning : Boys Love. Yaoi. OOC. Alur cepat || Disclaimer : Story belong to me, KyuMin belong to each other || Summary : Pertengahan musim panas itu Kyuhyun bertemu dengan Sungmin di jalan, seorang pemuda manis yang membuatnya penasaran ketika menatap matanya. Pertemuan-pertemuan selanjutnya membuat mereka menjadi lebih dekat hingga akhirnya berpacaran. Tapi masalah datang ketika ternyata orang tua Kyuhyun dan Sungmin akan menikah kembali, dan itu artinya mereka akan menjadi saudara. Bisakah mereka menerima kenyataan baru itu?

 

 

No bash. No copas/plagiarism. Don’t like, don’t read. Don’t be silent reader.

 

 

~Presented by@Min kecil~

Chapter 1

 

Pertengahan musim panas. Juli 2007.

 

Kyuhyun melihat pemuda manis itu menyebrang pada sebuah jalan di sisi timur kota Seoul. T-shirt soft pink dan topi putih. Ada keraguan dalam benak Kyuhyun, haruskah ia mendekati sosok indah itu? Ataukah, ia hanya cukup memperhatikannya dari tempatnya berdiri sekarang? Mungkinkah sosok itu akan menoleh ke arahnya kembali dan tersenyum?

 

Kyuhyun tidak beranjak dari tempatnya. Ia hanya memandang saat pemuda manis itu menghilang di antara keramaian. Meski begitu, lima menit kemudian sesuatu dalam kepalanya memerintahkan tubuhnya untuk bergerak, melangkah mengejarnya. Kakinya melangkah menyusuri keramaian, pandangannya mencari dengan teliti. Ia tersenyum saat akhirnya ia menemukan sosok yang ia cari, berjalan 10m dari tempatnya saat ini.

 

Tanpa menunggu Kyuhyun kembali melangkahkan kakinya. 10m, 7m, 5m, 3m……namun untuk sesaat sosok itu menghilang di antara keramaian pejalan kaki. Kyuhyun menoleh ke kanan, kiri dan segala arah hingga akhirnya sosok itu kembali ia temukan. Ia menyeruak keramaian dan melangkah semakin cepat. Sebentar lagi, ia akan segera sampai pada sosok indah itu.

 

Entah sejak kapan, Kyuhyun menjadi begitu semangat mengejar sosok itu. Di depannya sosok itu masih melangkah dengan tenang, kini jarak mereka hanya tinggal 2m. Dengan kakinya yang panjang Kyuhyun melangkah dengan lebar, mengabaikan beberapa pejalan kaki yang tanpa sengaja ia tabrak.

 

Beberapa kali Kyuhyun kehilangan sosok itu dan untuk sesaat ia berpikir untuk berhenti. Namun semangat itu kembali datang saat Kyuhyun menoleh. Sosok indah itu sedang berdiri 1m di depannya, seakan sedang menunggunya. Lalu sosok indah itu berbalik dan kembali berjalan dengan tenang, sementara di belakangnya Kyuhyun kembali mengejarnya.

 

Beberapa menit kemudian keadaan berbalik. Setiap kali Kyuhyun kehilangan, sosok itu akan berhenti dan menoleh, menunggu sampai Kyuhyun dapat menemukannya kembali. Lalu sosok itu akan kembali berjalan dengan tenang setelah Kyuhyun berhasil menemukannya. Selalu seperti itu.

 

Aneh, kenapa sosok itu seolah sedang menunggunya? Dan kenapa Kyuhyun begitu bersemangat mengejarnya, padahal ia tidak tahu siapa sosok yang sedang ia kejar saat ini. Ia hanya melihatnya menyebrang dan untuk sesaat pandangan mereka bertemu. Hanya sesaat, dan sesaat itu cukup untuk membuat Kyuhyun mengagumi sorot mata itu. Apa itu artinya dia mulai gila?

 

Kyuhyun terus melangkah dengan cepat, dan entah sejak kapan ia mulai berlari. Ia bahkan tidak peduli ada dimana ia sekarang. Ia terus berlari hingga akhirnya sosok itu berhenti. Ia ikut berhenti dan mengatur nafasnya yang berantakan. Kini sosok itu berdiri dengan tenang di depannya, dan dapat ia rasakan sosok itu sedang tersenyum di balik topinya. Ia mengangkat kepalanya saat sosok itu meletakkan topi putih miliknya di kepalanya. Bibir plump itu menyunggingkan seulas senyum yang manis. Dan sorot mata itu, Kyuhyun sangat menyukainya. Entah kenapa.

 

“Kembalikan topiku setelah kau bisa menemukanku kembali.” Katanya dengan suara yang renyah dan manis.

 

“Hah?” Kyuhyun memandangnya tidak mengerti.

 

Sosok indah itu hanya tersenyum dan membalik tubuhnya. Kyuhyun hanya memandang saat sosok itu menghilang di balik pintu café, ia bahkan tidak menyadari ada café di depannya. La Catta, nama café itu. Kyuhyun melepas topi putih itu di kepalanya dan memandangnya dengan bingung. Semua pertanyaan kenapa berkumpul di kepalanya. Dan yang paling penting, dimana ia akan menemukan kembali sosok indah itu?

 

Kyuhyun mengangkat kepalanya memandang café didepannya. Ia terdiam sesaat dan berpikir, mungkinkah ia akan menemukan sosok indah itu di tempat ini?

 

****

 

Kyuhyun tidak mengerti bagaimana sorot mata itu begitu mempengaruhinya. Bahkan teman–temannya mengatakan bahwa ia mulai gila. Gila hanya karena mengagumi mata itu? Mereka hanya tidak tahu, jika mereka melihat sendiri, mungkin mereka juga akan sama gilanya dengan dirinya. Itu adalah sepasang mata yang mengagumkan.

 

Udara panas masih terasa meski malam sudah turun sejak tadi. Malam mulai larut saat Kyuhyun tiba di café itu, La Catta café. Di antara keramaian pengunjung café yang sebagian besar adalah anak muda, Kyuhyun menemukan sosok indah itu di sudut café sedang menikmati minumannya dengan santai. Dia menoleh saat Kyuhyun datang dan tersenyum.

 

“Apa kau datang untuk mengembalikan topiku?” tanyanya dengan suaranya yang renyah.

 

“Umm, ya.” jawab Kyuhyun, lalu memberikan topi putih di tangannya pada sosok itu.

 

Dia tersenyum saat menerima kembali topinya, kemudian menunjuk kursi di sampingnya, meminta Kyuhyun untuk duduk bersamanya. Kyuhyun pun duduk di sampingnya dan seorang pelayan datang menghampirinya.

 

“Apa anda punya minuman spesial?” tanya si pelayan.

 

“Umm, tidak” jawab Kyuhyun, mengernyit tidak yakin.

 

Sosok di sampingnya itu menyebutkan nama sebuah minuman dan memesannya untuk Kyuhyun. Pelayan itu beranjak pergi dan tidak lama kemudian ia kembali dengan sebuah gelas dengan cairan berwarna biru safir yang dingin. Ia meletakan gelas itu di depan Kyuhyun lalu beranjak pergi. Kyuhyun memandang minuman itu sesaat lalu menyesapnya sedikit. Dia terkekeh kecil saat Kyuhyun sedikit mengernyit, merasakan sensasi rasa soda, manis, asam dan sedikit rasa alcohol terasa di mulutnya.

 

“Tidak buruk juga.” Komentar Kyuhyun.

 

“Itu favoritku.” Ujarnya.

 

“Apa aku akan mabuk?” tanya Kyuhyun yang membuat sosok indah itu tertawa.

 

Yah, jika kau tidak kuat dengan sedikit alcohol.”

 

“Syukurlah tubuhku kuat dengan alcohol.”

 

Kembali sosok indah itu tertawa. Ia mengambil sebungkus rokok dari sakunya, mengambil sebatang dan menawarkannya pada Kyuhyun. “Terima kasih, aku tidak merokok.” tolak Kyuhyun seraya menggelengkan kepalanya.

 

Dia mengembalikan bungkus rokok ke sakunya, menyulut batang rokok di mulutnya lalu menghisapnya perlahan. Bibir plump itu menghembuskan asapnya yang tipis kelabu ke udara. Sementara Kyuhyun sedikit terkejut memandang sosok yang sedang menikmati rokoknya dengan santai itu.

“Tidak pernah melihat orang merokok sebelumnya?” katanya menyadari pandangan Kyuhyun.

 

“Bukan. Hanya, pemuda manis sepertimu ternyata menghisap benda itu. Sedikit mengejutkan, sebenarnya. Tidak cocok dengan wajah manismu.” Kyuhyun berkata sambil memperhatikan pemuda manis itu.

 

Dia tertawa kecil dan membuang abu rokoknya pada asbak di depannya.

“Manis? Kedengarannya kau kecewa.” Katanya menghisap rokoknya kembali.

 

Kyuhyun hanya mengangkat bahu lalu bertanya,

“Siapa namamu?”

 

Dia berhenti tertawa dan memandang Kyuhyun.

“Sungmin. Lee Sungmin.” jawabnya sambil tersenyum manis.

 

****

 

Hari-hari selanjutnya Kyuhyun akan selalu menemukan sosok indah itu di sudut café. Mereka akan bercengkrama dengan akrab, membicarakan apa saja, kemudian menghilang menuju lorong kamar sebuah hotel. Dan keluar saat pagi masih pucat dan debu masih terlelap di atas aspal jalan.

 

Seperti malam ini. Detik jam terdengar menggema di kamar ini, mengantar percintaan yang telah usai sejak tadi. Kyuhyun masih terjaga, sementara di sisinya Sungmin telah mendengkur halus. Kyuhyun memperhatikan wajah tidur Sungmin yang selalu terlihat mengagumkan. Wajahnya terlihat pucat sisa dari percintaan mereka malam ini. Pulas dan pasrah.

 

Jemari Kyuhyun menyibak poni rambut Sungmin dan mempermainkan rambut hitam itu pelan.  Sungmin, sosok indah yang memiliki karakter yang kuat. Ada kelembutan dalam tatapan matanya yang mendera–dera, mata yang menyimpan separuh purnama.

 

Sungmin adalah sosok indah yang menyimpan misteri membahagiakan dan sorot matanya menyimpan separuh purnama sarat dengan godaan melebihi pagutan bibir kekasih yang dalam. Kyuhyun tergila–gila. Bayangan itu mendekam dalam impian hari–hari Kyuhyun dan memerdekakan fantasinya yang kian liar.

 

Sungmin adalah kesempurnaan dan sorot mata itu, apakah hanya karena mengagumi sorot mata itu lantas Kyuhyun disebut gila? Tidak, ia tidak gila, dan itu bukan sekedar kekaguman belaka. Ia jatuh cinta pada pemilik sepasang mata itu, sosok yang indah.

 

Detik jam masih menggema dengan lambat, dan suara dengkur halus Sungmin seakan mengalun bersama ketenangan yang masih mengisi ruangan ini. Jari Kyuhyun masih asyik memainkan rambut hitam Sungmin. Saat yang paling Kyuhyun sukai adalah ketika percintaan mereka berakhir, karena saat percintaan mereka berakhir Sungmin akan tertidur dengan lelap disisinya, dan sepanjang malam Kyuhyun dapat dengan bebas menikmati wajah tidur Sungmin yang selalu terlihat mengagumkan. Kyuhyun selalu menyukainya.

 

Malam–malam itu, ketenangan yang dilewati demi obsesi mereka untuk selalu bersama. Mengucapkan selamat tinggal pada norma dan logika, membagi perasaan mereka dalam setiap percintaan yang sulit untuk ditolak. Semua itu terasa begitu menyenangkan dan……juga menegangkan. Entah sampai kapan ketenangan ini akan terasa menyenangkan.

 

tbc

27 thoughts on “Dear my last angel / Chapter 1

  1. ceritanya menarik dan keren pastinya🙂
    sungmin sengaja ya lambatin langkahnya biar kyuhyun bisa nemuin kamu😉
    sekarang ceritany lgi kasmaran2nya lg manis2nya, sya jga lg senyum2 bacanya, tpi tidak tau dngan chap yg akan dtng, apa yg akan terjadi dngan hubungan mereka ??

    Lanjutt eon🙂

  2. wooow… suka bgd sama kata2 sorot matanya menyimpan separuh purnama sarat dgn godaan melebihi pagutan bibir kekasih yg dalam
    owh… ya ampun sweet bgd >//<
    lanjut min kecil~

  3. Wow fanfic baru lagi yah…
    Emang udah lama pengen cerita baru meskipun cerita lama masih tetap nunggu kapaaaaaaaaaaaan lanjutnya. hehehehe
    mengenai ff di atas. aku hanya tidak menyangka Kyumin begitu cepat saling suka… ah tp biarlah,,, yg penting dari awal sampai akhir disuguhi Kyumin moment

  4. Ini udh pernah di share ya kecil-ah?? Yg klo gk salah ntr mreka membunuh org tuanya, lalu salah satunya masuk penjara? O.o

    • iya ikan bayi, ini emang udah pernah di share. aku repost lagi, tapi karena cerita sebelumnya terlalu panjang dan malah jadi ga jelas, jadinya aku edit ulang dan aku ganti ending ceritanya.

  5. sepertinya bakalan sedih
    gimana kalo ternyata mereka harus jadi saudara
    apa mereka akan menjalin hub diam2
    sungmin juga sebenarnya suka kyu dari awal kan
    makanya sengaja supaya kyuhyun ngikutin dy
    huhuhuhu
    engga sabar sama kelanjutannya
    mudah2n apdet kilat
    semangat

  6. Wooowww… padahal mereka bru kenal tp tahapan hubungan mereka dh jauh ya… hehehhehe….

    Jd sebenernya ming tau klo kyu itu ngikutin dia ??? Sejak kapan ming sadarnya???

    Lanjut… penasaran…

  7. Summary nya beneran buat mereka harus milih antara orang tua atau perasaan mereka sendiri,dari judul,prolog sama summary nya ini pas sad ending u,u

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s